By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Pariwara > Dewan Godok RUU Ekonomi Kreatif, Hetifah: “Kami Mendapat Catatan Kritis”
Pariwara

Dewan Godok RUU Ekonomi Kreatif, Hetifah: “Kami Mendapat Catatan Kritis”

akurasi 2019
Last updated: Juli 4, 2019 6:07 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Dewan Godok RUU Ekonomi Kreatif, Hetifah: “Kami Mendapat Catatan Kritis”
Hetifah Sjaifudian (Ufqil Mubin/Akurasi.id)
SHARE
Dewan Godok RUU Ekonomi Kreatif, Hetifah: “Kami Mendapat Catatan Kritis”
Hetifah Sjaifudian (Ufqil Mubin/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sedang menggodok Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Ekonomi Kreatif. Dalam proses penyusunannya, wakil rakyat di komisi tersebut menjaring masukan-masukan dari pemerintah daerah. Hal inilah yang dilaksanakan di ruang Tepian I Gedung Gubernuran Kaltim, Kamis (4/7/19).

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mengatakan, catatan dari pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota di Kaltim sangat diperlukan untuk memperkaya materi RUU Ekonomi Kreatif.

“[Apalagi] Kaltim ternyata di luar dugaan banyak pihak, sudah ada dua kabupaten/kota yang masuk nominasi Indonesia,” ungkapnya.

Dua daerah yang masuk dalam nominasi ekonomi kreatif ini adalah Kukar dan Balikpapan. Kata dia, daerah lain di Kaltim pun berpeluang untuk terpilih dalam nominasi tersebut. Hanya saja syaratnya pemerintah dan masyarakat perlu mengembangkan ekonomi kreatif di masing-masing daerah.

Keberadaan undang-undang tersebut sejatinya untuk mendorong dan memotivasi pemerintah daerah. Selain itu, RUU itu disusun untuk menguatkan ekosistem ekonomi kreatif.

“Inisiatif-inisiatif seperti ini sangat penting. Masukan-masukan dari pemerintah daerah sangat luar biasa. Catatan-catatannya juga sangat kritis,” sebutnya.

Beberapa masukan yang diterima Komisi X DPR dalam kunjungan itu antara lain kelembagaan ekonomi kreatif, pendidikan, keuangan, dan bingkai kebangsaan serta kebudayaan yang tidak boleh dihilangkan dalam batang tubuh RUU Ekonomi Kreatif.

Politisi Partai Golkar ini menyebut, penyusunan dan pembahasan RUU itu telah mencapai 90 persen. Sisanya, diperlukan dukungan dari Kementerian Daerah berkenaan dengan hak intelektual dan kelembagaan ekonomi kreatif.

“Di negara-negara lain, hak kekayaan intelektual itu sudah bisa menjadi agunan. Tidak harus fisik seperti tanah atau bangunan,” katanya.

“Mudah-mudahan dalam beberapa minggu ke depan, [penyusunan RUU ini] selesai. Maka DPR di periode ini dapat menelurkan sejarah,” pungkas Hetifah. (*)

Penulis/Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:DPR RIHetifah SjaifudianRUU Ekonomi Kreatif
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Mengenal Beras Fortifikasi, Benarkah Lebih Sehat dari Beras Biasa?

Akurasi.id - Beras menjadi makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, di pasaran…

“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Wapres Serahkan Manfaat Program dan Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan Senilai 2,2 Miliar Kepada Pekerja dan Keluarganya
PariwaraRagam

Wapres Serahkan Manfaat Program dan Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan Senilai 2,2 Miliar Kepada Pekerja dan Keluarganya

By
Redaksi Akurasi.id
PT KDM Gelar Pelatihan Pembuatan Video Bahan Ajar untuk Guru PAUD
Pariwara

PT KDM Gelar Pelatihan Pembuatan Video Bahan Ajar untuk Guru PAUD

By
akurasi 2019
bakti sosial vidatra
Pariwara

Bakti Sosial Peduli untuk Negeri, Aksi Kemanusiaan Siswa SMP Vidatra Angkatan 42 di Tengah Wabah Covid-19

By
akurasi 2019
Di lini sosial, PKT bergerak melalui Program MAKMUR (Mari Kita Majukan Usaha Rakyat). Hingga Desember 2022, PKT telah berhasil membina lebih dari 30.577 ribu petani dengan luas tanam mencapai 66.136 ribu Ha. (ist)
PariwaraRagam

Pupuk Kaltim Peringkat 3 Terbaik di Dunia, Komitmen Penerapan ESG

By
Rachman Wahid
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?