By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Diterpa Covid-19 dan Virus Flu Burung, Para Penjual Ayam di Bontang Terancam Gulung Tikar
Trending

Diterpa Covid-19 dan Virus Flu Burung, Para Penjual Ayam di Bontang Terancam Gulung Tikar

akurasi 2019
Last updated: November 15, 2020 8:46 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Diterpa Covid-19 dan Virus Flu Burung, Para Penjual Ayam di Bontang Terancam Gulung Tikar
Para pedagang ayam potong di area Pasar Rawa Indah Bontang mengaku omset mereka turun drastis dengan adanya virus flu burung. (Istimewa)
SHARE
Diterpa Covid-19 dan Virus Flu Burung, Para Penjual Ayam di Bontang Terancam Gulung Tikar
Diterpa Covid-19 dan virus flu burung, Para pedagang ayam potong di area Pasar Rawa Indah Bontang mengaku omset mereka turun drastis dengan adanya virus flu burung. (Istimewa)

Diterpa Covid-19 dan virus flu burung, para penjual ayam di Bontang terancam banyak gulung tikar. Untuk itu, para pedagang berharap Pemerintah Bontang dapat segera mengatasi virus flu burung, agar mereka dapat berdagang dengan tenang.

Akurasi.id, Bontang – Belum selesai dampak wabah Covid-19, para pedanang yang ada di Kota Bontang kini harus dibuat pusing lagi dengan kemunculan virus flu burung. Akibatnya, penjualan ayam potong di sejumlah pasar di Bontang mengalami penurunan yang cukup drastis dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga: Antisipasi Penularan Flu Burung, DKP3 Bontang Wanti-Wanti Peternak Lapor Bila Ada Unggas Mati

Kendati demikian, para pedagang yang ada di Pasar Rawa Indah maupun beberapa pedagang ayam di beberapa pasar lain, mengaku tidak tahu kalau di Bontang sudah ada unggas yang mati akibat virus flu burung. Namun yang pasti, jumlah pembeli ayam dalam 2 hari terakhir mengalami penurunan.

“Saya enggak tahu kalau ada virus flu burung, tapi memang seminggu belakangan ini penjualan saya menurun,” jelas Hj Darma pedagang ayam potong di Pasar Rawa Indah saat dijumpai, Minggu (15/11/2020).

Selain Darma, pedagang ayam potong lainnya, Salamun mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui adanya virus flu burung. Namun ia mengakui, kalau ayam potong yang dijualnya memang mengalami penurunan.

“Enggak tahu kalau ada virus flu burung, saya tahunya virus Corona, tapi ini sepi memang pembeli gara-gara Corona dan harga ayam juga lagi naik, kalau ditambah adanya virus flu burung  jadi tambah sepi pasti pak,” ucap Salamun.

Para pedagang berharap, virus flu burung di Kota Bontang dapat segera diatasi pemerintah. Karena para pedagang khawatir jika penyebaran meluas dapat mematikan usaha mereka. Karena mereka saat ini pun masih berjuang melawan dampak Covid-19.

“Kalau bisa pemerintah bisa cepat mengatasi masalah flu burung ini, jangan sampai kami yang jualan ayam bisa gulung tikar gara-gara flu burung,” tandasnya.

Dari pantauan media ini dari seluruh para pedagang ayam potong yang berjualan di area pasar terbesar di Kota Bontang, seluruh pedagang tidak mengetahui adanya virus flu burung.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Pertenakan DKP3 Kota Bontang, Eddy Forestwanto mengimbau kepada pedagang dan masyarakat untuk tidak panik, sebab penyebaran flu burung di Bontang hanya terjadi di kandang-kandang kecil milik warga.

“Jangan panik, pihak kami sudah mensterilkan kandang-kandang milik warga yang ayamnya positif flu burung, jadi untuk ayam potong yang dijual di pasar aman,” ucapnya.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus flu burung, Eddy pun telah mengimbau kepada para pengusaha pertenakan agar dapat menginformasikan jika ada ayam mereka yang mati mendadak dalam jumlah banyak.

“Jika ada kasus kematian ayam mendadak bersekala banyak segera informasi ke pihak kami, agar cepat mendapatkan penanganan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Bahaya Flu BurungDiterpa Covid-19DKP3 Bontangkota BontangPasar Rawa IndahPenjual Ayam BontangPenjual Terancam Gulung TikarVirus Flu Burung
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Seram! Ada Pocong Lompat-lompat di Pemakaman Covid Bontang Lestari ?
Trending

Seram! Ada Pocong Lompat-lompat di Pemakaman Covid Bontang Lestari ?

By
Devi Nila Sari
OTT KPK: Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3
PeristiwaTrending

OTT KPK: Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3

By
Wili Wili
Pratiwi Noviyanthi Ungkap Dugaan Penipuan oleh Istri Agus Salim terkait Donasi, Uang Rp500 Juta Diduga Dihilangkan
PeristiwaTrending

Pratiwi Noviyanthi Ungkap Dugaan Penipuan oleh Istri Agus Salim terkait Donasi, Uang Rp500 Juta Diduga Dihilangkan

By
Wili Wili
Bobon Santoso Resmi Mualaf, Ucapkan Syahadat di Masjid An Ni'mah Cibubur
SelebritisTrending

Bobon Santoso Resmi Mualaf, Ucapkan Syahadat di Masjid An Ni’mah Cibubur

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?