By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Gara-Gara Terganjal Masalah Aset, Banyak Sekolah di Kaltim Gagal Dapat Kucuran APBN
Trending

Gara-Gara Terganjal Masalah Aset, Banyak Sekolah di Kaltim Gagal Dapat Kucuran APBN

Devi Nila Sari
Last updated: Oktober 4, 2021 12:47 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Gara-Gara Terganjal Masalah Aset, Banyak Sekolah di Kaltim Gagal Dapat Kucuran APBN
Gara-Gara Terganjal Masalah Aset, Banyak Sekolah di Kaltim Gagal Dapat Kucuran APBN. (Dok Redaksi Akurasi.id)
SHARE
Gara-Gara Terganjal Masalah Aset, Banyak Sekolah di Kaltim Gagal Dapat Kucuran APBN
Gara-Gara Terganjal Masalah Aset, Banyak Sekolah di Kaltim Gagal Dapat Kucuran APBN. (Dok Redaksi Akurasi.id)

Gara-Gara Terganjal Masalah Aset, Banyak Sekolah di Kaltim Gagal Dapat Kucuran APBN. Tiga di antara daerah di Kaltim yang masih bermasalah dengan pemindahan aset itu, yakni Balikpapan, Samarinda, dan Mahakam Ulu.

Akurasi.id, Samarinda – Carut marutnya permasalahan inventarisasi aset daerah akhirnya menjadi batu sandungan. Pasalnya, sejumlah sekolah disebut gagal mendapat kucuran anggaran pembangunan dari pemerintah pusat lantaran terkendala masalah aset.

Padahal, kucuran anggaran tersebut sangat bermanfaat bagi pembangunan sekolah-sekolah di daerah. Hal ini pun patut disayangkan, mengingat 20 persen anggaran negara diperuntukkan bagi pendidikan. Imbasnya, banyak sekolah di Kaltim gagal dapat kucuran APBN.

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya’qub mengatakan, hingga saat ini masih ada beberapa sekolah yang belum terselesaikan pembangunannya bahkan ada yang belum memiliki bangunan. Sekolah-sekolah yang dimaksud, misalnya SMA 16, SMA 17, hingga SMK 7 di Balikpapan. Namun, sekolah dimaksud bisa saja tidak mendapatkankan bantuan dikarenakan status pemindahan lahan yang masih berada di pemerintah kabupaten/kota.

“Contohnya SMA 13, banyak dapat bantuan APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) penambahan lokal ruangan belajar dan laboratorium, terbentur karena lahannya belum milik sendiri. Belum diserahkan ke provinsi,” kata Rusman, belum lama ini.

Ia memapaparkan, pemerintah pusat tidak mau mengucurkan APBN apabila status lahan belum clear atau selesai. Maka dari itu, rencananya Komisi IV akan mengundang Dinas Pendidikan kabupaten/kota yang belum selesai melakukan pemindahan aset itu. Untuk mengetahui titik persoalan yang memberatkan upaya pemindahan aset. Adapun Dinas Pendidikan kabupaten/kota dimaksud, diantaranya Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Kabupaten Mahakam Ulu.

“Nanti kami undang bersama BPKAD untuk dibicarakan percepatan aset itu sumbatannya di mana. Karena 3 kabupaten/kota itu, belum juga selesai menyerahkan dokumen aset SMA dan SMK,” ucapnya.

[irp]

Wakil rakyat dari Fraksi PPP ini menjelaskan, tadinya kewenangan SMA dan SMK berada di bawah pemerintah kabupaten/ kota. Namun, semenjak berlakunya UU 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, wewenang tersebut pindah ke pemprov.

Apabila mengikuti platfon tersebut, lanjut wakil rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) Samarinda ini, pada 2017 seharusnya semua berkas pemindahan aset sudah diserahkan ke Pemprov Kaltim. Namun, nyatanya sampai 2021 persoalan aset masih belum tuntas. Sehingga kini hal itu menuai masalah.

“Kita harapkan sampai akhir tahun ini selesai semua penyerahannya. (Karena sangat kita sayangkan banyak sekolah di Kaltim gagal dapat kucuran APBN),” imbuhnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:#DPRD KaltimDana APBNDana PendidikanMasalah Aset SekolahPendidikan Kaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan untuk Cek Penanganan Karhutla

Akurasi.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan pada Sabtu (22/08/2026)…

Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kedapatan Langgar PPKM Mikro, Puluhan Remaja di Kelurahan Satimpo Dihukum Push Up
Trending

Kedapatan Langgar PPKM Mikro, Puluhan Remaja di Kelurahan Satimpo Dihukum Push Up

By
Redaksi Akurasi.id
Luna Maya dan Maxime Bouttier Resmi Menikah di Bali, Akad Nikah Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru
SelebritisTrending

Luna Maya dan Maxime Bouttier Resmi Menikah di Bali, Akad Nikah Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

By
Wili Wili
Mayat Pria Bertato Ditemukan di Sungai Musi Palembang Kaki Diikat Rantai dengan Batu
Hukum & KriminalTrending

Mayat Pria Bertato Ditemukan di Sungai Musi Palembang Kaki Diikat Rantai dengan Batu

By
Wili Wili
Usia Bangunan Sudah Tiga Dekade, Gedung DPRD Kaltim Bakal Dapat Pemugaran, Siapkan Anggaran Rp13 Miliar
Kabar Politik

Usia Bangunan Sudah Tiga Dekade, Gedung DPRD Kaltim Bakal Dapat Pemugaran, Siapkan Anggaran Rp13 Miliar

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?