By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Dudung Jadi KSAD Gantikan Andika Perkasa
HeadlineTrending

Dudung Jadi KSAD Gantikan Andika Perkasa

Devi Nila Sari
Last updated: November 18, 2021 8:42 am
By
Devi Nila Sari
Share
5 Min Read
Dudung Jadi KSAD Gantikan Andika Perkasa
Presiden Joko Widodo menunjuk Letjen Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
SHARE
Dudung Jadi KSAD Gantikan Andika Perkasa
Presiden Joko Widodo menunjuk Letjen Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

Akurasi.id — Presiden Joko Widodo menunjuk Letjen Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Dudung akan gantikan Andika Perkasa yang akan menjabat Panglima TNI.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan Dudung akan dilantik di Istana Negaea, Jakarta. Pelantikan dilakukan setelah Andika resmi menjabat Panglima TNI.

“Benar, Pak Dudung akan dilantik jadi KSAD,” kata Heru dalam pesan singkat, Rabu (17/11). Dalam pelantikan itu, Dudung akan otomatis mendapat kenaikan pangkat. KSAD dijabat oleh perwira tinggi TNI AD berpangkat jenderal.

Dudung lahir di Bandung, Jawa Barat pada 16 November 1965. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1988.

Sebelum menjadi KSAD, Dudung merupakan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Ia juga pernah menjabat Panglima Daerah Militer (Pangdam) Jaya/Jayakarta.

Nama Dudung melambung di publik usai aksinya menentang organisasi kemasyarakatan Front Pembela Islam (FPI). Ia mengusulkan pembubaran organisasi yang dipimpin Rizieq Shihab tersebut.

Dudung memerintahkan anak buahnya untuk menurunkan baliho-baliho Rizieq Shihab di Jakarta. Ia juga menyatakan akan bertindak jika FPI berbuat ulah.

[irp]

“Jangan seenaknya sendiri seakan akan paling benar. Enggak ada itu, jangan coba coba. Kalau perlu FPI bubarkan saja itu,” tandas Dudung usai Apel Kesiagaan Pasukan Bencana di Monumen Nasional, Jakarta, Jumat, 20 November 2020.

Profil Letjen Dudung Abdurahman, Sang Loper Koran Kini Jadi KSAD

Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Dudung Abdurahman akan dilantik Presiden Joko Widodo menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Rabu (17/11/2021) siang.

Ia menempati posisi baru tersebut dengan gantikan Andika Perkasa yang juga akan dilantik menjadi panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto. Profil Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat, 16 November 1965 ini merupakan jebolan Akademi Militer (Akmil) 1988.

Sebelum dipercaya mengemban posisi Pangkostrad, Dudung lebih dulu menjabat Pangdam Jaya. Saat menjabat di posisi ini lah nama Dudung dengan cepat melambung dan menjadi buah bibir masyarakat.

[irp]

Hal itu tak lepas dari aksi dan perintahnya kepada anak buahnya untuk mencopoti baliho Habib Rizieq Shihab pada September 2020. “Ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq, itu perintah saya,” kata Dudung menjawab pertanyaan wartawan seusai apel pasukan di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2020).

Dudung tercatat pernah mengisi jabatan strategis lainnya. Misalnya, pada 2018-2020, ia menjabat sebagai posisi Gubernur Akmil. Ia juga pernah menjabat Wakil Asisten Teritorial KSAD dan Staf Khusus KSAD.

Dari loper koran hingga berjualan kue Perjalanan karier militer Dudung hingga menjadi perwira tinggi tidak dilalui dengan mudah. Ada kisah perjuangan hidup yang melatarbelakangi keputusan Dudung menjadi tentara.

Semua itu diawali ketika Dudung masih menapaki usia remaja. Saat itu, Dudung harus membantu memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Sebab, Ayahnya meninggal dunia saat Dudung masih SMP pada 1981.

Anak keenam dari delapan bersaudara itu harus membantu ibunya mencari uang. Dengan mengayuh sepeda, ia mengantar koran ke rumah para pelanggan sejak pukul 4 pagi. “Sepeninggal bapak saya, ibu saya ini kan ya secara ekonomi ya namanya janda pensiunan PNS. Akhirnya untuk menopang kehidupan itu saya jualan koran, saya nganter koran, loper koran,” ucap Dudung, dalam wawancara dengan Pemimpin Redaksi Kompas.com Wisnu Nugroho dalam video BEGINU S2 EPS6: Dudung Abdurachman, Loper Koran dan Keberanian Bersikap Jenderal TNI, dikutip Rabu (26/5/2021).

[irp]

Selesai mengantar koran sekitar pukul 08.00, Dudung mesti membantu ibunya menjajakan kue klepon di lingkungan Kodam III/Siliwangi, Jawa Barat. Dudung sengaja memilih sekolah di siang hari supaya ia bisa membantu ibunya.

Lantaran hampir setiap hari mengantar kue, Dudung akhirnya dikenal oleh tentara yang berjaga di depan pintu. Ia kerap menyelonong masuk ke dalam ruangan. Namun, suatu hari, ketika hendak mengantarkan kue, penjaga yang bertugas merupakan tentara baru yang belum mengenal Dudung. Mendapati Dudung yang menyelonong masuk tanpa melapor, penjaga itu geram. Ditendanglah kue-kue yang dibawa Dudung hingga berhamburan.

Saat itulah, muncul keinginan Dudung untuk menjadi perwira tinggi. “Ditendanglah kue itu, ada 50 biji, menggelundung. Di situ saya bilang, awas nanti saya jadi perwira. Di situ saya bangkit pengin jadi tentara. Awalnya di situ, padahal dulu cita-cita saya pengin kuliah,” kata Dudung sambil tertawa.

“Di situ saya berpikir, ini orang jangan semena-mena sama rakyat kecil. Itu enggak boleh,” tuturnya. Tekad Dudung ternyata tak sia-sia. Ia berhasil masuk Akademi Militer di Magelang, Jawa Tengah. Tiga tahun kemudian ia lulus dengan pangkat Letnan Dua. Bahkan, kini ia menjadi orang nomor satu di matra darat angkatan bersenjata Indonesia. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

Sumber: CNNIndonesia.com dan Kompas.com

TAGGED:Dudung Gantikan AndikaDudung Jadi KSADHeadlineLetjend Dudung
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ribuan Pedagang Sayur Keliling Demo di PN Magetan, Tuntut Keadilan atas Gugatan Larangan Berjualan
PeristiwaTrending

Ribuan Pedagang Sayur Keliling Demo di PN Magetan, Tuntut Keadilan atas Gugatan Larangan Berjualan

By
Wili Wili
Tim Kemenangan Anies-Imin Resmi Diluncurkan, Dipimpin oleh Mantan Kabasarnas M Syaugi
Headline

Tim Kemenangan Anies-Imin Resmi Diluncurkan, Dipimpin oleh Mantan Kabasarnas M Syaugi

By
akurasi 2019
Pengacara Razman Arif Nasution dan Firdaus Oiwobo Siap Penuhi Panggilan Bareskrim Terkait Ricuh Sidang
PeristiwaTrending

Pengacara Razman Arif Nasution dan Firdaus Oiwobo Siap Penuhi Panggilan Bareskrim Terkait Ricuh Sidang

By
Wili Wili
Pesawat BRO Skydive Indonesia Mendarat Darurat di Karawang, Lima Awak Selamat dari Insiden Loss Power
PeristiwaTrending

Pesawat BRO Skydive Indonesia Mendarat Darurat di Karawang, Lima Awak Selamat dari Insiden Loss Power

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?