By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Amir Tosina, Pemerintah dan Perusahaan Perlu Berperan Aktif Tekan Angka Kemiskinan di Bontang
Birokrasi

Amir Tosina, Pemerintah dan Perusahaan Perlu Berperan Aktif Tekan Angka Kemiskinan di Bontang

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 5:35 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
kemiskinan
Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang Amir Tosina. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)
SHARE

dprd bontang

kemiskinan
Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang Amir Tosina. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Keberadaan sejumlah perusahaan berskala besar di Bontang diharapkan dapat dimanfaatkan pemerintah setempat untuk menekan angka kemiskinan di daerah itu. Selain itu, angka pengangguran juga mesti ditekan semaksimal mungkin dengan membuka peluang kerja yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang Amir Tosina menilai, sudah sewajarnya bagi masyarakat mendapatkan timbal balik yang baik dari keberadaan sejumlah perusahaan besar di Kota Taman –sebutan Bontang-, salah satunya yakni dengan adanya peningkatan kesejahteraan.

“Tentu kita semua sangat berharap seiring waktu yang berjalan, kesejahteraan masyarakat Bontang juga terus meningkat. Kesempatan bekerja bagi anak muda juga kita harapkan semakin terbuka ke depannya,” ucap dia belum lama ini.

Amir Tosina merasa, walau saat ini Bontang diapit dua perusahaan besar seperti PT Pupuk Kaltim dan PT Badak NGL, namun angka kemiskinan masih cukup tinggi. Sebagai wakil rakyat, dia akan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dan perusahaan untuk terus menekan angka kemiskinan di Kota Taman.

“Disadari atau tidak, walau saat ini ada dua perusahaan besar, PT Pupuk Kaltim dan PT Badak NGL, tetapi masih banyak warga yang kurang mampu di Bontang. Saya kira, ini menjadi pekerjaan bersama antara pemerintah, DPRD, perusahaan, dan semua pihak terkait,” katanya.

Selain itu, dia mendorong Pemkot Bontang untuk benar-benar melakukan survei mendalam terhadap kualitas kesejahteraan hidup masyarakat Bontang, utamanya untuk mengetahui berapa persen masyarakat Kota Taman yang masih berada di bawah garis kemiskinan.

“Bagi saya, pengurangan terhadap angka kemiskinan di Kota Bontang harus betul-betul disurvei. Kalau ada data yang valid, maka pemerintah dan DPRD bisa secara bersama-sama merumuskan solusinya, biar angka kemiskinan di Bontang dapat terus ditekan,” sarannya.

Bercermin pada pengalamannya sebagai ketua RT 25, Kelurahan Berebas Tengah selama 4 periode lamanya, Amir rasanya sudah hatam benar dengan kondisi warga Bontang, terutama mereka yang pernah ada di bawah koordinatnya. Karena itu, dia merasa perlu ada langkah serius dari pemerintah mengevaluasi angka kemiskinan di Bontang.

“Saya tahu persis keadaan warga. Pernah ada warga miskin yang benar-benar miskin, tapi malah dihapus statusnya sebagai warga miskin. Hal-hal yang seperti ini, tentu tidak kita harapkan. Kalau memang ada warga yang miskin, maka mereka perlu mendapatkan bantuan dari pemerintah,” tandasnya. (*)

Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:Amir TosinaDPRD Bontangkemiskinanketua komisi iii
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

FGD Tentang Bangunan Rendah Karbon, Begini Penjelasan DLH Samarinda
Birokrasi

FGD Tentang Bangunan Rendah Karbon, Begini Penjelasan DLH Samarinda

By
Devi Nila Sari
Paten di Kecamatan Bontang Selatan Memudahkan Pengurusan Administrasi Warga
Birokrasi

Paten di Kecamatan Bontang Selatan Memudahkan Pengurusan Administrasi Warga

By
Devi Nila Sari
Birokrasi

Tak Mau Terlalu Persoalkan Ketidakhadiran Dewan, Makmur: Asal Aspirasi Masyarakat Terserap Baik

By
akurasi 2019
Raup Multiplier Effect, Pengoperasian Jembatan Pulau Balang Dinilai Mendesak
BirokrasiTrending

Raup Multiplier Effect, Pengoperasian Jembatan Pulau Balang Dinilai Mendesak

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?