By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kabar Politik > Tinjau Lapangan Loktuan Lokasi Ujir Kir, Amir Tosina Kritik Bapelitbang, Anggap Lahan Terlalu Sempit
Kabar Politik

Tinjau Lapangan Loktuan Lokasi Ujir Kir, Amir Tosina Kritik Bapelitbang, Anggap Lahan Terlalu Sempit

Devi Nila Sari
Last updated: Mei 31, 2021 10:47 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Tinjau Lapangan Loktuan Lokasi Ujir Kir, Amir Tosina Kritik Bapelitbang, Anggap Lahan Terlalu Sempit
Komisi III DPRD Bontang bersama Bapelitbang meninjau lapangan Loktuan yang rencana dijadikan lokasi pembangunan gedung uji kir. (Istimewa)
SHARE
Tinjau Lapangan Loktuan Lokasi Ujir Kir, Amir Tosina Kritik Bapelitbang, Anggap Lahan Terlalu Sempit
Komisi III DPRD Bontang bersama Bapelitbang meninjau lapangan Loktuan yang rencana dijadikan lokasi pembangunan gedung uji kir. (Istimewa)

Tinjau Lapangan Loktuan Jadi Lokasi Ujir Kir, Amir Tosina Kritik Bapelitbang, Anggap Lahan Terlalu Sempit. Lapangan itu, selain akan dijadikan lokasi pembangunan gedung ujir, ternyata juga sedang dipersiapkan untuk membangun kantor kelurahan setempat.

Akurasi.id, Bontang – Tarik ulur rencana pembangunan gedung uji kir oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang tampaknya masih terus terjadi. Ada banyak sebab yang menyandungnya. Salah satunya, yakni terkait ketiadaan lahan yang representatif untuk membangun gedung tersebut.

Contohnya saja, lapangan yang diusulkan di Jalan RE Martadinta, Kelurahan Loktuan, dianggap tidak begitu representatif sebagai lokasi dibangunnya gedung uji kir. Hal itu didapatkan setelah Komisi III DPRD Bontang turun meninjau lapangan itu, Senin (31/5/2021).

Pada kesempatan itu, Komisi III tidak sendiri. Turut hadir dalam peninjauan di lapangan dengan luas 0,8 hektare atau sekitar 8000 meter persegi itu, yakni Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pemngembangan (Bapelitbang) Bontang. Termasuk Camat Bontang Utara dan Lurah Loktuan.

Usai melakukan tinjauan, Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina sedikit melayangkan kritikan terhadap Bapelitbang Bontang. Dia menilai, Bapelitbang gagal dalam membuat perencanaan. Lantaran, lapangan yang diusulkan sebagai lokasi pembangunan gedung ujir kir, diketahui juga hendak dibangun kantor kelurahan.

“Lahan ini rencananya akan dijadikan gedung uji kir, tetapi di satu sisi juga ingin di bangun kantor kelurahan. Seharunya Bapelitbang harus pertimbangkan,” ucap Amir Tosina saat ditemui awak media.

Politisi Partai Gerindra ini menuturkan, kalau ada beberapa tempat yang akan pihaknya tindak lanjuti sebagai lokasi pembangunan gedung uji kir. Agar apa yang diharapkan masyarakat tersebut dapat segera direalisasikan.

[irp]

“Kami akan selalu mendorong agar segera ada gedung uji kir di Bontang. Ini terkait keluhan warga. Karena mereka harus melakukan uji kir di luar Bontang. Kami ingin ada tindak lanjut dari pembngunan gedung tersebut,” tegasnya.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang, Abdul Malik menyambung, bila kunjungan pihaknya tersebut untuk memastikan bahwa lokasi yang diusulkan layak atau tidak sebagai lokasi pembangunan gedung uji kir.

“Gedung uji kir itu adalah urusan wajib bukan pilihan. Dinas Perhubungan (Dishub) dulu pernah mengusulkan di Bontang Lestari, tetapi tiba-tiba pindah ke Loktuan,” ucapnya.

Abdul Malik memberikan contoh pembangunan gedung uji kir milik Pemerintah Kutim. Gedung yang terletak di Jalan Poros Sangatta-Bengalon itu, kata dia, setidak-tidaknya dibangun di atas lahan seluas 2 hektare dari total 5 hektare yang mereka punya.

Di sisi lain, yang penting diperhatikan, gedung tersebut terletak cukup jauh drai keramaian kota. Hal yang sama juga ada di Samarinda. Dari yang semula berada di pusat kota, kemudian diputuskan dipindah ke luar pusat perkotaan, yakni ke perbatasan Samarinda-Tenggarong dengan luas mencapai 10 hektare.

[irp]

“Kalau di Tenggarong juga jauh dari kota, Balikpapan pun juga cari tempat yang lebih luas. Gedung uji kir itu kebutuhan wajib. Semua pemerintahan memenuhi kewajiban dan pelayanan publik,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Amir TosinaBapelitbang BontangDPRD BontangGedung Ujir Kir BontangKomisi III DPRD BontangTinjau Lokasi Uji Kir
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ini 5 Alasan Mengapa Mahyunadi-Kinsu Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur
HeadlineKabar Politik

Ini 5 Alasan Mengapa Mahyunadi-Kinsu Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur

By
akurasi 2019
Menkeu Purbaya Tegas Tolak Pembayaran Utang Kereta Cepat Whoosh Gunakan APBN, Istana Sepakat Tak Bebani Negara
HeadlineKabar Politik

Menkeu Purbaya Tegas Tolak Pembayaran Utang Kereta Cepat Whoosh Gunakan APBN, Istana Sepakat Tak Bebani Negara

By
Wili Wili
Ratusan Massa Geruduk Kantor Bawaslu Kutai Timur, Tuntut Lembaga Pengawas Jaga Netralitas
Kabar Politik

Ratusan Massa Geruduk Kantor Bawaslu Kutai Timur, Tuntut Lembaga Pengawas Jaga Netralitas

By
akurasi 2019
agus haris
Kabar Politik

Agus Haris Yakin 99 Persen Dipinang Sebagai Wakil Neni

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?