By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Bosan Tunggu Perbaikan Pemerintah, Warga Inisiatif Perbaiki Jalan Rusak di Tanah Datar
Trending

Bosan Tunggu Perbaikan Pemerintah, Warga Inisiatif Perbaiki Jalan Rusak di Tanah Datar

Devi Nila Sari
Last updated: Februari 3, 2021 9:18 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Bosan Tunggu Perbaikan Pemerintah, Warga Insiatif Perbaiki Jalan Rusak di Tanah Datar
Warga Tanah Datar melakukan perbaikan secara mandiri Jalan Poros Samarinda-Bontang yang kondisinya rusak parah menggunakan 2 alat berat milik salah satu perusahaan. (Istimewa)
SHARE
Bosan Tunggu Perbaikan Pemerintah, Warga Insiatif Perbaiki Jalan Rusak di Tanah Datar
Warga Tanah Datar melakukan perbaikan secara mandiri Jalan Poros Samarinda-Bontang yang kondisinya rusak parah menggunakan 2 alat berat milik salah satu perusahaan. (Istimewa)

Bosan tunggu perbaikan pemerintah, warga inisiatif perbaiki jalan rusak di Tanah Datar. Kerusakan akses pintu utama dan satu-satunya bagi warga yang ingin ke Bontang dan Kutim maupun Samarinda itu, telah rusak selama berbulan-bulan lamanya.

Akurasi.id, Samarinda – Kondisi jalan rusak yang berada di Jalan Poros Samarinda-Bontang di daerah Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar), kian hari semakin memperhatikan. Hampir 6 bulan lamanya jalan tersebut tak mendapatkan perhatian atau perbaikan pemerintah.

Melihat hal itu, warga di wilayah tersebut pun berinisiatif sendiri memperbaiki jalan yang rusak. Bermodalkan 2 unit kendaraan alat berat excavator dan bomag (pemadat jalan) yang dipinjamkan oleh salah satu perusahaan batu bara, warga sekitar langsung melakukan perbaikan secara mandiri terhadap jalan agar dapat dilalui oleh kendaraan yang melintas.

[irp]

Lubang di jalur tersebut diketahui sudah begitu dalam yang dampaknya bisa membahayakan pengguna jalan. Sehingga, warga setempat berinisiatif untuk gotong royong melakukan penimbunan tanah terhadap lubang-lubang di jalan rusak tersebut.

“Lubangnya dalam betul pak. Yang kami takutkan jika ada truk dengan muatan berat yang melintas bisa-bisa terbalik. Terkadang sepeda motor yang melintas juga sering terperosok. Jadi kami bersama warga sekitar berinisiatif melakukan perbaikan secara mandiri. Karena kalau menunggu dari pemerintah terlalu lama dan tidak ada tindakan, hanya janji-janji saja,” ketus Eko warga Tanah Datar saat dikonfirmasi  pada Minggu (31/1/2021).

Eko menerangakan, jalan rusak tersebut mengakibatkan kemacetan yang sangat panjang. Antrean buka tutup jalur diberlakukan akibat jalan rusak yang menimpa jalur tersebut. Apa lagi jalan ini kerap di lalui kendaran dari Kota Bontang dan Kutim menunju Samarinda, begitu pun sebaliknya. Karena jalan itu menjadi penghubung satu-satunya bagi warga yang ingin ke Bontang dan Kutim, termasuk Berau.

“Warga di sini kerap membantu mengatur lalu lintas, apa lagi dalam beberapa hari terakhir, volume kendaraan begitu padat. Kalau enggak diatur, pasti bisa jadi macet panjang dan lama,” tuturnya.

Tidak hanya jalan rusak, daerah tersebut diketahui kerap kali tergenang banjir yang cukup dalam apabila diguyur hujan deras sehingga akses jalan terputus. Hal itu diduga sebagai dampak kegiatan pertambangan yang berada di sisi kiri maupun kanan jalan.

[irp]

“Beberapa hari yang lalu banjir sangat dalam, sehingga kalau malam hari lubang tak terlihat. Apalagi kalau hujan di sini arusnya sangat deras, airnya tidak di parit lagi, malah sudah naik ke jalanan,” terangnya

Seorang pengendara bernama Wahyudi yang kerap melalui jalur tersebut membenarkan, bahwa dampak dari jalan rusak di kawasan Tanah Datar adalah kemacetan yang panjang. Dirinya berharap agar pemerintah provinsi bisa segera melakukan tindakan perbaikan terhadap jalan rusak ini.

“Hampir 2 jam terjebak macet pak. Ini mau ke Bontang buru-buru tapi mau gimana lagi,” ucapnya.

Dari pantauan media ini di lapangan, dampak dari jalan rusak ini, membuat kemacetan kendaraan hingga mencapai 2 sampai 3 kilometer, baik itu yang dari arah Samarinda maupun dari arah Kota Bontang. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Bosan Tunggu Perbaikan PemerintahJalan Poros Samarinda BontangJalan Rusak di Tanah DatarKemacetan Tanah DatarWarga Insiatif Perbaiki Jalan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

PSSI Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Patrick Kluivert dan Tim Kepelatihan Timnas Indonesia
OlahragaTrending

PSSI Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Patrick Kluivert dan Tim Kepelatihan Timnas Indonesia

By
Wili Wili
wali kota bontang neni
Trending

BREAKING NEWS: Wali Kota Bontang Neni Tetapkan KLB Wabah Corona, Ungkap Kronologis Awal Pasien

By
akurasi 2019
65 kaltim positif
Trending

Hasil Rapid Test, 65 Warga Kaltim Positif Covid-19, 49 Orang Asal Peserta Ijtima Ulama

By
akurasi 2019
Antusiasme Masyarakat Membuahkan Tiket Habis Terjual untuk Laga Timnas Indonesia vs China di Kualifikasi Piala Dunia 2026
OlahragaTrending

Antusiasme Masyarakat Membuahkan Tiket Habis Terjual untuk Laga Timnas Indonesia vs China di Kualifikasi Piala Dunia 2026

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?