By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Dana Covid-19 2021 Terekap Rp251 Miliar, Dewan Mengaku Justru Tidak Pernah Terima Laporan Pemprov Kaltim
Kabar Politik

Dana Covid-19 2021 Terekap Rp251 Miliar, Dewan Mengaku Justru Tidak Pernah Terima Laporan Pemprov Kaltim

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 26, 2021 11:16 am
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Dana Covid-19 2021 Terekap Rp251 Miliar, Dewan Mengaku Justru Tidak Pernah Terima Laporan Pemprov Kaltim
Wakil Ketua dan Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin dan Ely Hartati Rasyid belum menerima laporan dana Covid-19 sebesar Rp251 miliar. (Istimewa)
SHARE
Dana Covid-19 2021 Terekap Rp251 Miliar, Dewan Mengaku Justru Tidak Pernah Terima Laporan Pemprov Kaltim
Wakil Ketua dan Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid dan Salehuddin belum menerima laporan dana Covid-19 sebesar Rp251 miliar. (Istimewa)

Dana Covid-19 2021 Terekap Rp251 Miliar, Dewan Mengaku Justru Tidak Pernah Terima Laporan Pemprov Kaltim. Hingga dengan sejauh ini, Komisi IV DPRD Kaltim menyampaikan, jika pihaknya memang belum mendapatkan laporan terperinci atas rencana pemanfaatan dana tersebut.

Akurasi.id, Samarinda – Upaya penanganan wabah Covid-19 masih terus digalakkan pemerintah. Tidak terkecuali di 2021 ini. Dana besar, dari ratusan juta hingga ratusan miliar telah digelontorkan untuk hal itu. Termasuk oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

Melalui APBD Kaltim 2021, Pemprov Kaltim diketahui kembali mengucurkan dana segar sebesar Rp 251 miliar. Seperti di 2020, anggaran itu fokus digunakan sektor kesehatan. Sebagian lainnya dalam upaya stimulus ekonomi masyarakat sebagai imbas wabah Covid-19 yang mendera.

Namun demikian, pasalnya angka ratusan miliar guna menangani wabah pagebluk di Kaltim saat ini belum diterima DPRD Kaltim secara tertulis. Hal itu diungkapkan Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin saat dikonfirmasi oleh awak media pada Selasa (23/3/2021) kemarin.

“Saya dengar setengah dari anggaran kemarin. Sekitar Rp200-an miliar. Tapi sampai sekarang masih belum tahu,” kata Saleh.

Kepada awak media, Saleh pun memastikan jika sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan hasil dari evaluasi penanganan Covid-19 medio 2020 kemarin. Saat mencoba komunikasi informal pun, dirinya tak kunjung mendapat informasi yang valid.

Sehingga, ia menganggap Pemprov Kaltim cenderung tertutup dan tidak transparan dalam penggunaan anggaran penanganan Covid-19 tahun 2020. Hal senada pun pasalnya turut diucapkan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Ely Hartati Rasyid.

[irp]

Penggunaan anggaran menanggulangi wabah Covid-19 medio 2020 belum diterimanya, pun demikian dengan hasil evaluasi dari realisasi tersebut. Bahkan dirinya dengan tegas mengatakan tak mengetahui pasti nilai anggaran penanganan Covid-19 senilai Rp251 miliar pada 2021 saat ini. “Belum ada tahu soal itu,” jelas Ely.

Untuk diketahui, menurut penjelasan Pemprov Kaltim, kalau anggaran penanggulangan Covid-19 bukan sengaja ditutupi. Hanya saja, pengawasan anggaran dilakukan secara ketat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), bahkan Korps Adhyaksa.

[irp]

Nantinya, setelah proses audit anggaran terselesaikan, gambaran umum dari laporan pertanggungjawaban pun akan diketahui semua pihak. Data dihimpun juga memperlihatkan, pada 2020 kemarin, anggaran penganggulangan Covid-19 senilai Rp228 miliar dari total anggaran Rp538 miliar. Sementara, besaran anggaran untuk tahun 2021 yakni Rp251 miliar. Yang difokuskan untuk sektor kesehatan. (*)

Penulis: Zulkifli
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#DPRD KaltimDana Covid Rp251 MiliarDana Covid-19 2021Dewan Mengaku Tidak TahuPemprov KaltimTidak Pernah Terima Laporan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Sumaryono Minta Wali Kota Bontang Revisi Perwali Bansos Rumah Ibadah
Kabar Politik

Sumaryono Minta Wali Kota Bontang Revisi Perwali Bansos Rumah Ibadah

By
Devi Nila Sari
Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Tak Ada Masalah pada Proyek Kereta Cepat Whoosh: “Saya yang Tanggung Jawab”
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Tak Ada Masalah pada Proyek Kereta Cepat Whoosh: “Saya yang Tanggung Jawab”

By
Wili Wili
prioritas
Birokrasi

Makmur Ingin Konektivitas Infrastruktur Jadi Prioritas Pemerintah di 2020

By
akurasi 2019
Prabowo Subianto Diumumkan Maju Pilpres 2029, Koalisi Permanen Mulai Digodok?
HeadlineKabar Politik

Prabowo Subianto Diumumkan Maju Pilpres 2029, Koalisi Permanen Mulai Digodok?

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?