By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Anggota DPRD Kutim Sebut PLN Perusahaan Abal-abal Akibat Tagihan Listrik Membengkak
News

Anggota DPRD Kutim Sebut PLN Perusahaan Abal-abal Akibat Tagihan Listrik Membengkak

akurasi 2019
Last updated: Mei 20, 2020 4:45 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
dprd kutim pln
Salah satu anggota DPRD Kutim Apansyah yang mengikuti RDP dengan PT PLN terkait lonjakan tagihan. (Ella Ramlah/Akurasi.id)
SHARE
dprd kutim pln
Salah satu anggota DPRD Kutim Apansyah yang mengikuti RDP dengan PT PLN terkait lonjakan tagihan. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) memanggil PLN ULP Sangatta untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) terhadap keluhan masyarakat. Pasalnya DPRD menerima banyak keluhan masyarakat terkait lonjakan pembayaran tagihan listrik.

baca juga: Tagihan Listrik Melonjak Saat Pandemi Covid-19, PLN Kutim Tepis Adanya Kenaikan

Dalam RDP, DPRD dipimpin Wakil Ketua DPRD Kutim Arfan beserta anggota DPRD lainnya. Sedangkan dari PLN ULP Sangatta dihadiri Rizky Maulidy selaku manajer didampingi stafnya.

Arfan mengawali pertanyaan kepada PLN terkait banyaknya keluhan yang ditujukan kepada wakil rakyat tersebut. Di mana warga mengeluhkan tagihan listrik melonjak drastis. Bahkan masyarakat ada yang mengadu pembayaran listriknya bulan ini, naik hingga 100 persen.

“Masyarakat menduga PLN menaikan tarif listrik secara diam-diam, ini harus dijelaskan oleh PLN,” ucap Arfan kepada pihak PLN, Selasa (19/5/20) lalu.

Persoalan yang juga dibahas, Arfan menuturkan bahwa pendapatan masyarakat mengalami penurunan yang cukup signifikan akibat imbas pandemi Covid-19. Kata Arfan, jika memang memang ada kenaikan tarif, saat ini bukan waktu yang tepat. Dia menyatakan PLN sebagai bagian dari pemerintah ikut meringankan beban masyarakat.

“Tolong, PLN kasihani rakyat yang saat ini pendapatannya menurun. Adakah strategi lain PLN yang bisa meringankan beban masyarakat, agar tagihan listriknya tidak membengkak?” ungkapnya.

Ditambahkan Apansyah politisi asal Partai Berkarya itu mengatakan PLN merupakan perusahaan besar namun tak layak menyandang sebagai perusahaan BUMN. Pasalnya dalam pemberian layanan ke pelanggan tidak sesuai, apalagi setelah pihak PLN memaparkan jikalau perhitungan tagihan berdasarkan jumlah pemakaian selama 3 bulan terakhir.

“PLN ini bisa disebut perusahaan abal-abal tak layak masuk sebagai BUMN kalau perhitungan saja tak ada metodenya, kenapa tagihan berdasarkan asumsi, ini kan enggak logis,” tegasnya.

Sementara politisi senior dari Fraksi Gerindra David Rante menyarankan perhitungan tagihan listrik tidak berdasarkan jumlah pemakaian selama 3 bulan terakhir. Karena oknum tak bertanggung jawab dapat memanipulasi tagihan listrik pelanggan PLN.

“Jika hari ini rumah yang didatangi tutup, maka besoknya datangi lagi. Jangan langsung menghitung rata-rata. Hanya karena (pelanggan) tidak ada di tempat,” tegasnya.

David menjelaskan kenaikan tagihan listrik tak hanya dirasakan oleh masyarakat. Ia pun mengakui turut merasakan kenaikan tagihan yang signifikan. Padahal, tak ada pemakaian yang berubah. Tetapi pembayaran kian bertambah.

Dirinya menyebut sebelumnya terdapat petugas lapangan dari PT PLN yang mencatat meteran di rumahnya. Wakil rakyat ini pun mengeluhkan kenaikan tagihan tersebut. David disarankan untuk mengganti meteran.

“Tetapi setelah diganti, kenapa jadi lebih mahal? Biasa saya bayar Rp1,6 juta. Sekarang mencapai Rp2 juta. Kan ini naiknya signifikan sekali. Padahal pemakaian sama saja,” ucapnya.

Dengan demikian, David menyarankan pimpinan DPRD Kutim membentuk panitia khusus (pansus). Untuk mencari tahu penyebab kenaikan tagihan listrik di Kutim. Dari hasil RDP bersama itu, sejumlah anggota DPRD pun menginginkan hal yang sama agar membentuk pansus.

Wakil Ketua ll DPRD Kutim Arfan pun menyetujui usulan para anggota dewan yang menginginkan pembentukan pansus. Supaya wakil rakyat dapat terjun langsung menggali penyebab kenaikan tagihan listrik tersebut.

“Kita akan segera bentuk pansus. Beri kami waktu hingga usai lebaran Idulfitri. Tim pansus akan menyelesaikan permasalahan ini,” tutupnya. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:DPRD KutimPLNtagihan listrikTarif listrik Naik
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Jeffrey Hendrik Ditunjuk sebagai Pjs Direktur Utama BEI
HeadlinePeristiwa

Jeffrey Hendrik Ditunjuk sebagai Pjs Direktur Utama BEI

By
Wili Wili
Bola Liar Prostitusi Terselubung di Kawasan KPC
Hukum & KriminalNews

Bola Liar Prostitusi Terselubung di Kawasan KPC

By
akurasi 2019
Puncak HUT Bhayangkara ke-79 Digelar di Monas, Ini Daftar Jalan yang Harus Dihindari pada 1 Juli 2025
HeadlinePeristiwa

Puncak HUT Bhayangkara ke-79 Digelar di Monas, Ini Daftar Jalan yang Harus Dihindari pada 1 Juli 2025

By
Wili Wili
Lagi Asik Berenang, Bocah Asal Lok Tuan Bontang Lolos dari Terkaman Buaya Usai Bertarung Sengit Dalam Air
News

Lagi Asik Berenang, Bocah Asal Lok Tuan Bontang Lolos dari Terkaman Buaya Usai Bertarung Sengit Dalam Air

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?