By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Komisi IV DPRD Kaltim Pertimbangkan Pembukaan Belajar Tatap Muka
Birokrasi

Komisi IV DPRD Kaltim Pertimbangkan Pembukaan Belajar Tatap Muka

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 6:17 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Komisi IV DPRD Kaltim Pertimbangkan Pembukaan Belajar Tatap Muka
Komisi IV DPRD Kaltim melalui sekretaris Salehuddin masih mempertimbangkan pembelajaran tatap muka. (Samuel Gading/Akurasi.id)
SHARE
Komisi IV DPRD Kaltim Pertimbangkan Pembukaan Belajar Tatap Muka
Komisi IV DPRD Kaltim melalui sekretaris Salehuddin masih mempertimbangkan pembelajaran tatap muka. (Samuel Gading/Akurasi.id)

Komisi IV DPRD Kaltim pertimbangkan pembukaan belajar tatap muka. Sebab, angka Covid-19 di Kaltim masih tinggi.

Akurasi.id, Samarinda – Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dicanangkan terlaksana pada awal 2021. Sesuai Pengumuman Penyelenggaraan Pembelajaran Semester Genap TA 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19 yang dilakukan Jumat (20/11/2020), Menteri Pendidikan Nadiem Makarim memberi lampu hijau pelaksanaan PTM di seluruh daerah Indonesia.

Baca juga: Dari Koordinasi dengan Pemprov, Bapemperda DPRD Kaltim Target Ada 15 Raperda Dibahas di 2021

Namun, keputusan untuk melaksanakan PTM tetap diserahkan kepada masing-masing pemerintah daerah. Berdasarkan keputusan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri terbaru, Nadiem mengatakan, pemerintah memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah atau kantor wilayah kementerian agama (kemenag) untuk menentukan pembelajaran tatap muka.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin menyatakan, bahwa pihaknya masing mempertimbangkan PTM secara matang. Melalui audiensi yang dilakukan DPRD Kaltim dengan beberapa stakeholder pendidikan Kaltim beberapa waktu lalu, dia mengaku pihaknya sudah mendapat gambaran untuk pelaksanaan PTM sesuai dengan SKB 4 menteri tersebut. Yakni perlunya pertimbangan dari pihak sekolah, orang tua murid, dan rekomendasi dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19.

“Beberapa kesimpulannya memang kami sudah mendapatkan gambaran sesuai SKB 4 menteri dan ada beberapa delegasi tanggung jawab yang teknisnya diberikan. Salah satu teknisnya adalah (keputusan) kepala daerah. Apakah di daerah tersebut sesuai zonanya itu ada syarat dan guidance untuk bagaimana pembelajaran dilaksanakan,” ungkap Saleh, panggilan akrabnya, saat diwawancarai belum lama ini.

Secara pribadi, Saleh menganggap bahwa pelaksanaan PTM perlu dievaluasi dan dipersiapkan lebih serius. Kondisi penyebaran epidemi Covid-19 yang fluktuatif dan mencapai 21.642 ribu akumulasi kasus positif per Rabu (9/12/2020) lalu, membuatnya beranggapan bahwa Kaltim harus memastikan terlebih dahulu kesiapan pelaksanaan protokol kesehatannya dengan baik sebelum melaksanakan PTM.

Kemudian ia menekankan pada pertanggungjawaban kepala daerah dari tingkat Provinsi hingga kabupaten/kota. Keinginan lembaga eksekuti,  sebutnya, harus sejalan dengan keinginan pihak Satgas Covid 19, dan stakeholder pendidikan lainnya.

Terakhir, dia membeberkan bahwa ketika PTM hendak terlaksana di bulan Januari, minimalnya pada akhir tahun ini. Tiap sekolah sudah dilengkapi dengan fasilitas protokol kesehatan. Termasuk diantaranya penekanan khusus terhadap 3M antara lain memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Saya pribadi belum menyarankan untuk dilakukan proses tatap muka, meskipun beberapa daerah kecamatan yang memungkinkan. Tapi sekali lagi, saya pikir harus tetap dilakukan evaluasi yang mendalam sehingga bisa diperkirakan apakah itu bisa dilakukan pada Januari,” pungkas politisi partai Golkar tersebut. (*)

Penulis: Samuel Gading
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:#DPRD KaltimKomisi IV DPRD KaltimMenteri PendidikanNadiem MakarimPembelajaran Tatap MukaPTMSalehuddinSekertaris Komisi IV DPRD Kaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Kabut Asap Selimuti Singapura, Kualitas Udara Masuk Level Tidak Sehat

Akurasi.id - Kualitas udara di Singapura memburuk sejak Kamis, 4 September 2026.…

Fuel Surcharge Naik, Siap-siap Harga Tiket Pesawat Ikutan Naik

Akurasi.id - Calon penumpang siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sejumlah maskapai penerbangan…

Rencana Beli BBM Subsidi Pakai STNK Dibatalkan Pertamina, Ini Alasannya

Akurasi.id - Rencana kewajiban menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK saat…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Bincang Bersama GMKI Samarinda, Reza Bicara Pembangunan IKN hingga Penanganan Covid-19
Kabar Politik

Bincang Bersama GMKI Samarinda, Reza Bicara Pembangunan IKN hingga Penanganan Covid-19

By
Devi Nila Sari
Sutarmin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang Gantikan Etha Rimba yang Maju Pilkada
BirokrasiKabar Politik

Sutarmin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang Gantikan Etha Rimba yang Maju Pilkada

By
akurasi 2019
Bicarakan Masalah Aset dan Kinerja, DPRD Kaltim Panggil Perusda, SMA 10 hingga MAN 1 Samarinda
Kabar Politik

Bicarakan Masalah Aset dan Kinerja, DPRD Kaltim Panggil Perusda, SMA 10 hingga MAN 1 Samarinda

By
Redaksi Akurasi.id
Dewan Dibuat Geleng Kepala Usai Tahu Serapan APBD 2021 di PUPR Kaltim Baru 7 Persen, Silpa Menanti
Kabar Politik

Dewan Dibuat Geleng Kepala Usai Tahu Serapan APBD 2021 di PUPR Kaltim Baru 7 Persen, Silpa Menanti

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?