By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Buaya Raksasa Masih Berkeliaran, Warga Diminta Tak Bermain di Sungai
News

Buaya Raksasa Masih Berkeliaran, Warga Diminta Tak Bermain di Sungai

akurasi 2019
Last updated: Juni 3, 2019 8:04 am
By
akurasi 2019
Share
1 Min Read
Buaya Raksasa Masih Berkeliaran, Warga Diminta Tak Bermain di Sungai
Proses evakuasi buaya sepanjang 4,05 meter di Sungai Nyerakat Kiri Kelurahan Bontang Lestari. (Disdamkartan for Akurasi.id)
SHARE
Buaya Raksasa Masih Berkeliaran, Warga Diminta Tak Bermain di Sungai
Proses evakuasi buaya sepanjang 4,05 meter di Sungai Nyerakat Kiri Kelurahan Bontang Lestari. (Disdamkartan for Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Kemunculan seekor buaya raksasa pada Ahad (2/6/19) menghebohkan warga Nyerakat Kiri, Kelurahan Bontang Lestari, Bontang. Predator berdarah dingin berukuran 4,05 meter tersebut muncul di sungai yang berlokasi di Jalan Setya Lencana 1 RT 9.

Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Muhammad Yani mengatakan, warga menemukan buaya itu saat tersangkut di patok jerat pada malam hari. Bersamaan dengan itu, sungai sedang meluap akibat banjir. Paginya, warga menghubungi petugas Disdamkartan untuk meminta bantuan.

“Tanpa butuh waktu lama, 10 petugas kami akhirnya berhasil menarik buaya tersebut ke darat,” tuturnya.

Dia menjelaskan, tangkapan kali ini merupakan yang kedua di lokasi yang sama. Beberapa hari yang lalu, petugas menjerat buaya dengan panjang 2,5 meter.

Informasi yang dihimpun media ini dari warga, masih terdapat buaya yang berkeliaran di sungai tersebut. Ukurannya pun tak kalah dengan buaya yang sudah ditangkap petugas.

“Untuk itu kami mengimbau kepada warga khususnya orang tua untuk mengingatkan anak-anaknya agar jangan bermain di sekitaran sungai. Karena bisa berbahaya,” imbuh Yani. (*)

Penulis: Bambang Al-Fatih
Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:BuayaHimbauan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Menguak Bisnis Bodong Terdakwa Rasuah Iwan Ratman, Rugikan PT MGRM Rp50 Miliar, Divonis 14 Tahun Penjara
Covered StoryHeadlineHukum & KriminalNews

Menguak Bisnis Bodong Terdakwa Rasuah Iwan Ratman, Rugikan PT MGRM Rp50 Miliar, Divonis 14 Tahun Penjara

By
Redaksi Akurasi.id
Tragedi Ledakan Kapal SAR: Jurnalis Metro TV Sahril Helmi Ditemukan Meninggal Dunia
PeristiwaTrending

Tragedi Ledakan Kapal SAR: Jurnalis Metro TV Sahril Helmi Ditemukan Meninggal Dunia

By
Wili Wili
Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Periksa Eks Sekjen Kemenag Nizar Ali
HeadlinePeristiwa

Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Periksa Eks Sekjen Kemenag Nizar Ali

By
Wili Wili
Mayoritas Korban Kulit Hitam, Penembakan di Buffalo New York Kejahatan Rasial
HeadlineHukum & Kriminal

Mayoritas Korban Kulit Hitam, Penembakan di Buffalo New York Kejahatan Rasial

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?