By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Program Makan Bergizi Gratis: Harapan Baru untuk Gizi Anak Indonesia
HeadlinePeristiwa

Program Makan Bergizi Gratis: Harapan Baru untuk Gizi Anak Indonesia

Wili Wili
Last updated: Januari 12, 2025 2:55 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Program Makan Bergizi Gratis: Harapan Baru untuk Gizi Anak Indonesia
Program Makan Bergizi Gratis: Harapan Baru untuk Gizi Anak Indonesia. Foto: Detik.
SHARE

Akurasi.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijanjikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat kampanye Pemilu 2024 mulai dilaksanakan pada 6 Januari 2025. Dengan dukungan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), program ini menargetkan 3 juta penerima manfaat, termasuk balita, santri, siswa PAUD hingga SMA, serta ibu hamil dan menyusui pada periode Januari-April 2025.

Contents
  • Respon Beragam dari Masyarakat
  • Tantangan dan Kritik
  • Evaluasi dan Rekomendasi
  • Dukungan Pemerintah Daerah

Respon Beragam dari Masyarakat

Dalam sepekan pelaksanaannya, program ini menuai berbagai respons dari masyarakat. Sejumlah siswa menikmati menu makanan bergizi seperti nasi, sayuran, ayam goreng, buah-buahan, dan susu, namun ada pula yang merasa rasa masakan kurang sesuai dengan selera. Kisah menyentuh datang dari Gorontalo, di mana seorang siswa kelas 3 SD, Muhammad Suleman Datau, memilih menyimpan makanan untuk ibunya di rumah karena tidak ada nasi di sana. Kisah ini menjadi simbol keprihatinan dan penghormatan terhadap makanan.

Tantangan dan Kritik

Pakar gizi komunitas, Dr. dr. Tan Shot Yen, MHum, menilai bahwa program ini dilaksanakan terlalu terburu-buru tanpa sosialisasi yang matang. Menurutnya, prioritas utama program seharusnya menyasar daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T) yang sangat membutuhkan intervensi gizi.

Selain itu, penjual makanan di kantin sekolah melaporkan penurunan pendapatan sejak program MBG berjalan. Hal ini menunjukkan perlunya pemerintah melibatkan masyarakat lokal dalam produksi makanan, sehingga program dapat berdampak ekonomi ganda.

Evaluasi dan Rekomendasi

Kasus Muhammad Suleman Datau memberikan pelajaran bahwa program MBG harus lebih terarah pada keluarga kurang mampu. Salah satu solusinya adalah melibatkan warga dari kalangan ekonomi lemah sebagai tenaga kerja dalam produksi makanan. Hal ini tidak hanya meningkatkan dampak program tetapi juga memberdayakan masyarakat.

Para pakar juga menyoroti potensi food waste akibat kurangnya edukasi penerima manfaat. Edukasi kepada siswa, orang tua, dan masyarakat tentang pentingnya menghargai makanan menjadi langkah penting untuk mengurangi pemborosan.

Dukungan Pemerintah Daerah

Di Jakarta, DPRD DKI Jakarta berencana menambah anggaran MBG untuk meningkatkan pelaksanaan program ini. Biaya satu porsi makanan saat ini sebesar Rp 10.000, dan pemerintah daerah memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai regulasi.

Penjabat Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi menyatakan, empat SPPG di Jakarta telah menyediakan 12.054 porsi makanan untuk 41 sekolah. Pemerintah pusat dan daerah berkolaborasi untuk menjamin kesuksesan program yang diharapkan dapat mengurangi angka malnutrisi di Indonesia.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah besar pemerintah dalam meningkatkan gizi anak-anak Indonesia. Meski menuai tantangan dan kritik, keberlanjutan program ini membutuhkan evaluasi yang matang, edukasi masyarakat, dan pelibatan aktif warga lokal. Dengan demikian, MBG tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi tetapi juga memberdayakan masyarakat ekonomi lemah.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

 

TAGGED:daerah 3Tedukasi gizifood wasteGibran Rakabuming Rakagizi anak IndonesiaMBGpemberdayaan masyarakatPrabowo SubiantoProgram Makan Bergizi Gratisprogram pemerintahSatuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Dokter Tifa Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
HeadlinePeristiwa

Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Dokter Tifa Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi

By
Wili Wili
Bantah Pilot Susi Air Disandera KKB, Panglima TNI: Enggak Ada, Mereka Menyelamatkan Diri
HeadlineNewsPeristiwa

Bantah Pilot Susi Air Disandera KKB, Panglima TNI: Enggak Ada, Mereka Menyelamatkan Diri

By
Devi Nila Sari
Masih Tahap Uji Coba, Kereta LRT Jabodebek Tabrakan
HeadlineTrending

Masih Tahap Uji Coba, Kereta LRT Jabodebek Tabrakan

By
Devi Nila Sari
Operasi Tangkap Tangan KPK Terhadap PJ Bupati Sorong: Upaya Pemberantasan Korupsi di Puncak Papua Barat Daya
Headline

Operasi Tangkap Tangan KPK Terhadap PJ Bupati Sorong: Upaya Pemberantasan Korupsi di Puncak Papua Barat Daya

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?