By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Usai Rawat Anak PDP Covid-19 yang Meninggal, RSIB Resmi Tutup Pelayanan
Trending

Usai Rawat Anak PDP Covid-19 yang Meninggal, RSIB Resmi Tutup Pelayanan

akurasi 2019
Last updated: Maret 22, 2021 3:27 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
rsib
RS Islam Bontang atau RSIB memutuskan menutup layanan setelah adanya anak 8 tahun berstatus PDP Covid-19 yang sempat dirawat tempat tersebut dinyatakan meninggal. (Dok RSIB)
SHARE
rsib
RS Islam Bontang atau RSIB memutuskan menutup layanan setelah adanya anak 8 tahun berstatus PDP Covid-19 yang sempat dirawat tempat tersebut dinyatakan meninggal. (Dok RSIB)

Akurasi.id, Bontang – Managemen Rumah Sakit Islam Bontang (RSIB) mengumumkan telah menutup sejumlah layanan kesehatan yang ada di tempat tersebut terhitung Kamis, 23 April 2020. Hal itu menyusul telah diumumkannya seorang anak berusia 8 tahun dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) terkonfirmasi positif Covid-19 hasiol rapid test yang sebelumnya dirawat di tempat tersebut.

baca juga: Beredar Informasi Anak 8 Tahun Positif Covid-19 Akibat Kebohongan Orang Tua, RSIB Klarifikasi Melalui Flyer

Kepastian itu disampaikan jajaran managemen RSIB lewat selebaran atau flyer yang mereka unggah di akun Facebooknya, Jumat (24/4/20) hari ini. Dalam unggahannya itu, RSIB menyampaikan, kalau mereka akan menutup sebagian layanan kesehatan di tempat tersebut.

“Sehubungan dengan upaya pencegahan Covid-19 di lingkungan RS Islam Bontang. Bersama ini disampaikan bahwa RS Islam Bontang melakukan pembatasan layanan,” demikian bunyi tulisan yang disampaikan RSIB dalam flyer yang mereka edarkan.

Adapun sejumlah layanan yang mereka batasi atau hentikan sementara waktu, sebagaimana tertuang dalam selebaran tersebut, yakni penutupan instalasi gawat darurat, rawat inap, poli spesialis anak, dan poli spesialis radiologi.

“Penutupan ini telah dimulai sejak Kamis, 23 April 2020 hingga dengan 7 Mei 2020,” tulis managemen RSIB masih dalam flyer tersebut.

Tidak hanya itu, sejak diketahuinya ada anak dengan status PDP dengan rapid test reaktif Covid-19 yang pernah di rawat di rumah sakit itu sejak 6 April hingga 23 April 2020, RSIB juga memutuskan menutup pelayanan seperti Mother and Baby’s Care Unit (MBCU) melalui IGD Kebidanan, Poli Kandungan, serta Rawat Inap.

“Pentupan tersebut juga akan berlangsung hingga 7 Mei 2020 mendatang,” kembali managemen RSIB memberikan penegasan dalam flyer yang mereka unggah.

Sebagai upaya pencegahn lebih lanjut atas wabah virus Covid-19 di tempat tersebut, RSIB juga mengaku, telah melakukan penyemprotan disinfektan ke sluruh sarana dan prasarana rumah sakit, sebagaimana pedoman pencegahan dan pengendalian infeksi untuk mencegah penularan Covid-19.

“Demi disampaikan, agar menjadi perhatian kita bersama. Semoga kita semua senantiasa berada dalam perlindungan Allah,” tulis managemen RSIB menutup flyer yang mereka bagikan.

Untuk diketahui, Jumat (24/4/20) sekira pukul 02.20 Wita, seorang anak berusia 8 tahun yang dirawat di RSUD Taman Husada Bontang, dinyatakan meninggal dunia. Sebelum dirujuk ke RSUD, pasien tersebut sebelumnya dirawat di RSIB.

Lantaran kondisinya yang kian memburuk, maka diputuskan dirujuk ke RSUD Taman Husada pada Kamis (23/4/20) malam. Dari hasil rapid test terhadap bersangkutan yang dilakukan RSUD, mendapati jika pasien reaktif Covid-19. Sehingga dinyatakan PDP.

Selama menjalani perawatan di RSIB, orangtua dari si anak, ternyata tidak pernah secara gamblang menceritakan kronologis perjalanan mereka. Termasuk berbagai gejala penyakit si anak. Atas hal itu, RSIB memilih menutup pelayanan sebagai upaya sterilisasi Covid-19. (*)

Penulis/Editor: Dirhanuddin

TAGGED:anak 8 tahun rapid test positif meninggalcorona bontangcorona kaltimCovid-19PDP MeninggalPelayanan RSIBRSIBRSIB TutupRSUD Taman Husada Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Data Medis Dara Arafah Disebar Petugas Asuransi, Allianz dan Vendor Ambil Langkah Tegas
PeristiwaTrending

Data Medis Dara Arafah Disebar Petugas Asuransi, Allianz dan Vendor Ambil Langkah Tegas

By
Wili Wili
Netralitas TNI dalam Pemilu Dipertanyakan: Sebuah Tantangan bagi Demokrasi Indonesia
HeadlineTrending

Netralitas TNI dalam Pemilu Dipertanyakan: Sebuah Tantangan bagi Demokrasi Indonesia

By
akurasi 2019
Dianggap Melawan dan Tolak Anjuran Pemkot Bontang, PT Semator Bakal Dilaporkan ke Pemerintah Kaltim
Trending

Dianggap Melawan dan Tolak Anjuran Pemkot Bontang, PT Samator Bakal Dilaporkan ke Pemerintah Kaltim

By
Devi Nila Sari
Pemkot Bontang Raih 6 Panji Keberhasilan Pembangunan
RagamTrending

Pemkot Bontang Raih 6 Panji Keberhasilan Pembangunan

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?