By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > BGN Tegaskan Tak Paksa Siswa Ambil MBG Saat Libur Sekolah
HeadlinePeristiwa

BGN Tegaskan Tak Paksa Siswa Ambil MBG Saat Libur Sekolah

Wili Wili
Last updated: Desember 23, 2025 6:55 pm
By
Wili Wili
Share
4 Min Read
BGN Tegaskan Tak Paksa Siswa Ambil MBG Saat Libur Sekolah
BGN Tegaskan Tak Paksa Siswa Ambil MBG Saat Libur Sekolah. Foto: ANTARA.
SHARE

Akurasi.id – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah tidak bersifat wajib dan tidak ada paksaan bagi siswa, sekolah, maupun orang tua untuk mengambilnya.

Contents
  • Bantah Isu Habiskan Anggaran
  • Rincian Biaya dan Prinsip Gizi Tetap Dijaga
  • Komitmen Pemerintah Penuhi Gizi Anak Indonesia

Nanik meluruskan isu yang berkembang di masyarakat bahwa anak-anak diwajibkan datang ke sekolah saat liburan demi mengambil MBG. Menurutnya, informasi tersebut keliru dan telah dipelintir.

“Anak-anak tidak dipaksa datang ke sekolah. MBG bisa diambil oleh ibu, ayah, atau saudara. Kalau sekolah tidak mau menerima atau wali murid tidak mau mengambil, juga tidak apa-apa. Tidak ada paksaan,” ujar Nanik saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

BGN, kata Nanik, memahami bahwa masa libur sekolah adalah waktu bagi keluarga untuk beristirahat atau bepergian. Oleh karena itu, mekanisme distribusi MBG selama liburan dibuat fleksibel dan sukarela. Sekolah penerima manfaat dipersilakan mengajukan permintaan jika ingin tetap menerima MBG.

Distribusi MBG selama libur sekolah dilakukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan disesuaikan dengan kondisi liburan, yakni dalam bentuk makanan kering yang tetap memenuhi standar gizi.

Bantah Isu Habiskan Anggaran

Nanik juga membantah tudingan bahwa penyaluran MBG saat libur sekolah dilakukan untuk menghabiskan anggaran negara. Ia justru menegaskan bahwa program ini berhasil melakukan penghematan besar.

Pada 2025, anggaran MBG tercatat sebesar Rp71 triliun, dengan target awal 6 juta penerima manfaat, terdiri dari anak sekolah serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B). Namun, realisasinya jauh melampaui target.

“Dengan anggaran tersebut, kami justru bisa menjangkau sekitar 50 juta anak Indonesia dan kelompok 3B,” jelas Nanik.

Penghematan anggaran, menurutnya, terjadi karena banyak pihak swasta, yayasan, dan mitra yang membangun Dapur Mandiri MBG, sehingga BGN tidak perlu membangun dapur sendiri dalam jumlah besar.

Biaya yang dikeluarkan BGN difokuskan pada:

  • Rp15.000 per porsi MBG,

  • Gaji pegawai BGN, termasuk kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan yang kini hampir 100 ribu orang di seluruh Indonesia,

  • Serta biaya operasional program.

“Data ini bisa dicek langsung ke Kementerian Keuangan,” tegasnya.

Rincian Biaya dan Prinsip Gizi Tetap Dijaga

Nanik juga menjelaskan bahwa dari anggaran Rp15.000 per porsi, biaya bahan baku berbeda sesuai jenjang usia. Anak PAUD hingga TK dialokasikan sekitar Rp8.000, sedangkan anak SD hingga SMA sekitar Rp10.000. Meski terbatas, komposisi makanan tetap disusun untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang.

Komitmen Pemerintah Penuhi Gizi Anak Indonesia

BGN menegaskan komitmen pemerintah sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa tidak boleh ada satu anak Indonesia pun yang tidak mendapatkan MBG. Program ini menyasar seluruh anak usia sekolah, termasuk:

  • Anak jalanan,

  • Siswa Sekolah Rakyat,

  • Santri di pondok pesantren, baik yang terdaftar maupun tidak terdaftar di Kementerian Agama.

Sementara itu, terkait kabar pemberian makan gratis bagi lansia dan penyandang disabilitas, Nanik menegaskan bahwa program tersebut bukan bagian dari MBG BGN, melainkan masih sebatas wacana di Kementerian Sosial (Kemensos).

“Itu bukan program BGN. Kalau untuk lansia dan difabel, itu ranah Kemensos,” tutupnya.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Anggaran MBGBadan Gizi NasionalBGNGizi Anakkebijakan pendidikanMakan Bergizi GratisMBGMBG Libur SekolahNanik Sudaryati Deyangprogram pemerintah
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesia Melaju ke Final Piala AFF Usai Gilas Singapura Dengan Skor 4-2
HeadlineTrending

Indonesia Melaju ke Final Piala AFF Usai Gilas Singapura Dengan Skor 4-2

By
Redaksi Akurasi.id
Banding Jhoni Allen Ditolak Pengadilan Tinggi Jakarta, AHY Menang
HeadlineTrending

Banding Jhoni Allen Ditolak Pengadilan Tinggi Jakarta, AHY Menang

By
Devi Nila Sari
BREAKING NEWS: Ketua KPU Terbukti Lakukan Hubungan Badan dengan Petugas PPLN
HeadlineHukum & Kriminal

BREAKING NEWS: Ketua KPU Terbukti Lakukan Hubungan Badan dengan Petugas PPLN

By
akurasi 2019
Aipda Ambarita Dimutasi Usai Viral Video Geledah HP Warga
HeadlineTrending

Aipda Ambarita Dimutasi Usai Viral Video Geledah HP Warga

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?