By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Pemerintah Bangun 70 Ribu Koperasi Desa Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Pedesaan
HeadlineKabar Politik

Pemerintah Bangun 70 Ribu Koperasi Desa Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Pedesaan

Wili Wili
Last updated: Maret 4, 2025 2:38 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Pemerintah Bangun 70 Ribu Koperasi Desa Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Pedesaan
Pemerintah Bangun 70 Ribu Koperasi Desa Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Pedesaan. Foto: Ist.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id – Pemerintah Indonesia akan membangun Koperasi Desa Merah Putih di 70.000 desa sebagai upaya memperkuat perekonomian pedesaan. Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, menjelaskan bahwa koperasi ini akan menjadi pusat kegiatan ekonomi yang terintegrasi dengan sistem pertanian dan distribusi pangan di desa.

Contents
  • Dukungan Pemerintah dan Sumber Pendanaan
  • Manfaat Koperasi Desa Merah Putih

Budi Arie menyebutkan bahwa implementasi Kopdes Merah Putih akan dilakukan melalui tiga model, yaitu:

  1. Membangun koperasi baru.
  2. Merevitalisasi koperasi yang sudah ada.
  3. Mengembangkan koperasi yang telah berjalan.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi desa, pembentukan koperasi ini juga bertujuan untuk memangkas rantai distribusi yang selama ini merugikan produsen dan konsumen. Dengan adanya koperasi ini, harga barang di tingkat masyarakat diharapkan menjadi lebih terjangkau.

Dukungan Pemerintah dan Sumber Pendanaan

Presiden RI Prabowo Subianto telah memberikan arahan langsung dalam rapat terbatas untuk membentuk Koperasi Desa Merah Putih di setiap desa. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa program ini akan didanai dari Dana Desa yang sudah ada.

“Anggaran berasal dari Dana Desa yang diberikan pemerintah sebesar Rp1 miliar per tahun. Dalam lima tahun, total anggaran yang bisa dialokasikan mencapai Rp5 miliar per desa. Namun, pendanaan awal tetap dibutuhkan,” ujar Zulkifli Hasan.

Pemerintah juga akan melibatkan Himpunan Bank Negara (Himbara) dalam pendanaan awal guna memastikan koperasi dapat beroperasi dengan optimal sejak tahap awal. Desa yang mendapatkan dana tersebut nantinya akan mengangsur dalam kurun waktu tiga hingga lima tahun.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, juga mengungkapkan bahwa pemerintah akan merevisi Peraturan Mendes Nomor 2 Tahun 2024 agar dana desa bisa lebih fokus dialokasikan untuk pengembangan Kopdes Merah Putih. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Manfaat Koperasi Desa Merah Putih

Dengan kehadiran Koperasi Desa Merah Putih, sekitar 64.000 kelompok tani akan bermigrasi menjadi koperasi distribusi pupuk bersubsidi. Sistem pertanian dan distribusi pangan juga akan lebih terintegrasi sehingga mendukung ketahanan pangan nasional. Selain itu, koperasi ini juga akan menyediakan gudang penyimpanan serta enam gerai di setiap desa untuk mendukung pemasaran hasil pertanian lokal.

“Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih akan memutus mata rantai distribusi yang selama ini merugikan produsen dan konsumen. Dengan begitu, harga-harga di masyarakat bisa lebih murah,” ujar Budi Arie.

Program ini juga akan melibatkan generasi muda untuk berpartisipasi dalam pengelolaan koperasi, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja baru di desa dan meningkatkan keterampilan manajerial dalam sistem ekonomi berbasis koperasi.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap desa-desa di Indonesia dapat berkembang lebih maju dan mandiri, serta berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:dana desadistribusi panganEkonomi DesaKementerian Koperasikoperasi desakoperasi merah putihkoperasi pertanianPertumbuhan EkonomiPrabowo SubiantoUKM Indonesia
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ditetapkan DPRD, Basri-Najirah Mulai Menjabat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang 23 Maret 2021
Kabar Politik

Ditetapkan DPRD, Basri-Najirah Mulai Menjabat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang 23 Maret 2021

By
Devi Nila Sari
Oppenheimer: Film
Covered StoryHeadline

Oppenheimer: Film

By
akurasi 2019
Bendungan Sepaku dan Persemaian Benih Mentawir Langkah Awal Jokowi Bangun IKN Nusantara
BirokrasiHeadline

Bendungan Sepaku dan Persemaian Benih Mentawir Langkah Awal Jokowi Bangun IKN Nusantara

By
Redaksi Akurasi.id
Tim Transisi IKN Nusantara Sudah Resmi Terbentuk, Berikut Nama dan Tugasnya!
HeadlineTrending

Tim Transisi IKN Nusantara Sudah Resmi Terbentuk, Berikut Nama dan Tugasnya!

By
Redaksi Akurasi.id
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?