By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kesehatan > Banyak Anak yang Cuci Darah, Pakar di RSHS Sebut Bukan Akibat Minuman Manis
KesehatanTrending

Banyak Anak yang Cuci Darah, Pakar di RSHS Sebut Bukan Akibat Minuman Manis

Wili Wili
Last updated: Agustus 1, 2024 4:33 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Banyak Anak yang Cuci Darah, Pakar di RSHS Sebut Bukan Akibat Minuman Manis
Banyak Anak yang Cuci Darah, Pakar di RSHS Sebut Bukan Akibat Minuman Manis. Foto: Tempo
SHARE

Bandung, Akurasi.id – 1 Agustus 2024 – Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung baru-baru ini melaporkan peningkatan jumlah anak yang harus menjalani cuci darah. Namun, pakar kesehatan di RSHS menegaskan bahwa hal ini bukan disebabkan oleh konsumsi minuman manis, meskipun banyak orang tua yang khawatir akan hal tersebut.

Contents
  • Faktor Penyebab Kerusakan Ginjal pada Anak
  • Peran Minuman Manis dalam Kesehatan Ginjal
  • Penanganan dan Pencegahan

Dr. Andi Setiawan, Sp.PD-KGH, seorang ahli penyakit dalam dan ginjal di RSHS, menjelaskan bahwa terdapat beberapa faktor yang lebih mungkin menyebabkan kerusakan ginjal pada anak-anak. “Banyak orang tua yang langsung menyalahkan minuman manis sebagai penyebab utama kerusakan ginjal pada anak-anak mereka, namun faktanya, ada banyak faktor lain yang lebih signifikan,” ujarnya.

Faktor Penyebab Kerusakan Ginjal pada Anak

Menurut Dr. Andi, beberapa faktor yang bisa menyebabkan anak-anak mengalami kerusakan ginjal antara lain adalah:

  1. Infeksi Saluran Kemih (ISK) – Infeksi berulang pada saluran kemih dapat merusak ginjal jika tidak ditangani dengan baik.
  2. Gangguan Imunologi – Beberapa kondisi autoimun seperti lupus dapat mempengaruhi fungsi ginjal.
  3. Kelainan Bawaan – Beberapa anak lahir dengan kelainan bawaan pada ginjal yang memerlukan penanganan khusus sejak dini.
  4. Penyakit Kronis – Penyakit kronis seperti diabetes tipe 1 juga dapat mempengaruhi kesehatan ginjal anak-anak.

Peran Minuman Manis dalam Kesehatan Ginjal

Walaupun minuman manis dapat berkontribusi pada obesitas dan masalah kesehatan lainnya, Dr. Andi menyebutkan bahwa minuman manis bukanlah penyebab langsung kerusakan ginjal. “Minuman manis memang tidak baik untuk kesehatan secara keseluruhan, tetapi tidak bisa secara langsung disalahkan sebagai penyebab utama kerusakan ginjal pada anak-anak,” tambahnya.

Dr. Andi juga menekankan pentingnya pendidikan kesehatan bagi orang tua dan anak-anak tentang pola hidup sehat. “Pola makan seimbang, menjaga kebersihan pribadi, dan menjalani pemeriksaan kesehatan rutin sangat penting untuk mencegah berbagai penyakit, termasuk penyakit ginjal,” katanya.

Penanganan dan Pencegahan

RSHS telah mengambil langkah-langkah untuk menangani peningkatan jumlah anak yang membutuhkan cuci darah. “Kami telah meningkatkan kapasitas unit cuci darah dan menyediakan layanan konsultasi bagi keluarga pasien untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kondisi kesehatan ginjal,” kata Dr. Andi.

Ia juga mengimbau orang tua untuk tidak panik dan segera membawa anak mereka ke fasilitas kesehatan jika menemukan gejala yang mencurigakan. “Deteksi dini dan penanganan tepat dapat mencegah kerusakan lebih lanjut pada ginjal,” ujarnya.

Kasus peningkatan anak yang menjalani cuci darah di RSHS bukanlah akibat langsung dari konsumsi minuman manis. Banyak faktor lain yang lebih berpengaruh terhadap kesehatan ginjal anak-anak. Pendidikan kesehatan dan pola hidup sehat sangat penting untuk mencegah berbagai penyakit, termasuk penyakit ginjal.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:cuci darah anakedukasi kesehataninfeksi saluran kemihkelainan ginjal bawaankesehatan ginjal anakminuman manispenyakit ginjal anakpenyakit kronis anapenyebab kerusakan ginjalRSHS Bandung
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Kabut Asap Selimuti Singapura, Kualitas Udara Masuk Level Tidak Sehat

Akurasi.id - Kualitas udara di Singapura memburuk sejak Kamis, 4 September 2026.…

Fuel Surcharge Naik, Siap-siap Harga Tiket Pesawat Ikutan Naik

Akurasi.id - Calon penumpang siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sejumlah maskapai penerbangan…

Rencana Beli BBM Subsidi Pakai STNK Dibatalkan Pertamina, Ini Alasannya

Akurasi.id - Rencana kewajiban menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK saat…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Apple Siapkan Inovasi Terbaru dengan iPhone 16 Berchipset A18 di Semua Model
TechnoTrending

Apple Siapkan Inovasi Terbaru dengan iPhone 16 Berchipset A18 di Semua Model

By
akurasi 2019
Kemendikbudristek Tanggapi Kabar E-Sport Masuk Kurikulum Nasional
HeadlineTrending

Kemendikbudristek Tanggapi Kabar E-Sport Masuk Kurikulum Nasional

By
Devi Nila Sari
Pengeroyokan Anggota TNI di Kebayoran Baru: Satu Tersangka Diamankan, Delapan Pelaku Masih Diburu
Hukum & KriminalTrending

Pengeroyokan Anggota TNI di Kebayoran Baru: Satu Tersangka Diamankan, Delapan Pelaku Masih Diburu

By
Wili Wili
Seruan Persatuan Umat Islam dan Pembebasan Palestina di Yaumul Quds
Trending

Seruan Persatuan Umat Islam dan Pembebasan Palestina di Yaumul Quds

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?