By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Pemprov DKI dan Banten Sepakati Pembangunan MRT Kembangan–Balaraja Sepanjang 30 Km
HeadlineKabar Politik

Pemprov DKI dan Banten Sepakati Pembangunan MRT Kembangan–Balaraja Sepanjang 30 Km

Wili Wili
Last updated: Februari 5, 2026 12:45 pm
By
Wili Wili
Share
4 Min Read
Pemprov DKI dan Banten Sepakati Pembangunan MRT Kembangan–Balaraja Sepanjang 30 Km
Pemprov DKI dan Banten Sepakati Pembangunan MRT Kembangan–Balaraja Sepanjang 30 Km. Foto: Liputan6.com.
SHARE

Akurasi.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi Banten resmi menjalin kerja sama pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Lintas Timur–Barat Fase 2 rute Kembangan–Balaraja sepanjang sekitar 30 kilometer. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang melibatkan PT MRT Jakarta bersama delapan pengembang swasta di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Penandatanganan MoU disaksikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Banten Andra Soni. Proyek MRT Kembangan–Balaraja dirancang sebagai penghubung kawasan hunian, kawasan industri, serta pusat-pusat pertumbuhan baru di wilayah DKI Jakarta dan Provinsi Banten.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut kerja sama lintas wilayah ini sebagai langkah bersejarah dalam pengembangan transportasi massal terintegrasi di kawasan aglomerasi Jabodetabek.

“Hari ini kita mencatat sejarah penting kerja sama antara Pemerintah Banten dan Pemerintah Jakarta untuk pengembangan MRT. Kita melakukan penandatanganan nota kesepakatan MRT Lintas Timur–Barat Fase 2, yaitu trase Kembangan–Balaraja, antara PT MRT dengan pengembang yang ada di sekitar lokasi trayek,” ujar Pramono.

Menurut Pramono, proyek ini akan memberikan manfaat luas bagi kedua daerah, terutama dalam memperluas jangkauan layanan transportasi massal dan mewujudkan sistem transportasi terintegrasi Jakarta dan sekitarnya.

“Saya membayangkan ketika MRT Utara–Selatan sudah sampai Kota Tua dan Barat–Timur tersambung hingga Balaraja, maka sistem transportasi Jakarta dan aglomerasi akan benar-benar terwujud,” katanya.

Senada dengan itu, Gubernur Banten Andra Soni menilai pembangunan MRT Kembangan–Balaraja merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing wilayah dan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Banten meyakini bahwa pembangunan transportasi massal yang terintegrasi adalah fondasi bagi peningkatan daya saing wilayah dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Andra.

Ia juga berharap proyek ini dapat menjadi solusi atas persoalan kemacetan yang selama ini membebani ruas jalan di Jakarta dan Banten.

“Mudah-mudahan jika rencana ini terlaksana, dapat mengurangi beban jalan di Jakarta dan Banten,” ujarnya.

Pramono Anung menargetkan pembangunan fisik MRT Kembangan–Balaraja dapat dimulai dalam kurun waktu satu hingga dua tahun ke depan, dengan mengadopsi pengalaman pembangunan MRT Utara–Selatan, termasuk kerja sama dengan institusi internasional dan Kementerian Keuangan.

“Kami berharap 1–2 tahun ke depan pembangunan sudah bisa dimulai. Ini akan sangat baik bagi Jakarta, Banten, dan transportasi di Indonesia,” kata Pramono.

Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat menjelaskan bahwa keterlibatan MRT Jakarta dalam proyek Lintas Timur–Barat Fase 2 merupakan bagian dari mandat pemerintah, khususnya dalam pengembangan kawasan berbasis transit atau Transit Oriented Development (TOD).

“Kami memiliki tanggung jawab untuk mengoptimalkan pengembangan kawasan transit dengan radius 700 meter dari stasiun,” ujar Tuhiyat.

Ia menambahkan, MRT Lintas Timur–Barat memiliki nilai strategis karena menghubungkan kawasan hunian hingga kawasan industri di Jakarta dan Banten. MRT Jakarta juga mengambil inisiatif untuk mendorong konektivitas dan efisiensi anggaran proyek melalui kerja sama studi dengan para pengembang, khususnya di wilayah Banten.

“Studi ini diharapkan dapat membantu Kementerian Perhubungan dalam perencanaan kelembagaan dan keuangan proyek MRT Lintas Timur–Barat Fase 2 dari Kembangan menuju Balaraja,” pungkasnya.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Andra SoniInfrastruktur TransportasiKemacetan JabodetabekMRT JakartaMRT Jakarta BantenMRT Kembangan BalarajaMRT Lintas Timur BaratPramono Anung.TOD Jakartatransportasi massal
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Polisi Meningkatkan Kasus Dugaan Pemerasan oleh Firli Bahuri ke Tahap Penyidikan
HeadlineTrending

Polisi Meningkatkan Kasus Dugaan Pemerasan oleh Firli Bahuri ke Tahap Penyidikan

By
akurasi 2019
Area Pelabuhan Loktuan Kumuh, Komisi III DPRD Minta Dishub Perhatikan Lingkungan Sekitar
Kabar Politik

Area Pelabuhan Loktuan Kumuh, Komisi III DPRD Minta Dishub Perhatikan Lingkungan Sekitar

By
Devi Nila Sari
Rindu Bertemu Anak, Seorang Tahanan Nekat Kabur dari Penjara
HeadlineHukum & Kriminal

Rindu Bertemu Anak, Seorang Tahanan Nekat Kabur dari Penjara

By
Devi Nila Sari
Pemerintah Ijinkan Halal Bihalal Lebaran Tapi Tak Boleh Makan Minum
BirokrasiHeadline

Pemerintah Ijinkan Halal Bihalal Lebaran Tapi Tak Boleh Makan Minum

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?