By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Pendidikan > Wagub Hadi Protes Ratusan Miliar CSR Kaltim Mengalir ke Kampus di Jawa
HeadlinePendidikan

Wagub Hadi Protes Ratusan Miliar CSR Kaltim Mengalir ke Kampus di Jawa

akurasi 2019
Last updated: Mei 20, 2022 2:26 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Wagub Hadi Protes Ratusan Miliar CSR Kaltim Mengalir ke Kampus di Jawa
Ilustrasi lokasi pertambangan di Kalimantan Timur. (CNN Indonesia)
SHARE

Wagub Hadi protes salahsatu perusahaan tambang di Kaltim. Wagub Hadi protes karena perusahaan itu mengalirkan dana CSR ke kampus di jawa.

Akurasi.id, Samarinda – Ratusan miliar rupiah dana tanggung jawab sosial korporasi (CSR) salah satu perusahaan batu bara di Kalimantan Timur (Kaltim) mengalir ke perguruan tinggi di Pulau Jawa.

Persoalan itu pun menjadi polemik, hingga menjadi perhatian dari pimpinan dan wakil rakyat di provinsi Kaltim.

Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi mengaku kecewa karena selama ini perusahaan tersebut sudah mengeruk ‘emas hitam’ di Kaltim.

Hadi memprotes hal tersebut karena pendidikan di Kaltim pun membutuhkan anggaran, termasuk dari CSR. Namun, sambungnya, malah menyalurkan dana CSR ke kampus-kampus di Pulau Jawa. Padahal pendidikan di Kaltim juga perlu bantuan anggaran.

“Saya tidak peduli [protes] viral atau tidak viral, bagi saya itu kewajiban sebagai wakil gubernur, agar masyarakat bisa sejahtera, sekolah, kuliah dengan nyaman,” ujarnya dalam Webinar Koalisi Pemuda IKN pada Rabu (18/5).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ratusan miliar dana CSR itu mengalir dalam bentuk beasiswa setidaknya ke dua kampus negeri di Pulau Jawa.

Hadi menyatakan, apa yang sudah disampaikan memang banyak mendapat tanggapan dari berbagai elemen masyarakat. Dan sudah menjadi hal wajar pemerintah memberikan kritik serta masukan kepada perusahaan.

Selanjutnya, ia menyatakan Pemprov bersama DPRD Kaltim akan memperkuat pengawasan dan memantau transparansi dana CSR perusahaan yang beroperasi di provinsi tersebut, termasuk batu bara. Selain itu, ia menyatakan akan pula berkoordinasi dengan kementerian terkait.

“Nanti kami akan berkoordinasi dengan (kementerian) ESDM untuk meminta sejauh mana dana CSR itu mengalir di Kaltim,” tuturnya.

[irp]

Lebih Ketat Mengawasi Korporasi

Sementara itu Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK menyatakan para anggota dewan provinsi itu bakal ketat mengawasi korporasi yang bandel menyalurkan CSR bagi warga wilayah yang dikenal sebagai Benua Etam. Terlebih saat ini kebijakan perusahaan batu bara di daerah seluruhnya merupakan wewenang pusat.

“Saat ini PKP2B (Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara) kita tak tahu. Produksi per tahun berapa juga demikian, tak ada informasi. Jangan sampai mendapatkan kekayaan dari Kaltim, tapi masyarakatnya terabaikan,” tutur Makmur.

Setali tiga uang, Koordinator Koalisi Pemuda IKN (KOPI-KN), Viko Januardhy menyebut Pemprov Kaltim perlu mengkaji kembali Perda Nomor 3/2013 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas serta Program Kemitraan dan Bina Lingkungan. Dan untuk persoalan tersebut sewajarnya

Ia menyarankan para pemangku kepentingan baik pemerintah provinsi, legislatif, perguruan tinggi, dan masyarakat duduk bersama mengevaluasi regulasi, tata kelola dan peruntukan CSR di Kaltim.

“Kaltim perlu dukungan pembangunan infrastruktur, peningkatan SDM dan pelayanan publik agar bertahan di era IKN. Salah satu komponen yang dapat berperan penting adalah CSR mengingat di Kaltim banyak perusahaan nasional sektor pertambangan maupun perkebunan,” katanya. (*)

Sumber: CNNIndonesia.com
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:CSRHadi MulyadiPendidikanPerusahaan Tambang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Fuel Surcharge Naik, Siap-siap Harga Tiket Pesawat Ikutan Naik

Akurasi.id - Calon penumpang siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sejumlah maskapai penerbangan…

Rencana Beli BBM Subsidi Pakai STNK Dibatalkan Pertamina, Ini Alasannya

Akurasi.id - Rencana kewajiban menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK saat…

Naik Lagi! Ini Harga BBM Non Subsidi per September 2026

Akurasi.id - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi kembali mengalami penyesuaian.…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Sore Ini, Bupati Aceh Selatan Mirwan Diperiksa Kemendagri Usai Pergi Umrah Saat Daerah Dilanda Bencana
HeadlinePeristiwa

Sore Ini, Bupati Aceh Selatan Diperiksa Kemendagri Usai Pergi Umrah Saat Daerah Dilanda Bencana

By
Wili Wili
Viral, Kecelakaan di Sudirman, Teman ke Pengemudi Mobil: Bangun, Bernard!
HeadlinePeristiwa

Viral, Kecelakaan di Sudirman, Teman ke Pengemudi Mobil: Bangun, Bernard!

By
akurasi 2019
Tak Boleh Lagi, Terdakwa Mendadak Pakai Atribut Keagamaan di Sidang
HeadlineHukum & Kriminal

Tak Boleh Lagi, Terdakwa Mendadak Pakai Atribut Keagamaan di Sidang

By
akurasi 2019
Presiden Prabowo Subianto Disambut Presiden Erdogan di Ankara, Siap Sampaikan Pidato di Parlemen Turki
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Subianto Disambut Presiden Erdogan di Ankara, Siap Sampaikan Pidato di Parlemen Turki

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?