By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Fenomena #KaburAjaDulu: Ajakan Merantau Memicu Debat Nasional dan Isu Brain Drain
PeristiwaTrending

Fenomena #KaburAjaDulu: Ajakan Merantau Memicu Debat Nasional dan Isu Brain Drain

Wili Wili
Last updated: Februari 18, 2025 3:51 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Fenomena #KaburAjaDulu: Ajakan Merantau Memicu Debat Nasional dan Isu Brain Drain
Fenomena #KaburAjaDulu: Ajakan Merantau Memicu Debat Nasional dan Isu Brain Drain. Foto: Kompas.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id – Tagar #KaburAjaDulu kini tengah ramai di media sosial, mengajak banyak Warga Negara Indonesia (WNI) untuk merantau ke luar negeri. Fenomena ini memicu perdebatan mengenai prospek anak muda, nasionalisme, dan fenomena brain drain yang terjadi akibat kekecewaan terhadap sistem di tanah air.

Kepala Kantor Komunikasi Presiden, Hasan Nasbi, menanggapi isu tersebut dengan menegaskan bahwa keinginan untuk merantau sebaiknya disertai keterampilan yang mumpuni dan kepatuhan terhadap prosedur hukum. “Kalau mau merantau, itu bagus lho. Tapi ingat, kalau mau merantau ke luar negeri, harus punya skill. Karena kalau nggak punya skill, nanti nggak bisa punya pekerjaan baik di luar negeri. Yang kedua, harus taat prosedur, supaya tidak jadi pendatang haram,” ujarnya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2/2025).

Tak hanya itu, respons terhadap tagar ini semakin memanas dengan pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia. Dalam sebuah video yang diunggah di Instagram, Bahlil mempertanyakan nasionalisme anak muda yang lebih memilih bekerja di luar negeri. Namun, pernyataannya tersebut mendapat kritikan dari sejumlah diaspora Indonesia yang menganggap pilihan merantau bukan karena kurang cinta tanah air, melainkan karena di luar negeri mereka merasa lebih dihargai dan mendapatkan peluang berkembang yang lebih baik.

Seorang aktivis muda, Vicky, menyuarakan bahwa nasionalisme bukan semata ditentukan oleh KTP atau lokasi geografis, melainkan oleh kontribusi nyata kepada bangsa. “Banyak anak muda Indonesia yang pergi ke luar negeri bukan karena mereka gak cinta tanah air, tapi karena di sana mereka merasa lebih dihargai, lebih punya peluang, dan bisa berkembang lebih jauh,” ujarnya melalui akun Instagram. Vicky bahkan mengajak pemerintah untuk melakukan introspeksi atas sistem yang dinilai membuat generasi muda merasa tidak betah di Indonesia.

Fenomena brain drain pun kembali menjadi perbincangan, terutama di kalangan akademisi. Berdasarkan keterangan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), brain drain merupakan kondisi dimana ilmuwan, intelektual, dan cendekiawan memilih tinggal di luar negeri. Pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Semarang (Unnes), Edi Subhkan, menilai fenomena ini merupakan cerminan kekecewaan anak muda terhadap pemerintah. “Menurut saya, ini bentuk kekecewaan dari banyak orang, tak terkecuali anak-anak muda dan cendekiawan, yang merasa bahwa pemerintah tidak memperhatikan aspirasi dan masa depan mereka,” jelasnya kepada Kompas.com, Selasa (18/2/2025).

Kondisi tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk mengevaluasi sistem yang ada. Dengan memahami berbagai alasan, mulai dari aspek politis hingga ekonomi dan sosial budaya, diharapkan pemerintah dapat menciptakan kebijakan yang lebih inklusif dan memberikan peluang yang lebih baik bagi generasi muda Indonesia.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Anak MudaBahlil LahadaliaBrain DrainDiasporaEdi SubhkanHasan NasbiIndonesiaKaburAjaDuluMerantaunasionalismepemerintah
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tragedi Kesya Irena Yola Lestaluhu: Gadis 20 Tahun Dibunuh Oknum TNI AL di Sorong
Hukum & KriminalTrending

Tragedi Kesya Irena Yola Lestaluhu: Gadis 20 Tahun Dibunuh Oknum TNI AL di Sorong

By
Wili Wili
Konten Giveaway Disebut Settingan, Ini Pengakuan dan Klarifikasi Willie Salim
SelebritisTrending

Konten Giveaway Disebut Settingan, Ini Pengakuan dan Klarifikasi Willie Salim

By
Wili Wili
Ayah Jerome Polin Kritis di Rumah Sakit, Jerome Polin Batalkan Seluruh Pekerjaan dan Terbang ke Surabaya
SelebritisTrending

Ayah Jerome Polin Kritis di Rumah Sakit, Jerome Polin Batalkan Seluruh Pekerjaan dan Terbang ke Surabaya

By
Wili Wili
Susi Pudjiastuti Viral, Sentil Berita Puan Tanam Padi Hujan-Hujanan
HeadlineTrending

Susi Pudjiastuti Viral, Sentil Berita Puan Tanam Padi Hujan-Hujanan

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?