By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > 2020 Kekerasan Seksual Kaltim Capai 216 Kasus, Ely Hartati: Raperda Ketahanan Keluarga Dibutuhkan Cepat
Kabar Politik

2020 Kekerasan Seksual Kaltim Capai 216 Kasus, Ely Hartati: Raperda Ketahanan Keluarga Dibutuhkan Cepat

Devi Nila Sari
Last updated: Mei 1, 2021 2:02 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
2020 Kekerasan Seksual Kaltim Capai 216 Kasus, Ely Hartati: Raperda Ketahanan Keluarga Dibutuhkan Cepat
(Tengah) anggota Komisi IV DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyd ikut menyoroti masih tingginya kasus kekerasan pada perempuan dan anak di Kaltim. (Dok Humas DPRD Kaltim)
SHARE
2020 Kekerasan Seksual Kaltim Capai 216 Kasus, Ely Hartati: Raperda Ketahanan Keluarga Dibutuhkan Cepat

    (Tengah) anggota Komisi IV DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyd ikut menyoroti masih tingginya kasus kekerasan pada perempuan dan anak di Kaltim. (Dok Humas DPRD Kaltim)

2020 Kekerasan Seksual Kaltim Capai 216 Kasus, Ely Hartati: Raperda Ketahanan Keluarga Dibutuhkan Cepat. Dari raperda itu, upaya edukasi kepada masyarakat akan digencarkan. Begitu juga dari sisi pendampingan terhadap para korban.

Akurasi.id, Samarinda – Kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kaltim yang terus berulang memang masih menjadi masalah klasik. Upaya meredam perilaku menyimpang itu terus dilakukan pemerintah. Terbaru, dari sisi legislatif, DPRD Kaltim sedang menggodok Raperda tentang Ketahanan Keluarga.

Raperda itu sebagai respons di tengah maraknya kasus kekerasan terhadap anak, salah satunya kasus kekerasan seksual. Kehadiran raperda ini sendiri diharapkan bisa menjadi salah satu upaya menekan kasus kekerasan terhadap anak maupun perempuan di Kaltim.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid menuturkan, Raperda Ketahanan Keluarga adalah salah satu upaya menekan angka itu. Lewat raperda itu, pemerintah akan mencoba menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan pada keluarga.

Dari sisi kasus kekerasan seksual pada anak misalnya, bahwa edukasi terhadap hal itu akan digencarkan. Kepada masyarakat, utamanya para orang tua, bagaimana mengajarkan anak melindungi diri mereka. Misalnya, dari fisik, mengajarkan anak mana bagian tubuh yang tidak boleh dipegang orang lain.

“Para orang tua menjadi sasaran utama dalam edukasi ini. Biar mereka tahu dan bagaimana bisa membantu melakukan upaya pencegahan. Perlindungan terhadap perempuan dan anak ini harus jadi perhatian bersama,” kata Ely Hartati, Jumat (30/4/2021).

Merujuk data UPTD PPA Kaltim, angka kekerasan seksual sepanjang 2020 lalu terbilang cukup tinggi. Yakni mencapai 216 kasus. Sementara pada 2019, kasus kekerasan seksual sebanyak 200 kasus. Selama pandemi Covid-19, kasus ini diakui mengalami peningkatan yang berarti.

[irp]

Perihal hal itu, Ely Hartati mengakui, saat pihaknya ke Tenggarong, Kukar, belum lama ini. Angka kekerasan terhadap perempuan dan anak memang mengalami peningkatan. Salah satunya, karena masyarakat semakin berani mengungkapkan kasus itu. Karena selama ini, masih banyak kasus tidak terungkap, karena masyarakat takut dan menganggap itu aib.

“Angka itu naik, bukan berarti hanya karena angka kriminalnya naik. Tetapi keberanian masyarakat untuk melapor. Itu salah satu langkah maju,” tuturnya.

Kendati demikian, wanita berkerudung ini memaparkan, angka kasys kekerasan terhadap perempuan dan anak masih banyak terjadi di lingkungan korban itu sendiri. Dengan para pelakunya seperti orang tua, kakek, atau paman. Ada juga dari tetangga hingga guru agama.

Ada 3 faktor yang memicu kasus itu terjadi. Pertama, minimnya pengetahuan agama. Kedua, pendidikan yang rendah. Ketiga, faktor ekonomi. Ini menjadi gambaran akan kondisi sosial yang terjadi di Kaltim saat ini. Bahwa kesejahteraan masyarakat belum terpenuhi secara baik.

“Ada banyak aspek lagi yang menyebabkannya. Misalnya perceraian. Makanya, penting membangun ketahanan keluarga. Kesejahteraan masyarakat harus dibenahi. Karena muara dari masalah itu, selalu soal ekonomi dan pendidikan,”imbuhnya. (*)

Penulis: Pewarta

Editor: Dirhanuddin

 

TAGGED:#DPRD KaltimEly Hartati RasydKekerasan Seksual KaltimKomisi IV DPRD KaltimRaperda Ketahanan Keluarga
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Momen Anak-Anak Soeharto Berpelukan Usai Sang Ayah Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
HeadlineKabar Politik

Momen Anak-Anak Soeharto Berpelukan Usai Sang Ayah Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

By
Wili Wili
Prabowo Subianto Lantik 961 Kepala Daerah di Istana, Simbol Demokrasi yang Dinamis
HeadlineKabar Politik

Prabowo Subianto Lantik 961 Kepala Daerah di Istana, Simbol Demokrasi yang Dinamis

By
Wili Wili
Pemberlakuan Presidential Threshold, Irwan Fecho: Tidak Relevan untuk Pemilu 2024
HeadlineKabar PolitikRagam

Pemberlakuan Presidential Threshold, Irwan Fecho: Tidak Relevan untuk Pemilu 2024

By
Devi Nila Sari
Janji Kontraktor Selesaikan Rumah Sakit Korpri Kaltim Akhir Tahun Ini “Hanya Omong Kosong”
HeadlineTrending

Janji Kontraktor Selesaikan Rumah Sakit Korpri Kaltim Akhir Tahun Ini “Hanya Omong Kosong”

By
Redaksi Akurasi.id
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?