By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Seskab Teddy: Tarif Impor AS untuk Indonesia Bisa Lebih Rendah dari 19 Persen, Masih Berpeluang Turun
HeadlineKabar Politik

Seskab Teddy: Tarif Impor AS untuk Indonesia Bisa Lebih Rendah dari 19 Persen, Masih Berpeluang Turun

Wili Wili
Last updated: Februari 21, 2026 12:45 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Seskab Teddy: Tarif Impor AS untuk Indonesia Bisa Lebih Rendah dari 19 Persen, Masih Berpeluang Turun
Seskab Teddy: Tarif Impor AS untuk Indonesia Bisa Lebih Rendah dari 19 Persen, Masih Berpeluang Turun. Foto: Setpres.
SHARE

Akurasi.id – Pemerintah Indonesia resmi menyepakati perjanjian perdagangan dengan Amerika Serikat (AS) melalui skema tarif resiprokal sebesar 19 persen. Kesepakatan tersebut tertuang dalam Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang diteken langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump di Washington DC, Kamis (19/2/2026) waktu setempat.

Contents
  • Tarif Turun dari 32 Persen Jadi 19 Persen
  • Diplomasi Personal Jadi Kunci

Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya menyebutkan bahwa angka tarif 19 persen tersebut masih berpeluang turun kembali. Hal itu disampaikan setelah adanya pertemuan bilateral antara kedua kepala negara usai penandatanganan perjanjian.

“Setelah pelaksanaan penandatanganan, kemudian Presiden Prabowo dan Presiden Trump melaksanakan pertemuan kurang lebih sekitar 30 menit. Tentunya banyak pembicaraan di sana,” ujar Teddy dalam keterangan yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (20/2/2026).

Menurut Teddy, hasil pertemuan tersebut membuka kemungkinan perbaikan tarif ke depan. “Kita tunggu saja. Mungkin dalam waktu dekat, yang sekarang 19 persen, ke depan akan menjadi lebih baik lagi untuk Indonesia,” tambahnya.

Tarif Turun dari 32 Persen Jadi 19 Persen

Teddy mengungkapkan bahwa tarif impor yang awalnya dikenakan Amerika Serikat terhadap produk Indonesia mencapai 32 persen. Namun setelah melalui proses negosiasi, kedua negara sepakat menurunkannya menjadi 19 persen.

Selain itu, terdapat kesepakatan tarif 0 persen untuk 1.819 produk unggulan Indonesia, khususnya di sektor pertanian dan industri. Produk tersebut meliputi kopi, kakao, minyak kelapa sawit, hingga semikonduktor.

“Yang kedua, ada tarif 0 persen untuk 1.819 produk unggulan, khususnya di bidang pertanian dan industri,” jelas Teddy.

Kesepakatan ini dinilai menjadi peluang besar bagi ekspor Indonesia ke pasar Amerika Serikat, sekaligus memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.

Diplomasi Personal Jadi Kunci

Teddy juga menekankan pentingnya diplomasi langsung dan kedekatan personal antar kepala negara dalam proses negosiasi. Ia menyebut Presiden Prabowo memainkan peran strategis melalui pendekatan personal kepada Presiden Trump.

“Dalam perundingan antarnegara, kedekatan personal diperlukan untuk memperoleh kesepakatan bersama yang saling menguntungkan kedua belah pihak,” kata Teddy melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet, Sabtu (21/2/2026).

Ia menambahkan bahwa Prabowo menjadi satu-satunya kepala negara yang melakukan pertemuan bilateral langsung dengan Trump pada agenda KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian untuk Gaza, yang dihadiri lebih dari 15 kepala negara.

“Apalagi di hari tersebut turut hadir lebih dari 15 kepala negara namun hanya Indonesia yang melakukan kesepakatan langsung,” ujarnya.

Menurut Teddy, dalam proses perjanjian tersebut juga terdapat pembicaraan tertutup antara kedua pemimpin negara. Diplomasi tersebut, katanya, bertujuan untuk memberikan manfaat maksimal bagi rakyat Indonesia.

Perjanjian ART mengatur total 1.819 pos tarif dan menjadi tonggak baru dalam hubungan dagang kedua negara, dengan harapan dapat mendorong peningkatan ekspor, investasi, serta pertumbuhan ekonomi nasional.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Agreement on Reciprocal TradeAirlangga HartartoART Indonesia ASDiplomasi IndonesiaDonald Trumpekspor IndonesiaPerjanjian Dagang Indonesia ASPrabowo Subiantotarif impor ASTarif Resiprokal
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar
  • rakyatjp berkata:
    September 3, 2026 pukul 2:51 am

    [1490]RakyatJP: Login Resmi & Slot Gacor Hari Ini Deposit Pulsa,rakyatjp menyediakan akses login resmi dengan pilihan judi casino deposit pulsa. Download APK sekarang untuk akses mudah dan pelajari cara main baccarat online. visit: rakyatjp

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Kabut Asap Selimuti Singapura, Kualitas Udara Masuk Level Tidak Sehat

Akurasi.id - Kualitas udara di Singapura memburuk sejak Kamis, 4 September 2026.…

Fuel Surcharge Naik, Siap-siap Harga Tiket Pesawat Ikutan Naik

Akurasi.id - Calon penumpang siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sejumlah maskapai penerbangan…

Rencana Beli BBM Subsidi Pakai STNK Dibatalkan Pertamina, Ini Alasannya

Akurasi.id - Rencana kewajiban menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK saat…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Manchester United Percaya Diri Hadapi Lag Kedua Usai Raih Hasil Imbang di Camp Nou
HeadlineOlahragaRagam

Manchester United Percaya Diri Hadapi Lag Kedua Usai Raih Hasil Imbang di Camp Nou

By
akurasi 2019
Kakorlantas: Kecelakaan Lalu Lintas Selama Lebaran 2026 Menurun
HeadlinePeristiwa

Kakorlantas: Kecelakaan Lalu Lintas Selama Lebaran 2026 Menurun

By
Wili Wili
Pasangan ABDI Tak Lolos Jalur Perseorangan, Bapaslon Akan Ajukan Gugatan ke PTUN
Kabar Politik

Pasangan ABDI Tak Lolos Jalur Perseorangan, Bapaslon Akan Ajukan Gugatan ke PTUN

By
akurasi 2019
Maruarar Sirait Mundur dari PDIP untuk Mengikuti Jokowi, Bekas Partai Merespon
HeadlineTrending

Maruarar Sirait Mundur dari PDIP untuk Mengikuti Jokowi, Bekas Partai Merespon

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?