By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Mafia Tambang Iringi Longsor Sangasanga 
Covered StoryHukum & Kriminal

Mafia Tambang Iringi Longsor Sangasanga 

akurasi 2019
Last updated: Februari 4, 2019 12:10 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Mafia Tambang Iringi Longsor Sangasanga 
SHARE

Mafia Tambang Iringi Longsor Sangasanga 

Akurasi.id – Mafia pertambangan diduga kuat ikut mengiringi jalannya musibah tanah longsor di Jalan Kawasan, RT 09, Kelurahan Jawa, Kecamatan Sangasanga, Kutai Kartanegara, akhir pekan lalu. Sebab, di balik kegiatan PT Adimitra Baratama Nusantara (ABN) yang berlangsung di daerah, disebut-sebut ikut diwarnai berbagai permasalahan dan pelanggaran.

Dinamisator Jatam Kaltim, Pradarma Rupang menyebut, terdapat beragam penyebab tanah longsor di Kelurahan Jawa, Kecamatan Sangasanga. Dia menyebut, kegiatan tambang PT ABN mengesampingkan beberapa regulasi. Antara lain regulasi batas jarak antara pemukiman dan tambang. Selain undang-undang, jarak pertambangan itu telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kaltim.

Hasil kajian Jatam menunjukkan, izin pertambangan PT ABN tumpang tindih dengan konsesi menyak dan gas (migas) PT Pertamina. Pasalnya, lahan pertambangan perusahaan tersebut masuk dalam kawasan PT Pertamina EP 5 Sangasanga.

Terdapat 12 kasus tumpang tindih penggunaan perjanjian pemakaian lahan bersama (PPLB) di kawasan tersebut. Jatam menduga, cara itu dijadikan modus korupsi di internal PT Pertamina EP 5 Sangasanga.“Harusnya itu diketahui oleh Menteri Keuangan. Karena itu aset Menteri Keuangan. Ini diduga melibatkan oknum-oknum top di tubuh PT Pertamina EP 5 Sangasanga,” ucap Rupang.

Ada 30 izin usaha pertambangan (IUP) di Kecamatan Sangasanga. Dari data itu, sebagian besar lahan di Kecamatan Sangasanga telah dikuasai perusahaan tambang. Artinya, mayoritas IUP itu tumpang tindih dengan kawasan yang dikelola PT Pertamina.

“Ini dijadikan bisnis oleh oknum-oknum tertentu yang menjadi sindikat di balik mafia pertambangan,” sebutnya.

Dari lahan yang digarap PT ABN, sekitar 80 persen menduduki wilayah Sangasanga. Dari 2.900 hektare izin milik PT ABN, sebanyak 80 persen masuk irisan kecamatan tersebut.

“Mayoritas pemegang saham perusahaan ini adalah PT Toba Bara Sejahtera. Owner PT Toba Bara Sejahtera adalah Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan,” katanya.

Mafia Tambang Iringi Longsor Sangasanga

Butuh Langkah Konkret

Dia pesimistis dengan ketegasan pemerintah dalam menyelesaikan silang sengkarut tambang di Kaltim. Apabila problem tersebut ditangani Presiden Joko Widodo, justru akan ada kompromi. Karena pimpinan PT ABN masuk dalam lingkaran pejabat yang berpengaruh di istana.

Contohnya pada 2012 lalu. Terjadi konflik antara PT Toba Bara Grup dengan petani-petani setempat. Pasalnya, perusahaan berusaha menguasai lahan petani seluas 1.900 hektare di Kecamatan Muara Jawa, Sangasanga, dan Loa Janan.

“Laporan sudah di gubernur (Awang Faroek Ishak, Red.). Dan sekarang malah di PHP (pemberi harapan palsu) dan diwariskan ke gubernur yang baru. Itu catatan kritis kami tentang bagaimana ada oligarki perusahaan,” tegasnya.

Jatam mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim mengevaluasi serta memberikan sanksi keras pada perusahaan tersebut. “Karena perusahaan itu telah melakukan pelanggaran dan mengakibatkan kerugian masyarakat,” tutupnya. (*)

Penulis: Ufqil Mubin
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:LingkunganLongsor sangasangaMafia TambangTambang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kedapatan Curi Motor di Pasar Malam, Dua Pemuda di Samarinda Diciduk Polisi
Hukum & KriminalNews

Kedapatan Curi Motor di Pasar Malam, Dua Pemuda di Samarinda Diciduk Polisi

By
akurasi 2019
Bukannya Dijaga, Pria di Kukar Nekat Perkosa Istri Sahabatnya Sendiri Bermodalkan Sebilah Badik
Hukum & KriminalNews

Bukannya Dijaga, Pria di Kukar Nekat Perkosa Istri Sahabatnya Sendiri Bermodalkan Sebilah Badik

By
Devi Nila Sari
Terlalu! Ayah Tega Gauli Anak Kandung Sebanyak 3 Kali
Hukum & KriminalNews

Terlalu! Ayah Tega Gauli Anak Kandung Sebanyak 3 Kali

By
akurasi 2019
Skandal Keuangan Berujung Tragedi Pembunuhan RM dan Misteri Wanita dalam Koper
HeadlineHukum & Kriminal

Skandal Keuangan Berujung Tragedi Pembunuhan RM dan Misteri Wanita dalam Koper

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?