By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung Akhir 2027, Pramono Anung: Harus Tuntas dan Menyeluruh
HeadlineKabar Politik

Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung Akhir 2027, Pramono Anung: Harus Tuntas dan Menyeluruh

Wili Wili
Last updated: Januari 27, 2026 3:52 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung Akhir 2027, Pramono Anung: Harus Tuntas dan Menyeluruh
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung Akhir 2027, Pramono Anung: Harus Tuntas dan Menyeluruh. Foto: Detikcom.
SHARE

Akurasi.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan proyek normalisasi Kali Cakung Lama di Jakarta Utara rampung pada akhir 2027. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan normalisasi kali tersebut tidak boleh dilakukan secara sepotong-sepotong dan harus diselesaikan secara menyeluruh sebagai upaya penanganan banjir jangka menengah.

Hal itu disampaikan Pramono saat meninjau langsung pengerukan Kali Cakung Lama di kawasan Rawa Indah, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (27/1/2026). Menurutnya, proyek normalisasi menjadi langkah penting untuk mengurangi dampak banjir yang selama ini kerap melanda wilayah Kelapa Gading, Sukapura, Cilincing, hingga Semper Barat.

“Normalisasi Kali Cakung Lama ini saya putuskan tidak boleh kerjanya sepotong-sepotong. Harus sampai selesai. Targetnya akhir 2027 rampung,” kata Pramono.

Pramono menjelaskan, normalisasi akan dilakukan sepanjang 8,5 kilometer dengan total volume pengerukan sekitar 45 ribu meter kubik yang terbagi dalam 17 segmen. Selain pengerukan, Pemprov DKI juga akan melakukan pelebaran sungai, terutama di bagian muara dan hilir yang selama ini mengalami penyempitan akibat sedimentasi dan bangunan warga.

“Di muaranya justru harus lebih lebar. Nanti akan kita lebarkan, bahkan sampai 15 meter,” ujarnya.

Untuk mendukung pelebaran sungai, Pemprov DKI memastikan akan melakukan pembebasan lahan di sejumlah titik, khususnya di area bantaran sungai yang telah dipadati bangunan. Bangunan yang berdiri di atas atau sangat dekat dengan badan sungai akan ditertibkan dan area tersebut akan dialihfungsikan menjadi jalan inspeksi.

“Pasti akan ada pembebasan lahan. Terutama di bagian yang rumahnya sudah hampir di atas sungai. Kalau memang harus dibebaskan, ya akan kita lakukan,” tegas Pramono.

Pramono menambahkan, penanganan banjir di Jakarta tidak bisa dilakukan hanya dengan satu pendekatan. Menurutnya, strategi jangka pendek, menengah, dan panjang harus berjalan bersamaan, termasuk normalisasi sungai dan proyek pengendalian banjir lainnya.

“Secara tata ruang, Jakarta ini tidak mungkin bebas genangan sama sekali. Tapi dengan normalisasi ini, dampak banjir yang selama ini terjadi mudah-mudahan bisa tertangani dengan lebih baik,” ucapnya.

Selama bertahun-tahun, Kali Cakung Lama mengalami penyempitan dan pendangkalan, terutama di bagian hilir. Kondisi tersebut diperparah dengan keberadaan permukiman di bantaran hingga badan sungai yang menghambat aliran air. Akibatnya, saat curah hujan tinggi, air kerap meluap dan menyebabkan banjir di kawasan permukiman serta jalur utama Jakarta Utara.

Normalisasi Kali Cakung Lama kini menjadi salah satu proyek prioritas Pemprov DKI Jakarta dalam upaya mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kapasitas aliran sungai di wilayah Jakarta Utara.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Banjir Jakarta UtaraInfrastruktur JakartaJakarta UtaraKali CakungNormalisasi Kali Cakung LamaPemprov DKI Jakartapenanganan banjirPramono Anung.
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar
  • wexcams berkata:
    September 15, 2026 pukul 6:35 pm

    It’s not mmy first time tto payy a quick viszit this website, i aam browsing thyis
    sire dailly annd geet njce facts frm hwre daily.

    xnxx

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ridwan Kamil Siap Kooperatif Usai Rumahnya Digeledah KPK dalam Kasus Bank BJB
HeadlinePeristiwa

Ridwan Kamil Siap Kooperatif Usai Rumahnya Digeledah KPK dalam Kasus Bank BJB

By
Wili Wili
Sukses Turunkan Emisi GRK, Kaltim Dapat Insentif Rp1,7 Triliun
HeadlineLingkunganRagam

Sukses Turunkan Emisi GRK, Kaltim Dapat Insentif Rp1,7 Triliun

By
Devi Nila Sari
Pemerintah Batasi Satu NIK untuk 9 Nomor dan Dorong Migrasi ke eSIM Demi Cegah Kejahatan Digital
HeadlinePeristiwa

Pemerintah Batasi Satu NIK untuk 9 Nomor dan Dorong Migrasi ke eSIM Demi Cegah Kejahatan Digital

By
Wili Wili
Dayung Bersambut, Usulan Pembentukan Universitas Islam Penajam oleh DPRD PPU Diamini DPRD Kaltim
Kabar Politik

Dayung Bersambut, Usulan Pembentukan Universitas Islam Penajam oleh DPRD PPU Diamini DPRD Kaltim

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?