By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Anies Baswedan Klarifikasi Viral Tongkat Diponegoro: Replika Cakra Kotogede Bukan Asli
PeristiwaTrending

Anies Baswedan Klarifikasi Viral Tongkat Diponegoro: Replika Cakra Kotogede Bukan Asli

Wili Wili
Last updated: September 15, 2024 1:30 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Anies Baswedan Klarifikasi Viral Tongkat Diponegoro: Replika Cakra Kotogede Bukan Asli
Anies Baswedan Klarifikasi Viral Tongkat Diponegoro: Replika Cakra Kotogede Bukan Asli. Foto: Bisnis.
SHARE

JAKARTA, Akurasi.id – Anies Baswedan kembali menjadi sorotan publik setelah video yang menampilkan dirinya dengan latar belakang lukisan Pangeran Diponegoro dan sebuah tongkat viral di media sosial. Tongkat yang berada di tangannya disebut-sebut sebagai tongkat milik Pangeran Diponegoro, yang menambah kehebohan netizen. Namun, Anies Baswedan memberikan klarifikasi bahwa tongkat tersebut bukanlah asli tongkat Diponegoro.

Dalam video klarifikasinya yang diunggah di akun Instagram pada Sabtu (14/9/2024), Anies menjelaskan bahwa tongkat tersebut merupakan replika tombak Cakra Kotogede yang diterimanya saat berziarah ke makam raja-raja Mataram Islam di Dusun Sayangan Jagalan Bangun Tapan, Bantul, Yogyakarta, pada 13 Agustus 2023.

“Tongkat ini adalah cakra yang dibuat oleh keturunan Panembahan Senopati. Saya menerimanya pada saat ziarah di pemakaman Panembahan Senopati di Kotagede,” ungkap Anies dalam video singkatnya.

Anies juga menambahkan bahwa tongkat tersebut memang terinspirasi oleh tongkat Pangeran Diponegoro, tetapi ada beberapa perbedaan, seperti adanya ukiran kaligrafi Asmaul Husna, yaitu “Al-Malik” dan “Ar-Rahman”, di bagian tongkat tersebut.

“Pemberian kaligrafi ini bertujuan agar penerima cakra yang memiliki kekuasaan bisa bersikap Rahman atau menyayangi,” jelasnya.

Meskipun Anies memberikan klarifikasi tentang asal-usul tongkat yang ia pegang, dalam videonya ia juga memperlihatkan sekelebat tongkat asli milik Pangeran Diponegoro. Namun, Anies tidak memberikan penjelasan lebih lanjut terkait tongkat tersebut, yang terus menjadi pembahasan di media sosial.

Sejarah Pemberian Tongkat Diponegoro

Anies Baswedan pernah menjadi sorotan pada tahun 2015 ketika menerima tongkat Cakra Diponegoro dari pemerintah Belanda. Tongkat tersebut telah berada di Belanda selama 183 tahun sebelum akhirnya dikembalikan kepada Indonesia. Penyerahan tongkat ini dilakukan pada acara pembukaan pameran “Aku Diponegoro” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, pada 5 Februari 2015.

Kala itu, Anies yang menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mewakili Presiden Joko Widodo dalam menerima tongkat Cakra Diponegoro, mengingat Presiden sedang berada di luar negeri. Anies menjelaskan bahwa penyerahan tongkat tersebut dilakukan secara rahasia karena banyak kolektor yang ingin memiliki tongkat tersebut untuk koleksi pribadi.

Tongkat Diponegoro, atau yang juga dikenal sebagai Tongkat Cokro, berukuran sekitar 150 cm dan terbuat dari kayu berusia lebih dari 200 tahun. Di bagian ujungnya terdapat lempengan logam setengah melingkar yang merupakan asal-usul nama “Cokro” atau “Cakra”.

Klarifikasi Anies Baswedan ini menjawab spekulasi publik mengenai asal-usul tongkat yang dibawanya dalam video viral, sekaligus meluruskan bahwa tongkat tersebut adalah replika dan bukan asli tongkat Pangeran Diponegoro.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Anies Baswedanklarifikasi Aniespameran Aku Diponegoropenyerahan tongkat Cakrareplika Cakra Kotogedesejarah tongkat Diponegorotongkat DiponegoroViral di Media Sosial
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pemerintah Terapkan WFA Jelang Mudik Lebaran 2026, ASN Mulai WFA 16 Maret
HeadlinePeristiwa

Pemerintah Terapkan WFA Jelang Mudik Lebaran 2026, ASN Mulai WFA 16 Maret

By
Wili Wili
Kenaikan Harga Pangan di Jakarta per 23 Oktober 2024: Beras, Daging, dan Bawang Merah Mengalami Lonjakan
EkonomiTrending

Kenaikan Harga Pangan di Jakarta per 23 Oktober 2024: Beras, Daging, dan Bawang Merah Mengalami Lonjakan

By
Wili Wili
Emil Audero Resmi Naturalisasi: Perkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
OlahragaTrending

Emil Audero Resmi Naturalisasi: Perkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

By
Wili Wili
Harga Emas di Pegadaian Turun Kompak, UBS dan Galeri 24 Terkoreksi per 3 Desember 2025
PeristiwaTrending

Harga Emas di Pegadaian Turun Kompak, UBS dan Galeri 24 Terkoreksi per 3 Desember 2025

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?