By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Digempur Gas Air Mata, Aksi Mahasiswa Kaltim Pecah, Puluhan Orang Jatuh Pingsan
Trending

Digempur Gas Air Mata, Aksi Mahasiswa Kaltim Pecah, Puluhan Orang Jatuh Pingsan

akurasi 2019
Last updated: September 26, 2019 7:19 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Salah seorang mahasiswi terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah terkena tembakan gas air mata dari pihak kepolisian. (Yusuf Arafah/Akurasi.id)
SHARE
Salah seorang mahasiswi terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah terkena tembakan gas air mata dari pihak kepolisian. (Yusuf Arafah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Aksi unjuk rasa yang dilalukan sekitar 5 ribu mahasiswa di DPRD Kaltim pada hari ini, Kamis (26/9/19) sekira pukul 18.15 Wita, pecah. Gempuran gas air mata yang dilepaskan pihak kepolisian membuat massa aksi lari berhamburan.

Akibat gempuran gas air mata itu, membuat puluhan mahasiswa jatuh pingsan. Kebanyakan di antara mereka adalah perempuan.

Gempuran gas air mata, membuat mahasiswa kesulitan bernapas. Dengan hanya saling bahu membahu, para mahasiswa terlihat menolong rekan-rekan mereka yang jatuh pingsan.

Pantauan media ini, puluhan hingga ratusan mahasiswa yang jatuh pingsan diungsikan di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUTRPR) Kaltim.

Sebagian lagi ada yang diungsikan di beberapa kantor pemerintah yang berada tidak jauh dari lokasi aksi. Upaya pemberian pertolongan pertama, hanya dilakukan oleh tim medis kesehatan mahasiswa.

Tim medis mahasiswa berupaya memberikan bantuan medis kepada rekan-rekannya. (Yusuf Arafah/Akurasi.id)

“Tolong, mana tim medis. Tolong selamatkan kawan-kawan kita,” kata salah seorang massa aksi berpakaian almamater hijau.

“Di sini ada satu lagi yang butuh pertolongan. Tim medis mana. Tolong bantu berikan oksigen,” kata mahasiswa lainnya sembari menggopong kawannya yang sudah lemah terkulai.

“Minggir, minggir. Ada yang pingsan. Tolong kasih segera bantuan,” sahut mahasiswa lainnya yang juga meminta bantuan.

Permintaan pertolongan medis pecah ruang di depan kantor Dinas PUTRPR Kaltim. Tim medis kesehatan dari mahasiswa yang telah berjaga di kantor iti, serempat berlarian menyambut teman-teman mereka yang sudah jatuh pimgsan.

“Tolong berikan ruang. Biarkan kami memberikan bantuan oksigen,” kata salah seorang mahasiswa yang bertugas sebagai tim medis kesehatan mahasiswa.

Tampak mahasiswa lainnya terkapar setelah terkena tembakan gas air mata. (Yusuf Arafah/Akurasi.id)

Gempuran gas air mata dari pihak kepolisian sedianya bukan kali pertama pada aksi Kamis (26/9/19). Sepanjang hari, sudah berkali-kali aparat kepolisian melepaskan gas air mata maupun tembakan water canon.

Masih pantauan media ini, puncak gempuran gas air mata terjadi sekira pukul 18.15 Wita, ketika mahasiswa masih memilih bertahab untuk melakukan unjuk rasa. Dalam aksinya, mahasiswa menuntut diterbitkannya Perpu UU KPK, menolak RKUHP, RUU PAS, dan UU lain yang mereka kontroversial serta melemahkan penegakan hukum di Indonesia.

Hingga dengan berita ini diturunkan, ribuan mahasiswa dsri berbagai elemen organisasi dan kampus, masih bertahan di sekitar lokasi kantor DPRD Kaltim. (*)

Penulis/Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:#DPRD Kaltim#TolakRevisiUUKPK#TolakRKUHPDemo MahasiswaGas air mataRusuhWater canon
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kabar Duka, Vokalis Steven & Coconut Treez Meninggal Dunia
Trending

Kabar Duka, Vokalis Steven & Coconut Treez Meninggal Dunia

By
Devi Nila Sari
Dukungan Gelandang AC Milan Tijjani Reijnders untuk Sang Adik, Eliano Reijnders, Usai Resmi Jadi WNI
OlahragaTrending

Dukungan Gelandang AC Milan Tijjani Reijnders untuk Sang Adik, Eliano Reijnders, Usai Resmi Jadi WNI

By
Wili Wili
penerbangan perintis
Trending

Penuhi 5 Penerbangan Perintis, Kaltim Kebagian APBN Rp19 Miliar, Ini Rutenya

By
akurasi 2019
Biaya Umrah Naik, PCR dan Karantina Tak Ditanggung
HeadlineTrending

Biaya Umrah Naik, PCR dan Karantina Tak Ditanggung

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?