By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Bicara Soal Pembangunan Kaltim, Makmur: IKN untuk Membangun Daerah Pelosok (3-habis)
Birokrasi

Bicara Soal Pembangunan Kaltim, Makmur: IKN untuk Membangun Daerah Pelosok (3-habis)

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 6:18 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
daerah pelosok
(Kiri) Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK saat menghadiri salah satu acara di Samarinda. (Dok Humas DPRD Kaltim)
SHARE
daerah pelosok
(Kiri) Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK saat menghadiri salah satu acara di Samarinda. (Dok Humas DPRD Kaltim)

Akurasi.id, Samarinda – Ditunjuknya Kaltim sebagai lokasi pembangunan ibu kota negara (INK) menggantikan Jakarta harus dilihat sebagai peluang. Di antaranya untuk mendapatkan dukungan pendanaan bagi pembangunan infrastruktur dasar di berbagai kabupaten/kota di Kaltim.

Saran disampaikan Ketua DPRD Kaltim menyikapi kondisi Tanah Benua Etam -sebutan Kaltim- yang dianggap sangat miskin infrastruktur. Dia berharap, melalui dana APBN, pemerintah pusat memberikan dukungan pembangunan bagi daerah pelosok di Kaltim.

baca juga: Bicara Soal Pembangunan Kaltim, Makmur: Listrik dan Air Jauh Lebih Penting (2)

“Saya sangat berharap, pemerintah pusat tidak hanya memperbanyak memberikan dukungan program pemberdayaan, tetapi lebih banyak membantu membangun infrastruktur jalan, listrik, dan air di Kaltim,” kata dia belum lama ini.

Logo dprd KaltimDengan telah ditetapkannya Kaltim sebagai lokasi pembangunan IKN, lanjut dia, pemerintah pusat harusnya melihat Tanah Benua Etam sebagai prioritas pembangunan. Karena wajah Indonesia ke depan akan ditentukan dari wajah pembangunan masyarakat di berbagai kabupaten/kota lainnya di Kaltim.

“Harapan saya, pemerintah perlu mencermati kondisi Kaltim saat ini. Jangan sampai ke depannya ada masyarakat Kaltim yang justru terpinggirkan dengan adanya pembangunan IKN,” imbuhnya.

Politikus Partai Golkar ini menekankan, pemerintah pusat tidak hanya terfokus pada pembangunan IKN semata, tetapi bagaimana daerah pelosok juga ikut kebagian dari dampak positif pembangunan megaproyek tersebut.

“Pembangunan yang ada di daerah pelosok harus diperhatikan. Masyarakat di desa-desa harus dapat mengakses dan menikmati manfaat dari IKN nantinya,” ucap dia.

Makmur membayangkan, pembangunan IKN ikut mendorong upaya percepatan dan pemerataan pembangunan di setiap desa-desa di Kaltim. Utamanya yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat seperti jalan, listrik, air, dan pendidikan yang memadai.

“Yang sangat diharapkan semua masyarakat di Kaltim adalah bagaimana mereka bisa mendapatkan listrik dan air bersih 24 jam. Kemudian mempunyai akses jalan yang baik,” ujarnya.

Keinginan pemerintah meningkatkan mutu SDM tanpa disertai ketersediaan infrastruktur dasar akan berjalan timpang. Misalnya, ketika masyarakat tidak dapat menikmati air bersih, maka masyarakat rentan terkena penyakit. Otomatis muncul masalah baru.

“Kesehatan masyarakat sangat tergantung pada terpenuhinya air bersih yang baik. Ini jadi persoalan yang harus dicermati secara keseluruhan,” katanya.

Makmur memberikan contoh lain ketimpangan pembangunan di Kaltim, “Kita terkadang bersemangat mendorong masyarakat mengembangkan dan memanfaatkan lahannya untuk pertanian, tetapi untuk membawa hasilnya kita tidak memfasilitasi.”

Selain itu, jika bicara dari sisi ketahanan pangan, hampir semua petani di Kaltim mampu menyuplai kebutuhan pangan. Namun untuk mendistribusikan hasil pertanian, padi, jagung, serta sayur mayur, petani selalu terganjal minimnya infrastruktur.

“Masyarakat kalau hanya hasil pertanian seperti padi sudah cukup saja untuk mereka nikmati selama setahun, karena kalau mereka memproduksi dalam jumlah yang lebih banyak, mereka mau membawanya ke mana,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Aris
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:#DPRD Kaltimdaerak pelosok kaltiminfrastruktur kaltimPembangunan Kaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

I-Bontang, Aplikasi Perpustakaan Digital Berbasis Medsos
Birokrasi

I-Bontang, Aplikasi Perpustakaan Digital Berbasis Medsos

By
Devi Nila Sari
Wakil Ketua DPRD Bontang Minta Pemerintah Serius Tangani Dampak Flu Burung
Birokrasi

Wakil Ketua DPRD Bontang Minta Pemerintah Serius Tangani Dampak Flu Burung

By
akurasi 2019
Belum Laksanakan Uji Publik, DPRD Kaltim Putuskan Perpanjang Masa Kerja Tiga Pansus Raperda
Kabar Politik

Belum Laksanakan Uji Publik, DPRD Kaltim Putuskan Perpanjang Masa Kerja Tiga Pansus Raperda

By
Devi Nila Sari
Covid-19
Birokrasi

Terkait Covid-19, Neni Moerniaeni: Bontang Masih Kondusif dan Terkendali

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?