By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Fakta di Balik Penemuan Mayat di Hotel Pinang, Korban Diduga Meninggal karena Sakit
Hukum & KriminalNews

Fakta di Balik Penemuan Mayat di Hotel Pinang, Korban Diduga Meninggal karena Sakit

akurasi 2019
Last updated: Oktober 18, 2019 7:17 am
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
heboh mayat wanita
Jenazah Triwahyuni ditemukan tak bernyawa di Hotel Pinang Jalan I Abdul Muis, Sangatta Utara. (Dok Polsek Sangatta Utara)
SHARE
penemuan mayat
Jenazah Triwahyuni ditemukan tak bernyawa di Hotel Pinang Jalan I Abdul Muis, Sangatta Utara. (Dok Polsek Sangatta Utara)

Akurasi.id, Sangatta – Warga Sangatta dibuat gempar dengan adanya penemuan jasad wanita di kamar nomor 117, Hotel Pinang, Jalan Abdul Muis, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur. Penemuan mayat pada Selasa (16/10/19) sekira pukul 22.00 Wita itu diduga akibat sakit.

Berdasarkan hasil penemuan identitas korban, jasad wanita diketahui bernama Tri Wahyuni (39), asal Banyumas, Jawa Tengah. Menurut keterangan kepolisian, Zakaria, petugas cleaning servis Hotel Pinang menjadi saksi pertama penemuan mayat tersebut. Ketika pagi hari akan bekerja membersihkan kamar hotel, Zakaria mengetuk pintu kamar Tri Wahyuni namun tidak ada sahutan. Dia pun meninggalkan kamar tersebut karena mengira penghuni kamar nomor 117 itu masih tidur. Tiba siang hari, Zakaria kembali lagi ke kamar tersebut namun tak ada respon.

“Diketuk-ketuk tapi enggak ada suara, akhirnya pintu dibuka paksa,” terang Iptu Slamet Riyadi, Kapolsek Sangatta Utara kepada Akurasi.id, Kamis (17/10/19).

MAHYUNADI

Zakaria pun shock lantaran menemukan sosok perempuan dalam posisi telentang. Segera dia memanggil rekan kerjanya bagian kasir untuk memastikan kondisi wanita itu. Rupanya setelah diperiksa Tri Wahyuni sudah tidak bernyawa. Akhirnya mereka menghubungi pihak kepolisian.

Dari hasil otopsi, tubuh jenazah Tri Wahyuni tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik atau penganiayaan, Iptu Slamet menuturkan seluruh tubuh jasad wanita tersebut tak ditemukan bekas luka senjata tajam. Namun, hasil penemuan di tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan obat sakit kepala di dalam kamar tempat korban menginap. Iptu Slamet mengatakan, selain olah TKP, polisi juga mengumpulkan keterangan para saksi beserta barang bukti. Pihaknya juga membawa jenazah ke RSUD Sangatta untuk divisium sembari menunggu hasil.

“Hasil pemeriksaan petugas Reskrim Polres Kutim, kondisi fisik mulus tidak ada luka atau memar. Hanya ditemukan obat sakit kepala jenis analgesik bermerek. Dugaan sementara dia meninggal karena penyakit,” ungkap Slamet.

Diketahui, obat sakit kepala jenis analgesik yang dimaksud mengandung paracetamol, phenylephrine HCl, dan dextromethorphan. Hingga berita ini diturunkan belum ada informasi lanjut dari pihak keluarga. Diduga Tri Wahyuni hidup sendiri di Sangatta.

“Kemungkinan keluarganya di Jawa semua. Jadi kami coba menghubungi keluarganya melalui Paguyuban Panginyongan agar bisa ditelusuri keluarganya di Jawa,” tandasnya. (*)

Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:Hotel sangattaPenemuan Mayat
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Minibus Nyaris Jadi “Lemper” Usai Tertimpa Truck Alat Berat yang Gagal Nanjak di Poros Samarinda-Tenggarong
News

Minibus Nyaris Jadi “Lemper” Usai Tertimpa Truck Alat Berat yang Gagal Nanjak di Poros Samarinda-Tenggarong

By
Devi Nila Sari
Verrell Bramasta Klarifikasi Soal Pakai Tactical Vest Saat Tinjau Bencana di Padang: Bukan Rompi Antipeluru
HeadlinePeristiwa

Verrell Bramasta Klarifikasi Soal Pakai Tactical Vest Saat Tinjau Bencana di Padang: Bukan Rompi Antipeluru

By
Wili Wili
KPK Geledah Rumah Djan Faridz di Jakarta, Terkait Kasus Harun Masiku
HeadlinePeristiwa

KPK Geledah Rumah Djan Faridz di Jakarta, Terkait Kasus Harun Masiku

By
Wili Wili
Demi Penuhi Syarat Pesugihan, Suami Istri Nekat Congkel Mata Putrinya Sendiri
News

Demi Penuhi Syarat Pesugihan, Suami Istri Nekat Congkel Mata Putrinya Sendiri

By
Redaksi Akurasi.id
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?