By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Corak > Lahirkan Tiga Bayi Kembar di HUT Bontang, Ika Purwati Sampai Harus Disesar
CorakNews

Lahirkan Tiga Bayi Kembar di HUT Bontang, Ika Purwati Sampai Harus Disesar

akurasi 2019
Last updated: Maret 22, 2021 3:27 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Bayi Kembar tiga
Ketiga bayi kembar Ika dan Ekna masih berada di inkubator selama masa pemulihan. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)
SHARE
Bayi Kembar tiga
Ketiga bayi kembar Ika dan Ekna masih berada di inkubator selama masa pemulihan. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Pada 12 Oktober lalu, Bontang baru saja menginjakkan usianya ke-20 tahun. Pada momen bersejarah itu pun menjadi hari paling membahagiakan bagi pasangan Ekna Sugiarto (36) dan Ika Purwati (27). Pasalnya, di hari spesial itu Ika melahirkan 3 bayi kembar laki-laki.

Dialah Muhammad Zafran Attaqi lahir pada pukul 21.09 Wita dengan berat badan (BB) 1955 gram, lalu Muhammad Zifran Attaqi berbobot 1730 gram yang lahir pukul 21.11 Wita, dan terakhir Muhammad Zufran Attaqi lahir pukul 21.14 Wita dengan BB 1820 gram. Ketiga bayi kembar mereka merupakan anak kedua, ketiga, dan keempat yang lahir di RSUD Taman Husada Bontang.

Sedangkan anak pertama, Afnaina Imroatul Hasna kini berumur 6 tahun.
Saat ditemui di ruang perawatan Flamboyan 4 RSUD, Ika mengaku senang dan lega usai berjuang melahirkan ketiga putranya melalui proses operasi sesar (SC). Perempuan kelahiran Kediri, 4 Juli 1991 ini mengaku pada kehamilan keempatnya tersebut hanya mengalami mual seperti ibu hamil pada umumnya.

Pada usia kandungan 3 bulan, hasil USG Ika menunjukkan bahwa dia mengandung bayi triplet alias kembar tiga. “Awalnya saya kaget tapi senang juga. Karena memang suami ada gen kembar dari keluarganya,” terangnya saat ditemui Akurasi.id, Selasa (15/10/19).

Bayi kembar yang di kandung Ika terpaksa lahir pada usia kandungan 8 bulan setengah. Saat dia kontrol kehamilan rutin, dokter menyarankan untuk segera melakukan operasi.

Pasalnya jumlah air ketuban milik Ika tinggal sedikit. Sehingga tidak disarankan untuk melahirkan secara normal. Pasca bersalin pun Ika belum bisa mendekap buah hatinya lantaran harus dirawat dalam inkubator di ruang NICU.

“Sementara minum susu formula dulu. Nanti kalau sudah keluar (dari ruang NICU) saya beri ASI eksklusif,” imbuhnya.
Lahir di hari jadi Kota Taman –sebutan Bontang—, Ika berharap bayi trio Z menjadi anak yang sehat, kuat, cerdas, saleh, dan berguna bagi agama, bangsa, dan negaranya. Terutama bermanfaat bagi kota kelahirannya sendiri di Bontang.

Bayi Kembar tiga
Ika bersama perawat dan dokter RSUD Taman Husada Bontang. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)

Direktur RSUD Taman Husada Bontang dr I Gusti Made Suardika melalui Kepala Seksi Pelayanan dan Pengembangan Medik dr I Wayan Santika menuturkan kini RSUD Taman Husada Bontang sudah siap menangani pasien dengan risiko tinggi, salah satunya kasus melahirkan kembar 3. Apalagi kini rumah sakit yang berada di Jalan Letjen S Parman nomor 1 ini sudah memiliki ruang neonatal intensive care unit (NICU) dengan fasilitas yang lebih lengkap. Kata dia, ke depannya pihaknya akan terus berkembang.

“Kita juga ada 3 dokter spesialis anak yang berkompeten dibidang itu,” tuturnya.
Kelahiran tripled di RSUD tidak hanya terjadi 2019 saja. Pada 2007, 2009, dan 2018 lalu rumah sakit pelat merah ini juga pernah menangani kasus ibu melahirkan bayi triplet. Bahkan, perkiraan di akhir Oktober ini juga ada calon pasien hamil kembar 3 yang berencana melakukan persalinan di RSUD Taman Husada Bontang.

Iklan mahyunadi lagi

Dr Khairul Amin Dalimunthe, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi yang menangani proses kelahiran bayi Ika ini mengungkapkan kasus kelahiran berisiko tinggi. Kata dia, Ika merupakan pasien yang diwajibkan kontrol sesuai jadwal untuk mengetahui perkembangan bayi kembarnya.

“Risiko kelahiran prematur lebih besar dan kemungkinan terjadi kelainan lain juga lebih besar, makanya wajibkan untuk kontrol,” ucapnya.

Khairul menjelaskan proses persalinan tidak dapat dilakukan secara normal, sebab usia kandungan Ika masih 8 bulan 15 hari. Kata dia, kondisi sang ibu yang kurang baik membuat pihaknya memutuskan untuk melakukan operasi sesar.

“Persalinannya dilakukan secara sesar dikarenakan kondisi air ketuban yang sedikit dan tensinya tinggi sehingga mempersulit rencana persalinan secara spontan,” pungkasnya. (*)

Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:Bayi Kembar tigaHUT kota BontangRSUD Taman Husada Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Harga Emas Antam Turun Rp40.000, Kini Rp2.878.000 per Gram
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Turun Rp40.000, Kini Rp2.878.000 per Gram

By
Wili Wili
Coblos Sepuluh Kali di Pemilu, Pelaku Terancam Hukuman Berat
Hukum & KriminalTrending

Coblos Sepuluh Kali di Pemilu, Pelaku Terancam Hukuman Berat

By
akurasi 2019
BLT Rp900 Ribu Cair untuk 35 Juta Keluarga, Seskab: Anggaran Rp30 Triliun Hasil Efisiensi Pemerintah
HeadlinePeristiwa

BLT Rp900 Ribu Cair untuk 35 Juta Keluarga, Seskab: Anggaran Rp30 Triliun Hasil Efisiensi Pemerintah

By
Wili Wili
PDAM Jamin Persediaan Air Bersih untuk Perayaan Idulkurban
Corak

PDAM Jamin Persediaan Air Bersih untuk Perayaan Idulkurban

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?