By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Satpam RS Mitra Keluarga Bekasi Dianiaya hingga Koma Dua Kali, Pelaku Ditangkap setelah 12 Hari Kabur
Hukum & KriminalTrending

Satpam RS Mitra Keluarga Bekasi Dianiaya hingga Koma Dua Kali, Pelaku Ditangkap setelah 12 Hari Kabur

Wili Wili
Last updated: April 12, 2025 1:16 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Satpam RS Mitra Keluarga Bekasi Dianiaya hingga Koma Dua Kali, Pelaku Ditangkap setelah 12 Hari Kabur
Satpam RS Mitra Keluarga Bekasi Dianiaya hingga Koma Dua Kali, Pelaku Ditangkap setelah 12 Hari Kabur. Foto: Detik.
SHARE

Akurasi.id – Proses hukum atas dugaan penganiayaan yang menimpa Sutiyono (39), petugas keamanan Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat, terus berjalan. Kejadian tragis ini terjadi pada Sabtu malam, 29 Maret 2025, ketika Sutiyono menegur seorang pengunjung yang parkir sembarangan dengan kendaraan berknalpot bising di area Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Pengunjung tersebut, diketahui berinisial AFET (25), merupakan anggota keluarga pasien. Ia tidak terima ditegur, lalu melakukan kekerasan fisik terhadap Sutiyono hingga korban mengalami kejang dan muntah darah. Akibatnya, Sutiyono sempat koma selama beberapa hari dan harus dirawat intensif di ruang ICU.

Korban Sempat Pulih, Lalu Kembali Koma
Setelah sempat membaik dan pulang ke rumah, kondisi Sutiyono kembali memburuk. Dua hari setelah kepulangan, korban mengalami koma lagi dan kembali dirawat di rumah sakit. Total, Sutiyono mengalami dua kali koma akibat insiden ini.

Ancaman dan Intimidasi Saat Mediasi
Kuasa hukum korban, Subadria Nuka, menyampaikan bahwa selain dianiaya, korban juga mendapatkan perlakuan intimidatif dari pihak pelaku saat proses mediasi. Dalam pernyataannya, pihak pelaku menyebutkan ucapan bernada merendahkan dan ancaman terkait keterlibatan organisasi masyarakat (ormas) dan kedekatan dengan pihak kepolisian.

“Ada kata-kata, ‘jangan macam-macam kamu, kalian orang miskin,’ serta ‘saya bisa gerakkan FBR se-Bekasi, saya juga punya pegangan orang Polda’,” ungkap Subadria di Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (11/4).

Pernyataan ini dibantah oleh kuasa hukum AFET, M Syafrie Noor, yang menegaskan tidak ada intimidasi dari pihak kliennya.

Pelaku Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta
Setelah sempat menghilang selama 12 hari dan diketahui berada di Pontianak, AFET akhirnya ditangkap oleh polisi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis malam (10/4). Sebelumnya, polisi telah melayangkan surat panggilan pemeriksaan, namun tidak diindahkan oleh yang bersangkutan.

Kasus ini kini telah memasuki tahap penyidikan. Polres Metro Bekasi Kota menerima laporan resmi pada 30 Maret 2025 dengan nomor LP/B/687/III/2025/SPKT.Sat Reskrim/Polres Metro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya. Pihak rumah sakit juga telah menyerahkan rekaman CCTV sebagai barang bukti.

Pihak Korban Desak Penegakan Hukum Tegas
Subadria menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat polisi dalam menangkap pelaku, dan berharap proses hukum dapat berjalan transparan serta memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku.

“Kami mengapresiasi kerja Satreskrim Polres Bekasi Kota, semoga kasus ini segera dibuka seterang-terangnya dan pelaku dijerat hukuman maksimal,” pungkasnya.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:AFET ditangkapintimidasi ormas Bekasikasus penganiayaan Bekasikriminal Bekasi 2025kuasa hukum Subadria Nukapelaku kabur ditangkappenganiayaan satpamRS Mitra Keluarga Bekasisatpam koma dianiayatindakan kekerasan rumah sakit
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali KM 72 Tewaskan 5 Orang, Puluhan Luka-Luka
PeristiwaTrending

Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali KM 72 Tewaskan 5 Orang, Puluhan Luka-Luka

By
Wili Wili
Peluru Israel Membunuh Videografer Reuters dan Melukai Enam Jurnalis Lainnya di Lebanon Selatan
Trending

Peluru Israel Membunuh Videografer Reuters dan Melukai Enam Jurnalis Lainnya di Lebanon Selatan

By
akurasi 2019
22 Halte Transjakarta Rusak Usai Demo, 6 Terbakar dan 16 Vandalisme
PeristiwaTrending

22 Halte Transjakarta Rusak Usai Demo, 6 Terbakar dan 16 Vandalisme

By
Wili Wili
Rusia Minta PBB Intervensi untuk Tenangkan Ketegangan di Timur Tengah Pasca Serangan Israel ke Iran
PeristiwaTrending

Rusia Minta PBB Intervensi untuk Tenangkan Ketegangan di Timur Tengah Pasca Serangan Israel ke Iran

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?