By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Mensos Soroti Kasus Siswa SD di NTT Yang Mengakhiri Hidupnya Diduga Tak Mampu Beli Alat Tulis
PeristiwaTrending

Mensos Soroti Kasus Siswa SD di NTT Yang Mengakhiri Hidupnya Diduga Tak Mampu Beli Alat Tulis

Wili Wili
Last updated: Februari 4, 2026 10:14 am
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Mensos Soroti Kasus Siswa SD di NTT Yang Mengakhiri Hidupnya Diduga Tak Mampu Beli Alat Tulis
Mensos Soroti Kasus Siswa SD di NTT Yang Mengakhiri Hidupnya Diduga Tak Mampu Beli Alat Tulis. Foto: Liputan6.com.
SHARE

Akurasi.id – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyoroti serius kasus meninggalnya seorang siswa Sekolah Dasar (SD) berinisial YBS di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bocah berusia 10 tahun itu diduga nekat mengakhiri hidupnya karena tidak mampu membeli buku dan pulpen seharga Rp10 ribu.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Kamis siang (29/1/2026). YBS, yang merupakan siswa kelas IV SD, ditemukan tewas gantung diri di dahan pohon cengkih dekat sebuah pondok tempat ia tinggal bersama neneknya yang berusia sekitar 80 tahun.

Menurut keterangan saksi mata, Gregorius Kodo, kondisi keluarga korban sangat memprihatinkan. YBS memilih tinggal bersama sang nenek karena keterbatasan ekonomi keluarga. Saat kejadian berlangsung, nenek korban sedang berada di rumah tetangga.

Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf, menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius Kementerian Sosial (Kemensos) bersama pemerintah daerah.

“Ini menjadi atensi kita bersama. Kita harus memperkuat pendampingan dan data agar tidak ada keluarga tidak mampu yang luput dari perhatian,” ujar Gus Ipul di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Mensos menekankan pentingnya penguatan data sosial, khususnya untuk menjangkau masyarakat kategori miskin ekstrem (desil-1) dan miskin (desil-2). Menurutnya, data yang akurat menjadi kunci agar negara dapat memberikan perlindungan, rehabilitasi, serta pemberdayaan secara tepat sasaran.

“Bagaimana data ini kita perbaiki sebaik mungkin, sehingga kita bisa menjangkau seluruh keluarga yang memang memerlukan perlindungan dan pendampingan,” tambahnya.

Diketahui, ayah YBS telah meninggal dunia sejak korban masih dalam kandungan. Ibunya yang bekerja sebagai petani dan buruh serabutan harus menafkahi lima orang anak. Sebelum kejadian, YBS sempat meminta uang kepada ibunya untuk membeli alat tulis, namun permintaan itu tidak dapat dipenuhi karena keterbatasan ekonomi.

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sepucuk surat tulisan tangan yang ditujukan kepada ibu korban. Surat tersebut ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

Kasus ini menambah daftar panjang persoalan kemiskinan ekstrem yang berdampak langsung pada anak-anak, sekaligus menjadi alarm bagi pemerintah untuk memperkuat jaring pengaman sosial dan pendampingan bagi keluarga rentan, khususnya di daerah tertinggal.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:alat tulis sekolahanak gantung diriBerita Nasionaldata kemiskinanGus IpulkemensosKemiskinan EkstremMensos Saifullah YusufNgada NTTPerlindungan Anaksiswa SD NTT
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pacu Jalur Kuansing Makin Mendunia, Tarian Togak Luan Curi Perhatian Dunia
PeristiwaTrending

Pacu Jalur Kuansing Makin Mendunia, Tarian Togak Luan Curi Perhatian Dunia

By
Wili Wili
kkp sangatta
Trending

Selain Aktivitas Perkapalan Diperketat, KKP Juga Terapkan Ini Antisipasi Corona di Kutim

By
akurasi 2019
Fariz RM Kembali Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Sudah Keempat Kalinya
Hukum & KriminalTrending

Fariz RM Kembali Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Sudah Keempat Kalinya

By
Wili Wili
PDI-P Tanggapi Sindiran Istana Mengenai Penggunaan Private Jet oleh Megawati Soekarnoputri
HeadlinePeristiwa

PDI-P Tanggapi Sindiran Istana Mengenai Penggunaan Private Jet oleh Megawati Soekarnoputri

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?