By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Edy Mulyadi Jadi ‘Buronan’, Bakal Dikirimi Jin Jika Tidak Minta Maaf
Trending

Edy Mulyadi Jadi ‘Buronan’, Bakal Dikirimi Jin Jika Tidak Minta Maaf

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 6, 2022 8:39 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Edy Mulyadi Jadi ‘Buronan’ - Akurasi.id
Akibat pernyataannya yang kontroversi, Edy Mulyadi jadi ‘buronan’ di dunia nyata, maya, bahkan supranatural. (Sumber: Facebook Edy Mulyadi)
SHARE

Edy Mulyadi jadi ‘buronan’ masyarakat akibat pernyataannya yang menyinggung masyarakat Kaltim. Bahkan dia bakal dikirimi jin jika tidak minta maaf secara terbuka.

Akurasi.id, Jakarta – Dalam semalam, Edy Mulyadi menjadi “buronan” penduduk dunia nyata dan supranatural. Gegara mantan calon anggota legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu dianggap menyinggung penduduk Kalimantan Timur (Kaltim) lewat ucapannya di video yang kini viral.

Awalnya Edy mengkritik kebijakan pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim. Tapi saking bersemangatnya, Edy sampai blunder menyebut lokasi IKN baru di Kota Penajam sebagai “tempat jin buang anak”.

[irp]

“Ada sebuah tempat elit, punya sendiri, yang harganya mahal, punya gedung sendiri, lalu dijual (Edy merujuk pada Jakarta), pindah ke tempat jin buang anak (Penajam). Pasarnya siapa? Kalau pasarnya kuntilanak, genderuwo, ngapain bangun (rumah) di sana? Mana mau (menunjuk temannya) pindah ke Kalimantan/Penajam sana untuk bikin rumah di sana. Mana mau?” ucapnya berapi-api.

Pernyataan ini mendapat sambutan anggukan oleh orang-orang sekelilingnya di video. Bahkan ada yang menyeletuk “hanya monyet!” untuk menjawab pembahasan siapa yang ingin pindah dari Jakarta ke Kaltim.

Tuntut Permintaan Maaf Edy Mulyadi Secara Terbuka

Begitu video tersebut beredar luas di sosial media, sontak pria 55 tahun tersebut menuai apa yang dia tabur, khususnya dari warga Kaltim. Sebuah video epic berisi rekaman golok terbang beredar di media sosial, memperlihatkan bagaimana tokoh adat Dayak setempat mengutarakan ketersinggungannya atas pernyataan Edy. Mereka juga mengancam akan “mendatangi” Edy apabila tidak ada permintaan maaf.

Ungkapan pernyataan serupa dari Sekretaris Kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Awang Yacoub Luthman. Awang menyebut pihaknya menuntut Edy meminta maaf kalau tidak mau didatangi jin.

[irp]

“Kami minta Edy segera membuat permintaan maaf secara terbuka. Kita di sini (Kutai) memuliakan jin. Jadi, bukan berarti tempat kita ini tempat membuang jin. Tapi, di sini para jin malah beranak pinak. Kita akan kirimkan jin ke sana kalau (Edy) tidak minta maaf. Biar dia tahu jin di Kalimantan itu bagaimana,” kata dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kutai Kartanegara tersebut, bersumber dari Warta Ekonomi. (*)

Sumber: Vice.com
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:Awang Yacoub LuthmanEdy MulyadiEdy Mulyadi menghina KalimantanKalimantan TimurKaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Penegak PPKM Darurat Jangan Arogan, Pesan Danrem Ketika Kunjungi Bontang
Trending

Penegak PPKM Darurat Jangan Arogan, Pesan Danrem Ketika Kunjungi Bontang

By
Devi Nila Sari
RUU Perpajakan Disahkan Siang Ini, Ada Tax Amnesty Jilid II di 2022
HeadlineTrending

RUU Perpajakan Disahkan Siang Ini, Ada Tax Amnesty Jilid II di 2022

By
Devi Nila Sari
Ada Nama Ketua DPRD Kutim Encek UR Firgasih yang Juga Istri Bupati Kutim Ikut Terjaring OTT KPK
Trending

Ada Nama Ketua DPRD Kutim Encek UR Firgasih yang Juga Istri Bupati Kutim Ikut Terjaring OTT KPK

By
akurasi 2019
NIK Jadi NPWP, Semua Penduduk Jadi Wajib Pajak?
HeadlineTrending

NIK Jadi NPWP, Semua Penduduk Jadi Wajib Pajak?

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?