By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Fakta Penangkapan Tersangka Korupsi Perusda Bontang, Jadi Tukang Ojek hingga Besaran Dana yang Digelapkan
Hukum & Kriminal

Fakta Penangkapan Tersangka Korupsi Perusda Bontang, Jadi Tukang Ojek hingga Besaran Dana yang Digelapkan

akurasi 2019
Last updated: Oktober 25, 2019 5:51 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Korupsi
Wakil Kepala Kejati Kaltim, Sarjono Turin didampingi Kajari Bontang Agus Kurniawan saat memberi keterangan pers di Kantor Kejaksaan Tinggi Kaltim di Samarinda, Kamis (24/10/19). (Dok Kejati Kaltim)
SHARE
Korupsi
Wakil Kepala Kejati Kaltim, Sarjono Turin didampingi Kajari Bontang Agus Kurniawan saat memberi keterangan pers di Kantor Kejaksaan Tinggi Kaltim di Samarinda, Kamis (24/10/19). (Dok Kejati Kaltim)

Akurasi.id, Samarinda – Demi memenuhi hasratnya, seorang mantan direktur di sebuah Perusahaan Daerah (Perusda) di Kota Bontang diketahui melakukan tindak pidana korupsi, dengan modus menciptakan empat anak perusahaan bodong untuk melancarkan aksinya. Pria itu bernama Dandi Prio Anggono.

Dia diketahui menggelapkan uang negara senilai Rp 8 miliar. Sempat hidup dalam pelarian sekitar 4 tahun lamanya, namun langkah pria berusia 36 tahun itu harus terhenti di Kota Madiun, Jawa Timur, Rabu (23/10/19).

Baca Juga: Dari Hasil OTT KPK di Kaltim, Begini Rangkaian Pola Penyuapan Proyek yang Dilakukan Para Tersangka

Awal mula ceritanya, saat memimpin Perusda bernama Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) mendapatkan penambahan penyertaan modal dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang sebesar Rp 16.926.295.000 yang telah dicairkan secara bertahap. Yang pertama sebesar Rp 10.000.000.000 pada 30 Desember 2015, dan yang kedua sebesar Rp 6.926.295.000 pada 7 Mei 2015.

Selain itu Perusda AUJ juga mendapatkan pendapatan dari divisi parkir dari Januari s/d Agustus 2015 sebesar Rp 309.664.221 sehingga dana yang dikelola oleh Perusda AUJ sebesar Rp 17.235.959.221. Sebagian total dana yang dikelola Perusda AUJ terdapat indikasi penyimpangan penggunaan dana yang diduga telah merugikan negara senilai Rp 8.093.018.260 karena adanya pekerjaan fiktif hingga penggunaan dana tidak dapat dipertanggungjawabkan dan piutang macet.

MAHYUNADI

Informasi dihimpun, besaran uang diduga dikorupsi itu di serap oleh empat anak perusahaan Dandi, yakni PT BPR Bontang Sejahtera bidang usaha perbankan yang didirikan 2007. PT Bontang Transport di bidang usaha bengkel dan sewa kapal didirikan 2001. PT Bontang Karya Utamindo (BKU) di bidang usaha pengisian bahan bakar khusus nelayan didirikan tahun 2009.

Kemudian PT Bontang Investindo Karya Mandiri (BIKM) di bidang usaha advertising didirikan 2015. Saat dugaan tindak pidana korupsi itu mulai terendus oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang. Dua tahun pertama, Dandi menetap di Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur. Selanjutnya dia hijrah di Madiun Jatim.

Selama masa pelariannya, Dandi mengganti nama dengan Deni Priyono. Bahkan yang bersangkutan memiliki empat identitas dengan nama dan alamat berbeda. Selama menghilang, Dandi bekerja serabutan. Sempat jadi tukang ojek online. Saat ditangkap dia menetap di kontrakan bersama istri.

“Selama pelariannya tersangka menghilangkan jejak dengan mengubah identitas diri. Mengganti nama sehingga Kejari Bontang sempat kesulitan menelusuri,” ungkapnya Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim, Sarjono Turin, di kantornya, Kamis (24/10/19).

Hingga akhirnya keluar surat penetapan tersangka pada 5 April 2018 berdasarkan surat penyidikan Kejari Bontang nomor Q.4.18/FD.1/04/2018. “Kini yang bersangkutan sedang dijemput di Madiun. Sebelumnya tersangka sudah kabur. Penyidik belum ketemu dengan yang bersangkutan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Muhammad Upi
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:korupsiPerusda AUJ
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Linda Akhirnya Bicara Soal Hubungannya dengan Vina Cirebon
HeadlineHukum & Kriminal

Linda Akhirnya Bicara Soal Hubungannya dengan Vina Cirebon

By
akurasi 2019
Transaksi Terselubung Pengedar Narkoba yang Diringkus Polisi
Hukum & KriminalNews

Transaksi Terselubung Pengedar Narkoba yang Diringkus Polisi

By
akurasi 2019
KPK Gencar Lakukan Penggeledahan di Kantor Pemerintah Kota Semarang
HeadlineParlemen

KPK Gencar Lakukan Penggeledahan di Kantor Pemerintah Kota Semarang

By
akurasi 2019
Dari Kasus Upal di Samarinda: Kasus Terbongkar Setelah Pasutri Tega Menipu Nenek Penjual Kue
Hukum & KriminalNews

Dari Kasus Upal di Samarinda: Kasus Terbongkar Setelah Pasutri Tega Menipu Nenek Penjual Kue

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?