By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Andi Harun Sesalkan Penolakan Pasien di RSUD AWS, Ingatkan IA Moeis Tidak Berbuat Serupa
Trending

Andi Harun Sesalkan Penolakan Pasien di RSUD AWS, Ingatkan IA Moeis Tidak Berbuat Serupa

Devi Nila Sari
Last updated: Oktober 4, 2021 12:09 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Andi Harun Sesalkan Penolakan Pasien di RSUD AWS, Ingatkan IA Moeis Tidak Berbuat Serupa
Wali Kota Samarinda Andi Harun saat konferensi pers di Anjungan Balaikota Samarinda. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)
SHARE
Andi Harun Sesalkan Penolakan Pasien di RSUD AWS, Ingatkan IA Moeis Tidak Berbuat Serupa
Wali Kota Samarinda Andi Harun saat konferensi pers di Anjungan Balaikota Samarinda. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

Andi Harun Sesalkan Penolakan Pasien di RSUD AWS, Ingatkan IA Moeis Tidak Berbuat Serupa. Menurut Wali Kota Samarinda mengakui, banyak dokter maupun nakes tumbang lantaran terpapar Covid-19. Namun hal itu tidak boleh jadi alasan mengabaikan hal-hal yang bersifat kemanusiaan.

Akurasi.id, Samarinda – Kejadian meninggalnya pasien di depan Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD AW Sjahranie Samarinda, mengundang empati dan sesal warga Kota Tepian. Hal itu terjadi lantaran pasien terlambat mendapat perawatan hingga meninggal di mobil ambulans.

Rasa sesal itu tak terkecuali datang dari Wali Kota Samarinda Andi Harun. Ia turut menyesalkan kejadian penolakan pasien tersebut yang dikabarkan meninggal lantaran mendapat penolakan dari pihak rumah sakit dengan alasan penuh.

“Sungguh saya menyesalkan sikap yang ditunjukkan oleh pihak RS AW Sjahranie. Saya harap kejadian ini jangan sampai terulang lagi,” tegas Andi Harun, pada Senin (26/7/2021).

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Samarinda ini beserta jajaran pemerintahan, juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Lantaran pihaknya terlambat menerima laporan tersebut. Kabarnya pun baru diketahui setelah berita itu tersebar di seluruh grup relawan.

“Saya minta maaf kepada warga Kota Samarinda. Walaupun itu rumah sakit provinsi, tapi sebagai wali kota, saya mohon maaf atas kejadian tadi malam,” ucapnya.

Andi Harun pun meminta pihak RSUD AW Sjahranie memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai peristiwa yang menimpa pasien yang dimaksud. Kemudian, mewanti-wanti kepada RSUD IA Moeis, agar jangan sampai kejadian serupa terjadi di rumah sakit daerah yang berlokasi di Samarinda Seberang itu.

[irp]

“Saya meminta kepada Dirut RSUD IA Moeis jangan sampai kejadian seperti ini terulang. Karena RSUD IA Moeis adalah rumah sakit pemerintah kota, jadi saya wanti-wanti betul agar jangan sampai melakukan penolakan pasien. Kalau memang kamar penuh, harus tetap dilakukan perawatan, walaupun katakanlah di selasar rumah sakit,” tegas pria yang kerap disapa AH ini.

“Karena masyarakat belum tentu percaya kalau kita bilang rumah sakit penuh. Yang paling utama ditangani dulu. Itu yang ingin kami sampaikan pada sleuruh management rumah sakit yang ada di Samarinda, untuk menunjukkan empati dan solidaritas,” sambungnya.

Ia menyadari, bahwa banyak tantangan dan permasalahan yang dihadapai rumah sakit terlebih dalam masa pandemi seperti ini. Sebagai garda terdepan, banyak dokter maupun tenaga kesehatan (nakes) tumbang lantaran terpapar Covid-19.

Namun, ditegaskan Andi Harun, hal itu jangan sampai dijadikan alasan untuk mengabaikan hal-hal yang bersifat kemanusiaan.

[irp]

“Tentu kita semua lelah dan capek menangani pasien Covid-19. Bahkan memungkinkan rumah sakit menanggung beban yang tidak sedikit. Tapi tetap saja kita tidak boleh mengabaikan hal-hal yang bersifat kemanusiaan. Kami mohon kejadian seperti ini tidak lagi terulang,” pintanya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Dirhanuddin

 

TAGGED:Kalimantan TimurPasien meninggalPenolakan Pasien Covid-19RSUD AW SjahranieRSUD IA MoeisSamarinda
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Sutomo Jabir Soroti Tunggakan Sewa Pergudangan di Jalan Ir Sutami Samarinda Capai Rp4 Miliar
Kabar Politik

Sutomo Jabir Soroti Tunggakan Sewa Pergudangan di Jalan Ir Sutami Samarinda Capai Rp4 Miliar

By
Redaksi Akurasi.id
PENERIMAAN ZIS
Trending

Penerimaan ZIS Tembus Rp3,4 Miliar, Dukungan Regulasi Jadi Kunci Keberhasilan Baznas Bontang

By
akurasi 2019
Diduga Gelapkan Dana Investasi Rp2 Miliar, Pengurus Koperasi Toko 212 Mart Samarinda Dilaporkan ke Polisi
News

Diduga Gelapkan Dana Investasi Rp2 Miliar, Pengurus Koperasi Toko 212 Mart Samarinda Dilaporkan ke Polisi

By
Devi Nila Sari
Bejat! Kakek Cabuli Anak Tetangga, Dibujuk Pakai Pistol Mainan
News

Bejat! Kakek Cabuli Anak Tetangga, Dibujuk Pakai Pistol Mainan

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?