By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Puluhan Juta Menguap Usai Kegiatan Uji KIR Dishub Bontang Dialihkan ke Samarinda
Trending

Puluhan Juta Menguap Usai Kegiatan Uji KIR Dishub Bontang Dialihkan ke Samarinda

Devi Nila Sari
Last updated: Februari 5, 2021 11:10 am
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Puluhan Juta Menguap Usai Kegiatan Uji KIR Dishub Bontang Dialihkan ke Samarinda
Kasi Pengujian Pelayanan Kendaraan Dishub Bontang, Nurdiansyah saat diwawancarai awak media perihal pelaksanaan uji KIR yang dialihkan ke Samarinda. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Puluhan Juta Menguap Usai Kegiatan Uji KIR Dishub Bontang Dialihkan ke Samarinda
Kasi Pengujian Pelayanan Kendaraan Dishub Bontang, Nurdiansyah saat diwawancarai awak media perihal pelaksanaan uji KIR yang dialihkan ke Samarinda. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Puluhan juta menguap usai kegiatan uji KIR Dishub Bontang dialihkan ke Samarinda. Hal itu sebagai imbas pelaksanaan kegiatan uji berkala kendaraan yang tidak memenuhi standar, baik karena ketiadaan gedung maupun alat pendukung yang layak.

Akurasi.id, Bontang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang kini harus merelakan pelaksanaan uji KIR atau uji berkala dialihkan ke Kota Samarinda. Hal itu dikarenakan peralatan layanan uji KIR yang dimiliki Dishub Bontang saat ini belum memenuhi standar.

Saat ini, Dishub Bontang hanya dapat memberikan surat rekomendasi dari hasil pemeriksaan yang dilakukan secara manual. Hal itu untuk memastikan kendaraan layak melakukan pengujian kendaraan lebih lanjut di Samarinda atau tidak.

Kepala Seksi (Kasi) Pengujian Pelayanan Kendaraan Dishub Bontang, Nurdiansyah mengatakan, alasan pihaknya tidak diizinkan menerbitkan Bukti Uji Lulus Elektronik (BLUe) dikarenakan fasilitas yang dimiliki pihaknya tidak memenuhi standar.

Contohnya, yakni selain dikarenakan tidak memiliki gedung sendiri, peralatan yang dipunyai pihaknya juga sudah tidak memenuhi standar. Ini menjadi alasan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melarang Dishub Bontang mengeluarkan izin BLUe.

“Untuk saat ini, kami masih belum memiliki gedung sendiri, gedung yang selama ini kami pakai masih numpang. Selain itu, alat yang sekarang sudah tidak memenuhi standar lagi,” ucap Nurdin memberikan penegasan saat ditemui media ini, Kamis (4/2/2021).

Karena hal tersebut, dia menyebutkan, ada sebanyak 906 surat bukti uji KIR manual dan 1.802 stiker tanda uji samping dan plat terbakar sia-sia, tidak dapat digunakan kembali. Yang jika ditotal kerugiannya berkisar di atas Rp50 juta.

[irp]

“Ya sekitar begitu, itu yang sudah dikembalikan. Sekarang kami sudah tidak ada memberikan retribusi lagi, karena kami hanya memberikan pemahaman kepada masyarakat yang ingin menguji kendaraannya, memberi pelayanan surat rekomendasi saja,” bebernya.

Dia menyebutkan, alat uji yang sudah tidak memenuhi standar di antaranya alat uji rem, alat uji emisi, sensor suara, dan cahaya serta timbangan.

“Mesin yang kami punya saat ini portable, dan ukurnnya kecil, sementara untuk uji mobil perusahaan yang ukurannya besar harus kami uji secara manual, ini yang membuat pengujian tidak memenuhi standar. Sedangkan alat pengujian itu harusnya yang permanen,” keluhnya.

Dia berharap, pemerintah dapat segera berupaya dalam pengadaan gedung dan pemenuhan fasilitas uji sesuai standar. Dengan ditiadakan uji KIR itu, maka yang terkena imbasnya adalah para sopir angkot di Bontang yang harus jauh-jauh mengujikan kendaraanya di Samarinda.

“Ya semoga tahun ini sudah ada, jadi masyarakat tidak perlu lagi uji KIR jauh-jauh ke Samarinda,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#Pemerintah BontangPuluhan Juta MenguapUji KIR Dialihkan ke SamarindaUji KIR Dishub Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Jelang Indonesia vs Bahrain, AFC Peringatkan Bahaya Skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026
OlahragaTrending

Jelang Indonesia vs Bahrain, AFC Peringatkan Bahaya Skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026

By
Wili Wili
sidodadi samarinda
Trending

Warga Sidodamai Samarinda Dibuat Panik oleh Kehadiran Tim Berpakaian APD Covid-19

By
akurasi 2019
Raup Multiplier Effect, Pengoperasian Jembatan Pulau Balang Dinilai Mendesak
BirokrasiTrending

Raup Multiplier Effect, Pengoperasian Jembatan Pulau Balang Dinilai Mendesak

By
Devi Nila Sari
SBSI 1992 Kaltim Apresiasi Sikap Demokrat Kritisi RRU Omnibus Law
Trending

SBSI 1992 Kaltim Apresiasi Sikap Demokrat Kritisi RRU Omnibus Law

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?