By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kabar Politik > Ceramah di Markas PDIP, Cak Nun: Presiden Sekarang Belum Tepat untuk Indonesia
HeadlineKabar Politik

Ceramah di Markas PDIP, Cak Nun: Presiden Sekarang Belum Tepat untuk Indonesia

akurasi 2019
Last updated: April 11, 2022 1:52 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Ceramah di Markas PDIP, Cak Nun: Presiden Sekarang Belum Tepat untuk Indonesia
Cak Nun saat mengisi ceramah di Masjid At-Taufiq, di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan. (JPNN.com)
SHARE

Cak Nun mendapat undangan ceramah di Markas PDIP. Ceramah di Markas PDIP, Cak Nun mengatakan presiden saat ini belum tepat untuk Indonesia.

Contents
  • Presidennya Tak Salah Cuma Belum Tepat
  • Undang Cak Nun di Acara Buka Puasa

Akurasi.id, Jakarta – Budayawan Muhammad Ainun Nadjib alias Cak Nun menilai, pemimpin Indonesia saat ini belum tepat. Sehingga, tak bisa melampaui negara negara adikuasa, seperti Amerika dan Rusia.

Padahal, dia meyakini Indonesia bisa saja melampaui negara-negara itu. Sebab, menurutnya, peradaban di Indonesia negara terbangun dengan skala 18 generasi.

Pernyataan itu ia sampaikan saat mengisi ceramah ‘Sinau bersama Cak Nun’ di Masjid At-Taufiq, di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Minggu (11/4) malam. Saat memberi ceramah itu, Cak Nun persis duduk di samping dua elite PDIP, Hasto Kristiyanto dan Puan Maharani.

“Wahai Amerika, wahai Rusia, wahai semua negara yang merasa kuat dan adikuasa. Jangan pikir kalian benar benar berkuasa karena kami adalah bangsa dengan peradaban dengan skala waktu 18 generasi,” kata dia.

“Sehingga ilmu kita, manajemen kita akan jauh melebihi kalian semua. Cuma sekarang belum tepat saja presidennya. Jangan marah,” imbuhnya.

Pernyataan Cak Nun itu lantas mendapat riuh tepuk tangan dari peserta ceramah, dan Hasto pun mengikuti. Sementara itu, Puan hanya melirik ke Cak Nun.

[irp]

Presidennya Tak Salah Cuma Belum Tepat

Cak Nun pun menegaskan, bahwa dirinya tidak mengatakan presidennya salah, namun belum tepat. Oleh sebab itu, ia meminta agar tidak ada yang marah.

“Jangan marah. Saya tidak mengatakan salah loh ya. Belum tepat. Loh kalau bahasa Jawa itu ada bener, ada pener, Mbak Puan. Itu sudah bener tapi belum pener,” ujar Cak Nun.

“Mohon maaf ya saya bukan mengkritik. saya itu penasaran dengan kebesaran Indonesia yang tidak bisa kita wujudkan,” imbuhnya.

Ia berharap 2024 mendatang akan ada pemimpin yang membawa kesadaran baru. Ia juga ingin pemimpin baru itu dapat membawa kelahiran Indonesia kembali.

“Aku ingin besok pagi, sebelum dan sesudah 2024 kita akan mengalami revolusi besar dari dalam diri kita. Bukan revolusi untuk menjatuhkan presiden dan penguasa,” kata Cak Nun.

“Revolusi yang akan presiden pimpin dan para sesepuh lainnya. mereka yang akan memimpin kesadaran baru. mereka akan memimpin kelahiran baru Indonesia,” imbuhnya.

[irp]

Undang Cak Nun di Acara Buka Puasa

PDI Perjuangan mengundang Cak Nun dalam acara buka puasa dan ngaji bersama pada Minggu (10/4). Cak Nun pun mengisi ceramah di Masjid At-Taufiq, di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Indonesia saat ini tengah mengalami perdebatan wacana perpanjangan masa jabatan presiden. Gelombang demonstrasi mahasiswa terjadi di berbagai daerah serentak pada 11 April untuk menolak usulan masa jabatan presiden tiga periode.

Presiden Jokowi telah menegaskan jadwal Pemilu sudah ditetapkan pada 14 Februari 2024. Dia pun meminta anak buahnya untuk menyetop spekulasi soal usulan Jokowi 3 periode. (*)

Sumber: CNNIndonesia.com
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:Buka PuasaCak NunPDIPPolitik
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Gladi Bersih HUT TNI ke-80 di Monas Berjalan Lancar, Pasukan Siap Tampilkan Atraksi Spektakuler
HeadlinePeristiwa

Gladi Bersih HUT TNI ke-80 di Monas Berjalan Lancar, Pasukan Siap Tampilkan Atraksi Spektakuler

By
Wili Wili
Jokowi Hadiri Dies Natalis ke-62 Fakultas Kehutanan UGM, Disambut Hangat Sebagai Alumni Kebanggaan
HeadlinePeristiwa

Jokowi Hadiri Dies Natalis ke-62 Fakultas Kehutanan UGM, Disambut Hangat Sebagai Alumni Kebanggaan

By
Wili Wili
Sri Mulyani Laporkan Hasil Kunjungan IMF-World Bank ke Presiden Prabowo, Dapat Apresiasi: “Good, Bagus”
HeadlineKabar Politik

Sri Mulyani Laporkan Hasil Kunjungan IMF-World Bank ke Presiden Prabowo, Dapat Apresiasi: “Good, Bagus”

By
Wili Wili
Rusia Siap Gunakan Nuklir dan Persenjatai Negara Penyerang Barat
Kabar PolitikTrending

Rusia Siap Gunakan Nuklir dan Persenjatai Negara Penyerang Barat

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?