By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Headline > KIP Gelar Sidang Sengketa Informasi Antara YAKIN dan KPU: Transparansi Data dan Kerjasama dengan Alibaba Cloud di Bawah Sorotan
HeadlineTrending

KIP Gelar Sidang Sengketa Informasi Antara YAKIN dan KPU: Transparansi Data dan Kerjasama dengan Alibaba Cloud di Bawah Sorotan

akurasi 2019
Last updated: Maret 18, 2024 1:26 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
KIP Gelar Sidang Sengketa Informasi Antara YAKIN dan KPU: Transparansi Data dan Kerjasama dengan Alibaba Cloud di Bawah Sorotan
KIP Gelar Sidang Sengketa Informasi Antara YAKIN dan KPU: Transparansi Data dan Kerjasama dengan Alibaba Cloud di Bawah Sorotan. Foto: Komisi informasi.
SHARE

Akurasi, Nasional. Jakarta, Indonesia – Komisi Informasi Pusat (KIP) kembali menjadi sorotan publik setelah menggelar sidang sengketa informasi antara Yayasan Advokasi Hak Konstitusional Indonesia (YAKIN) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia. Sidang ini berfokus pada isu keterbukaan data pemilu dan kerjasama KPU dengan Alibaba Cloud, yang menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan keamanan data pemilihan umum di Indonesia.

Sidang yang digelar menunjukkan ketegangan antara kebutuhan akan transparansi dalam proses demokrasi dengan kekhawatiran mengenai keamanan siber dan privasi data. YAKIN, dalam perjuangannya untuk transparansi, meminta KPU untuk membuka akses terhadap data real count dalam format data mentah harian, rincian infrastruktur teknologi informasi terkait Pemilu 2024, dan data daftar pemilih tetap serta hasil pemilu sejak 1999 hingga 2024.

Sidang pertama menarik perhatian publik ketika KPU mengakui kerjasamanya dengan Alibaba Cloud, sebuah pengakuan yang menjadi titik tengah dalam debat tentang lokasi penyimpanan dan pengelolaan data pemilu. Ketua YAKIN, mengutip beredarnya berita bohong dan hoaks terkait pemilu, menekankan pentingnya membuktikan kebenaran informasi secara transparan untuk mengeliminasi keraguan publik terkait kecurangan pemilu.

KPU, di sisi lain, menolak beberapa permintaan YAKIN, dengan alasan utama berkaitan dengan keamanan siber dan proses rekapitulasi yang masih berlangsung. Namun, KPU menyatakan kesiapannya untuk bermediasi dan menyerahkan sebagian data yang diminta YAKIN, khususnya data terkait daftar pemilih tetap dan hasil pemilu, dalam waktu dekat.

Sidang ini juga menyedot perhatian mengenai bagaimana infrastruktur TI dan data pemilu dikelola dan dilindungi. Dengan meningkatnya ancaman keamanan siber, kerjasama dengan Alibaba Cloud dipertanyakan tidak hanya dari segi lokasi penyimpanan data tapi juga aspek keamanan dan privasi data yang sensitif.

KIP, sebagai mediator dan pengawas proses ini, menunjukkan peran vitalnya dalam menegakkan hak masyarakat untuk informasi dan transparansi pemerintah. Sidang ini diharapkan menjadi langkah maju dalam menguatkan kepercayaan publik terhadap sistem pemilu Indonesia, sekaligus menggarisbawahi pentingnya keseimbangan antara keterbukaan informasi dengan keamanan siber.

Sidang berikutnya, yang dijadwalkan pada 1 Maret 2024, akan lebih fokus pada pemeriksaan uji konsekuensi, dokumen, dan kesaksian ahli. Hasil dari sidang ini sangat dinantikan, tidak hanya oleh YAKIN dan KPU tapi juga oleh seluruh masyarakat Indonesia yang mengharapkan pemilu yang lebih transparan, adil, dan aman dari gangguan siber.

Kasus ini menyoroti dinamika kompleks antara hak masyarakat untuk informasi, kebutuhan untuk menjaga keamanan data, dan tantangan yang dihadapi dalam menjalankan pemilu di era digital. Hasil akhir dari sengketa informasi ini akan memberikan preseden penting untuk masa depan keterbukaan informasi dan pengelolaan data pemilu di Indonesia.(*)

Editor: Ani

TAGGED:alibabaKPU
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ridwan Kamil Diduga Samarkan Kepemilikan Kendaraan dalam Kasus Korupsi Bank BJB, KPK Masih Dalami
HeadlinePeristiwa

Ridwan Kamil Diduga Samarkan Kepemilikan Kendaraan dalam Kasus Korupsi Bank BJB, KPK Masih Dalami

By
Wili Wili
Ismu: Quick Count Boleh, Data yang Sah Harus Jadi Acuan
Trending

Ismu: Quick Count Boleh, Data yang Sah Harus Jadi Acuan

By
akurasi 2019
Shin Tae-yong Ungkap Perasaan Campur Aduk Usai Indonesia Tumbangkan Korea Selatan di Piala Asia U-23 2024
OlahragaTrending

Shin Tae-yong Ungkap Perasaan Campur Aduk Usai Indonesia Tumbangkan Korea Selatan di Piala Asia U-23 2024

By
Yori Akurasi
AHY Berguru kepada Luhut sebagai Menko Infrastruktur Baru
HeadlineKabar Politik

AHY Berguru kepada Luhut sebagai Menko Infrastruktur Baru

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?