By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Olahraga > Indonesia vs Lebanon FIFA Matchday: Ujian Sesungguhnya Patrick Kluivert
OlahragaTrending

Indonesia vs Lebanon FIFA Matchday: Ujian Sesungguhnya Patrick Kluivert

Wili Wili
Last updated: September 8, 2025 4:24 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Indonesia vs Lebanon FIFA Matchday: Ujian Sesungguhnya Patrick Kluivert
Indonesia vs Lebanon FIFA Matchday: Ujian Sesungguhnya Patrick Kluivert. Foto: Antara.
SHARE

Akurasi.id – Timnas Indonesia akan menghadapi Lebanon pada laga uji coba FIFA Matchday September 2025. Pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (8/9/2025) malam WIB, dan disiarkan langsung pukul 20.30 WIB.

Contents
  • Eksperimen Formasi Patrick Kluivert
  • Skuad Terbaik Siap Diturunkan
  • Pemain Naturalisasi Jadi Sorotan
  • Ujian Serius Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

Laga ini menjadi ujian kedua bagi Patrick Kluivert setelah sebelumnya berhasil membawa Indonesia menang telak 6-0 atas Taiwan. Jika melawan Taiwan Kluivert menurunkan banyak pemain cadangan, kali ini ia diprediksi bakal memainkan skuad terbaiknya.


Eksperimen Formasi Patrick Kluivert

Sejak awal melatih Indonesia, Patrick Kluivert masih mengandalkan formasi 3-4-3 peninggalan Shin Tae-yong. Namun pada laga kontra Taiwan, Kluivert mulai bereksperimen dengan pola 4-2-3-1 yang berubah menjadi 4-4-2 saat bertahan.

Eksperimen itu berjalan mulus dengan kemenangan besar. Namun, lawan yang dihadapi memang jauh di bawah level Indonesia. Ujian sebenarnya datang saat menghadapi Lebanon yang menempati peringkat 112 FIFA, unggul enam posisi di atas Indonesia (118).


Skuad Terbaik Siap Diturunkan

Beberapa pemain inti yang diistirahatkan kontra Taiwan kemungkinan besar akan tampil sejak menit awal melawan Lebanon. Nama-nama seperti Jay Idzes, Justin Hubner, Kevin Diks, dan Calvin Verdonk siap memperkuat lini belakang.

Di lini tengah, duet Thom Haye dan Joey Pelupessy berpeluang dimainkan sejak awal. Sementara Nathan Tjoe-A-On yang tampil apik lawan Taiwan juga diprediksi kembali mengisi posisi penting sebagai motor permainan.


Pemain Naturalisasi Jadi Sorotan

Dua pemain naturalisasi anyar, Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans, juga berpotensi kembali mendapat menit bermain. Khusus Jonathans, ia tampil gemilang melawan Taiwan dan dijuluki sebagai “Arjen Robben Indonesia” berkat gaya bermainnya yang menusuk dari sisi sayap.

Absennya Ole Romeny membuat persaingan di lini depan semakin menarik. Marselino Ferdinan yang belum tampil maksimal juga diharapkan bisa menemukan performa terbaiknya.


Ujian Serius Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pertandingan melawan Lebanon bukan sekadar laga persahabatan. Hasil positif bisa mendongkrak peringkat FIFA Indonesia sekaligus menjadi persiapan penting sebelum menghadapi laga berat di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Irak dan Arab Saudi.

Patrick Kluivert pun menegaskan akan menguji formula idealnya dengan formasi 4-4-2. Jika berjalan mulus, strategi ini bisa menjadi senjata utama Garuda di ajang resmi nanti.

Timnas Indonesia berada di jalur positif setelah mengalahkan Taiwan. Namun, duel kontra Lebanon akan benar-benar menguji racikan strategi Patrick Kluivert. Dengan skuad terbaiknya yang siap turun, publik menantikan apakah Garuda mampu kembali tampil impresif atau justru terpeleset menghadapi lawan yang setara.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:FIFA Matchdayindonesia vs lebanonJay IdzesKualifikasi Piala Dunia 2026Miliano JonathansPatrick KluivertPrediksi Timnas IndonesiaTimnas IndonesiaTimnas Lebanon
Share This Article
Facebook Copy Link Print
2 Komentar 2 Komentar
  • binance berkata:
    Juli 15, 2026 pukul 12:58 am

    Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks!

    Reply
  • 注册以获取100 USDT berkata:
    Mei 26, 2026 pukul 8:56 am

    Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you. https://www.binance.bh/register?ref=IHJUI7TF

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Penipu Jual Beli Tanah Ditangkap, Korban Rugi Rp 39 Juta
RagamTrending

Penipu Jual Beli Tanah Ditangkap, Korban Rugi Rp 39 Juta

By
Devi Nila Sari
Flyer klarifikasi RSIB
Trending

Beredar Informasi Anak 8 Tahun Positif Covid-19 Akibat Kebohongan Orang Tua, RSIB Klarifikasi Melalui Flyer

By
akurasi 2019
Jenazah Pramugari Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Teridentifikasi
PeristiwaTrending

Jenazah Pramugari Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Teridentifikasi

By
Wili Wili
Aksi Demonstrasi Pengemudi Ojol di Depan Kantor Kemnaker: Tuntut Pemberian THR dan Kesejahteraan Pekerja
PeristiwaTrending

Aksi Demonstrasi Pengemudi Ojol di Depan Kantor Kemnaker: Tuntut Pemberian THR dan Kesejahteraan Pekerja

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?