By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Jusuf Kalla Soroti Pengkondisian Suara Rakyat di Pemilu 2024
HeadlineTrending

Jusuf Kalla Soroti Pengkondisian Suara Rakyat di Pemilu 2024

akurasi 2019
Last updated: Maret 13, 2024 12:35 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Jusuf Kalla Soroti Pengkondisian Suara Rakyat di Pemilu 2024
Jusuf Kalla Soroti Pengkondisian Suara Rakyat di Pemilu 2024. Foto: Kompas.
SHARE

Akurasi, Nasional. Jakarta, 8 Maret 2024 – Mantan Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla (JK), mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi pemilihan umum (Pemilu) 2024. Dalam sebuah diskusi yang bertajuk “Konsolidasi untuk Demokrasi Pasca Pemilu 2024: Oposisi atau Koalisi” di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia, Depok, JK menilai terdapat pengkondisian suara rakyat yang berlangsung dalam tiga fase pemilu: sebelum, selama, dan setelah pemungutan suara.

Menurut JK, penyaluran bantuan sosial (bansos) yang masif oleh pemerintah selama periode pemilu menjadi salah satu indikasi pengkondisian tersebut. JK, politikus senior yang akrab disapa, menghindari menilai langsung kebijakan tersebut, namun menekankan perlunya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menggunakan hak angketnya guna menginvestigasi masalah ini lebih lanjut.

Dalam pidatonya, JK mengajak semua pihak terkait untuk menyelidiki dugaan kecurangan dalam pemilu 2024. Baginya, ini bukan hanya soal menang atau kalah, melainkan bagaimana memastikan pemilu yang jujur dan adil untuk masa depan yang lebih baik. JK menegaskan bahwa jika praktik saat ini terus berlanjut, demokrasi di Indonesia akan menghadapi ancaman serius karena dapat dibeli dan dipengaruhi oleh kekuatan tertentu.

Pandangan JK mengingatkan akan pentingnya integritas dan transparansi dalam proses demokrasi. Beliau berharap agar pemilu mendatang bisa menjadi pelajaran berharga untuk memperbaiki sistem pemilu di Indonesia, sehingga demokrasi yang sejati bisa terwujud untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.(*)

Editor: Ani

TAGGED:Jusuf Kalla
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Kabut Asap Selimuti Singapura, Kualitas Udara Masuk Level Tidak Sehat

Akurasi.id - Kualitas udara di Singapura memburuk sejak Kamis, 4 September 2026.…

Fuel Surcharge Naik, Siap-siap Harga Tiket Pesawat Ikutan Naik

Akurasi.id - Calon penumpang siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sejumlah maskapai penerbangan…

Rencana Beli BBM Subsidi Pakai STNK Dibatalkan Pertamina, Ini Alasannya

Akurasi.id - Rencana kewajiban menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK saat…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Truk Tabrak Lari di Cipondoh Tangerang: Kronologi, Korban, dan Nasib Sopir
PeristiwaTrending

Truk Tabrak Lari di Cipondoh Tangerang: Kronologi, Korban, dan Nasib Sopir

By
Wili Wili
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 7.000, Tembus Rp 2.577.000 per Gram
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 7.000, Tembus Rp 2.577.000 per Gram

By
Wili Wili
Zaskia Sungkar dan Irwansyah Diduga Mengadopsi Anak Perempuan Bernama Humaira
SelebritisTrending

Zaskia Sungkar dan Irwansyah Diduga Mengadopsi Anak Perempuan Bernama Humaira

By
Wili Wili
Janji PAD Rp32 Triliun Jauh dari Harapan, Hadi Mulyadi: Itu Janji Selama 5 Tahun Jabatan
Trending

Janji PAD Rp32 Triliun Jauh dari Harapan, Hadi Mulyadi: Itu Janji Selama 5 Tahun Jabatan

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?