By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Begal 12 Motor, Komplotan Residivis di Samarinda Ngaku-Ngaku Polisi, Kini Dihadiahi Timah Panas
News

Begal 12 Motor, Komplotan Residivis di Samarinda Ngaku-Ngaku Polisi, Kini Dihadiahi Timah Panas

Devi Nila Sari
Last updated: Juni 3, 2021 11:21 am
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Begal 12 Motor, Komplotan Residivis di Samarinda Ngaku-Ngaku Polisi, Kini Dihadiahi Timah Panas
Tampak keempat pelaku yang mengaku sebagai polisi saat diamankan Polsek Samarinda Ulu. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
Begal 12 Motor, Komplotan Residivis di Samarinda Ngaku-Ngaku Polisi, Kini Dihadiahi Timah Panas
Tampak keempat pelaku yang mengaku sebagai polisi saat diamankan Polsek Samarinda Ulu. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Begal 12 Motor, Komplotan Residivis di Samarinda Ngaku-Ngaku Polisi, Kini Dihadiahi Timah Panas. Kebanyakan di antara para korban yang disasar para pelaku yakni para remaja. Dalam menjalankan aksinya, para pelaku memodali dirinya dengan pistol mainan.

Akurasi.id, Samarinda – Entah apa yang terlintas di pikiran keempat orang pria asal Samarinda ini hingga nekat mengaku-ngaku sebagai polisi. Mereka adalah AR (41), AP (30), AW (44), dan AF (44). Keempat diamankan Polsek Samarinda Ulu, Minggu (23/5/2021).

Dalam menjalankan aksi begalnya, para pelaku yang tergabung dalam satu komplotan ini mengaku sebagai pihak berwajib. Kebanyakan di antara para korban yang jadi sasaran para pelaku yakni para remaja.

“Keempat pelaku kami amankan di tempat berbeda. Saat penangkapan, keempatnya sempat berusaha melawan petugas dan berhasil kami lumpuhkan, dengan menembak kakinya,” jelas Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Zaenal Arifin saat menggelar pres rilis, Senin sore tadi (24/5/2021).

Kepada awak media, AKP Zaenal menerangkan, saat beraksi komplotan yang seluruhnya merupakan mantan residivis ini, selalu berkasi pada malam hari dan mengincar remaja yang tengah berkendara seorang diri.

“Modus pelaku berpura-pura sebagai anggota kepolisian. Saat mendapati sasarannya, pelaku langsung mendekati dan meminta korbanya berhenti untuk menunjukkan surat-surat kendaraan, berpura-pura menanyakan punya surat atau tidak, lalu mereka tmengambil paksa kendaraan,” ungkapnya.

Tak hanya kendaraan, komplotan begal ini juga tak segan-segan mengambil harta milik korbannya seperti handphone dan uang tunai. “Kalau korbannya melawan, para pelaku ini langsung monodongkan pistol mainan, agar korban menuruti keinginan mereka,” bebernya.

[irp]

Terungkapnya kasus ini, berawal dari salah satu laporan korban yang mengadukan tindakan yang dialaminya kepada pihak kepolisian pada Sabtu (22/5/2021). Mendapatkan adanya laporan anggota Reskrim Polsek Samarinda Ulu langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, mereka mengamankan salah satu pelaku berinisial AF, dari keterangan AF polisi kemudian berhasil mengamankan ketiga pelaku lainnya.

Saat penangkapan para pelaku, komplotan begal ini sempat melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Hingga sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas kepolisian dan para pelaku. Untuk menghentikan perlawanan pelaku, akhirnya polisi menghadiahkan timah panas kepada para pelaku.

“Total ada 12 unit motor yang berhasil dibawa pelaku, saat ini 10 kendaraan telah kami amankan. Sedangkan dua kendaraan lainnya telah berhasil dijual pelaku di luar Kota Samarinda,” papar Zaenal.

Sementara menurut salah satu pelaku yakni AF, dia mengaku, dirinya nekat melakukan tindakan kriminal lantaran himpitan ekonomi. “Enggak kerja pak, karena baru bebas dari penjara karena kasus penikaman,” ucapnya.

[irp]

Ditanya mengenai alasannya beraksi mengatasnamakan pihak kepolisian, AF mengaku hal itu dilakukannya untuk menakut-nakuti para korbannya. “Ya kalau tidak bilang polisi, korban pasti tidak mau menyerahkan barang-barangnya,” imbuhnya.

Saat ini pihak kepolisian masih memburu dua pelaku lainnya yang saat penangkapan berhasil meloloskan diri. Atas perbuatannya, keempat pelaku dijerat Pasal 365 KUHP atau Pasal 363 KHUP dengan ancaman 12 tahun penjara. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Begal Dihadiahi Timah PanasKasus KriminalKasus PembegalanPolsek Samarinda UluResidivis Begal 12 MotorResidivis Ngaku Polisi
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Misteri Pagar Laut Sepanjang 30,16 Km di Tangerang: Ganggu Nelayan dan Picu Spekulasi
PeristiwaTrending

Misteri Pagar Laut Sepanjang 30,16 Km di Tangerang: Ganggu Nelayan dan Picu Spekulasi

By
Wili Wili
Jokowi Tanggapi Santai Polemik Kapal JKW Mahakam dan Dewi Iriana: "Kalau Milik Saya, Alhamdulillah Kaya Raya"
HeadlinePeristiwa

Jokowi Tanggapi Santai Polemik Kapal JKW Mahakam dan Dewi Iriana: “Kalau Milik Saya, Alhamdulillah Kaya Raya”

By
Wili Wili
Raffi Ahmad Jadi Penumpang Pertama Taksi Terbang EHang 216 S di Indonesia, Ini Sensasinya!
PeristiwaTrending

Raffi Ahmad Jadi Penumpang Pertama Taksi Terbang EHang 216 S di Indonesia, Ini Sensasinya!

By
Wili Wili
Tahanan Politik
News

Tujuh Tahanan Politik Papua Diminta Dipulangkan, Penahanan ke Kaltim Dianggap Menistakan Nilai Kemanusiaan

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?