By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Ditabrak Berulang Kali, DPRD Pertanyakan Mekanisme Perbaikan Jembatan Mahakam
Birokrasi

Ditabrak Berulang Kali, DPRD Pertanyakan Mekanisme Perbaikan Jembatan Mahakam

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 6:18 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
jembatan mahakam
Ketua Komisi III DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud. (Dok Humas DPRD Kaltim)
SHARE
jembatan mahakam
Ketua Komisi III DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud. (Dok Humas DPRD Kaltim)

Akurasi.id, Samarinda – Insiden demi insiden terhadap penabrakan Jembatan Mahakam oleh kapal tongkang atau ponton membuat Komisi III DPRD Kaltim mulai geram. Bagaimana tidak, sepanjang 2019 ini saja, terhitung sudah ada 16 kali insiden penabrakan Jembatan Mahakam.

baca juga: Sigit Apresiasi Peran Muhammadiyah Tingkatkan Mutu Pendidikan dan SDM di Kaltim

Yang membuat Komisi III DPRD Kaltim kian geram, lantaran dari sederet kasus penabrakan tersebut, instansi terkait dianggap seolah tutup mata. Sebab, upaya evaluasi menyeluruh yang dilakukan instansi terkait hingga kini belum tampak terlihat.

Logo dprd KaltimKetua Komisi III DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud beranggapan, ada yang salah dengan kerja yang dilakukan Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) sebagai lembaga yang mengawasi aktivitas perkapalan di Sungai Mahakam.

Seperti halnya pembayaran dan penerimaan biaya denda atas insiden penabrakan oleh perusahaan pemilik ponton, hingga kini belum memiliki kejelasan. Selain itu, Hasan sapaan karibnya, juga menilai, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, dan Tata Ruang (DPUPRTR) Kaltim, juga cenderung lepas tangan terkait biaya ganti rugi jembatan.

“Jembatan Mahakam itu kan aset daerah dan itu milik Pemerintah Kaltim serta rakyat Kaltim. Kalau terjadi apa-apa kan rakyat Kaltim yang merasakan dampaknya,” ucap dia ditemui belum lama ini.

Politikus Partai Golkar ini menyebut, perbaikan atas kerusakan Jembatan Mahakam harusnya menjadi tanggung jawab Pelindo. Lantaran, Pelindo yang mempunyai kewenangan dan tanggung jawab atas pengelolaan serta operasional perkapalan yang melintas di Sungai Mahakam.

“Jadi kalo ada perbaikan dan sebagainya, seharusnya diserahkan ke Pelindo, sebagai yang ditunjuk kuasa dari Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan,” katanya.

Selain itu, Hasan beranggapan, ada sejumlah kejanggalan dalam pengawasan hingga pemberian denda kepada perusahaan yang menabrak jembatan. Dia mencontohnya, saat rapat dengar pendapat (RDP) antara DPRD Kaltim dengan BPJN XII Balikpapan diketahui, jika biaya perbaikan atas penabrakan jembatan hanya sebesar Rp32 juta. Padahal dampak dari kerusakan atas insiden tersebut sangat besar.

“Ini sangat mengkhawatirkan, di mana jembatan itu merupakan hajat orang banyak, hanya diperbaiki dengan sesimpel itu,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Hasan mewacanakan, nantinya pengelolaan operasional perkapalan di Sungai Mahakam akan ditangani oleh perusahaan daerah (perusda). Selain itu, dia juga akan mengusulkan agar Jembatan Mahakam diasuransikan.

“Idealnya pengelolaan jembatan tersebut diasuransikan oleh Pelindo, sehingga tidak merepotkan pemerintah lagi. Sebab mereka melakukan pungutan yang kurang lebih Rp15 milyar per bulan,” imbuhnya.

Yang membuat Hasan sedikit bingung adalah, dari informasi yang ia dapat, kalau perusahaan yang menabrak justru memperbaiki sendiri jembatan tersebut. Perbaikan atas pekerjaan itu hanya disaksikan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XII Balikpapan.

“(Perbaikan oleh perusahaan) yang lain sudah selesai katanya, sama kontraktor yang ditunjuk. Jadi uangnya diserahkan ke mereka, lalu dibayarkan ke kontraktor. Mekanismenya seperti apa, cuma dia (perusahaan) saja sama Tuhan yang tahu,” ketusnya. (*)

Penulis: Muhammad Aris
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#DPRD KaltimJembatan Mahakamperbaikan jembatan mahakam
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Gempa M 6,5 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa hingga Jabar dan Sumatera

Akurasi.id, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu,…

Presiden Prabowo Hadiri KTT ke-18 BRICS di India

Akurasi.id – Presiden RI Prabowo Subianto mengahadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18…

Kapan Foto KTP Boleh Diganti? Ini 3 Kondisi yang Diperbolehkan

Akurasi.id - Foto di KTP-el atau e-KTP ternyata tidak bisa diganti sembarangan.…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Bontang Kembali Diperpanjang
Birokrasi

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Bontang Kembali Diperpanjang

By
Devi Nila Sari
Anggota Komisi III DPRD Kaltim Syafranuddin saat diwawancarai media
Kabar Politik

Dewan Kritisi Pemerintah, Pemprov Disebut Tak Lagi Dengar Masukan

By
Devi Nila Sari
Komisi III
Birokrasi

Komisi III DPRD Kaltim Segera Evaluasi Pelaksanaan Proyek Pemerintah

By
akurasi 2019
Tak Ingin Tebang Pilih Kepala OPD, Basri: Senior Memang Penting, Gesit Juga Saya Butuh
Birokrasi

Tak Ingin Tebang Pilih Kepala OPD, Basri: Senior Memang Penting, Gesit Juga Saya Butuh

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?