By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Kritisi Buruknya Kinerja Pemprov Kaltim, Syafruddin Minta Isran Ganti Kepala BPKAD Sa’duddin
Kabar Politik

Kritisi Buruknya Kinerja Pemprov Kaltim, Syafruddin Minta Isran Ganti Kepala BPKAD Sa’duddin

Devi Nila Sari
Last updated: September 14, 2021 11:26 am
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Kritisi Buruknya Kinerja Pemprov Kaltim, Syafruddin Minta Isran Ganti Kepala BPKAD Sa'duddin
Anggota Komisi III DPRD Kaltim Syafruddin saat diwawancarai awak media. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)
SHARE
Kritisi Buruknya Kinerja Pemprov Kaltim, Syafruddin Minta Isran Ganti Kepala BPKAD Sa'duddin
Anggota Komisi III DPRD Kaltim Syafruddin saat diwawancarai awak media. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

Kritisi Buruknya Kinerja Pemprov Kaltim, Syafruddin Minta Isran Ganti Kepala BPKAD Sa’duddin. Permintaan itu dilatari serapan belanja keuangan Kaltim yang rendah, hanya 36,40 persen di penghujung 2021. Artinya, buruknya kinerja Pemprov Kaltim patut dievaluasi.

Akurasi.id, Samarinda – Rendahnya serapan Bantuan Keuangan (Bankeu) dari pemerintah pusat membuat anggota DPRD Kaltim tak habis pikir. Lantaran, hingga September 2021 ini, serapan anggaran baru mencapai 36,40 persen.

Menurut anggota Komisi III DPRD Kaltim Syafruddin, serapan anggaran yang baru mencapai 36 persen menjelang akhir tahun ini sebagai suatu bencana. Karena hanya tersisa 3 bulan agar semua anggaran tersebut terserap dan dapat dirasakan masyarakat. Dikatakannya, hal ini dapat terjadi disebabkan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kaltim yang buruk.

“Memang kinerja OPD-OPD buruk. Ya apakah OPD yang mendapatkan porsi pagu besar maupun pagu porsi kecil. Terbukti, per hari ini saya ada datanya. Hanya Dispora yang sudah di angka 60 persen. Itupun karena mereka dapat dana hibah, hibah persiapan PON. Itu yang hari ini agak lumayan dan signifikan serapannya,” kritik pria yang kerap disapa Udin ini kepada media usai rapat paripurna ke 24, pada Senin (13/9/2021).

Salah satu OPD yang menjadi sorotan anggota DPRD Kaltim Fraksi Partai PKB ini, yaitu Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim. Karena disebut sebagai sumber bencana yang membuat rendahnya serapan bankeu.

Tak ingin hal serupa terulang kembali, ia menegaskan, agar kepala BPKAD Kaltim diganti dengan alasan kinerjanya yang buruk. Diketahui saat ini Kepala BPKAD Kaltim dijabat oleh M Sa’duddin AK.

“Ya pasti terjadi lagi bencana rendahnya serapan kalau kepala BPKAD enggak diganti. Serapannya rendah terus. Maka dari itu, inikan kita anggap bencana serapan yang rendah ini, hanya 36,40 persen. Terutama saudara kita, Sa’duddin, kepala BPKAD itu harus diganti lah,” tegas anggota DPRD Kaltim asal Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan ini.

[irp]

Di sisi lain, Syafruddin berharap, Gubernur Kaltim Isran Noor bisa mengevaluasi secara totalitas kinerja kepala OPD agar bisa mengetahui kepala OPD yang memang mengerti secara utuh apa yang dimaksud dalam visi-misi Isran Noor dan Hadi Mulyadi.

“Pak Gubernur harus segera melakukan evaluasi secara totalitas terhadap kepala-kepala OPD-nya. Maka dari itu kami berharap agar kepala-kepala OPD ini adalah orang yang profesional, mumpuni, dan memiliki kecakapan kerja. Sehingga, mengerti secara utuh apa yang dimaksud atau yang tertuang dalam visi-misi Isran-Hadi. Bekerja cepat dan efektif tepat sasaran,” harapnya.

[irp]

Terlebih di sisa masa jabatannya ini. Ia juga berharap, agar Gubernur Kaltim Isran Noor dapat menuntaskan proyek-proyek “mercusuar” yang hingga kini belum rampung. Seperti pembebasan lahan Jembatan Pulau Balang, menuntaskan jalan pendekat menuju Bandara APT Pranoto, dan membantu pemerintah kabupaten/kota dalam menuntaskan banjir secara maksimal, terutama Samarinda.

“Saya kira hal-hal ini penting untuk dikakukan gubernur agar tidak dicap gubernur yang gagal,” pungkasnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:#DPRD KaltimBPKAD KaltimIsran NoorKinerja BurukKinerja PemerintahPemprov Kaltimsyafruddin
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Acis Maidy Muspa. (Istimewa)
Kabar Politik

Tahapan Pilkada Belum Diadakan Sebelum Anggaran Disepakati Pemerintah

By
akurasi 2019
Nursalam Minta Rumah Sakit Umum Tipe-D Segera Difungsikan
Kabar Politik

Nursalam Minta Rumah Sakit Umum Tipe-D Segera Difungsikan

By
Devi Nila Sari
dasuki bacalon wawali
Kabar Politik

Dasuki Ambil Formulir Bacalon Wawali Bontang 2020 di Golkar

By
akurasi 2019
Gerak Cepat, Najirah Meneruskan Adi Darma Maju Pilkada Bontang
Kabar Politik

Gerak Cepat, Najirah Meneruskan Adi Darma Maju Pilkada Bontang

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?