By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Karena Hasrat Perselingkungan, Wanita Pekerja Kafe di Berau Pun Terbunuh, Tinggalkan Anak yang Masih Balita
Hukum & KriminalNews

Karena Hasrat Perselingkungan, Wanita Pekerja Kafe di Berau Pun Terbunuh, Tinggalkan Anak yang Masih Balita

Devi Nila Sari
Last updated: Oktober 30, 2020 6:08 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Karena Hasrat Perselingkungan, Wanita Pekerja Kafe di Berau Pun Terbunuh, Tinggalkan Anak yang Masih Balita
Karena hasrat perslingkungan, wanita pekerja kafe di Berau pun terbunuh, tinggalkan anak yang masih balita. (Istimewa)
SHARE
Karena Hasrat Perselingkungan, Wanita Pekerja Kafe di Berau Pun Terbunuh, Tinggalkan Anak yang Masih Balita
Karena hasrat perslingkungan, wanita pekerja kafe di Berau pun terbunuh, tinggalkan anak yang masih balita. (Istimewa)

Karena hasrat perselingkungan, wanita pekerja kafe di Berau pun terbunuh, tinggalkan anak yang masih balita. Ironinya lagi, ternyata sebelum dibunuh, korban dan pelaku sempat melakukan hubungan badan layaknya suami istri dalam mobil.

Akurasi.id, Berau – Kasus penemuan mayat sesosok wanita di dekat kandang buaya di Teluk Bayur, Kabupaten Berau kini telah berada di pada titik terang. Siapa pelaku, apa motif di balik kasus pembunuhan itu pun juga sudah mulai terpublikasi. Begitu juga dengan siapa sosok wanita yang ditemukan meninggal tersebut.

Dari rangkaian penyelidikan dan pemeriksaan yang telah dilakukan terhadap pelaku, kepolisian Berau pun perlahan membuka data dan fakta atas kasus tersebut. Pra sangka publik terhadap adanya kasus perselingkungan dalam perkara itu juga mulai diamini pihak kepolisian.

[irp]

Sesuai dengan hasil pemeriksaan maraton yang dilakukan terhadap pelaku RA (34) yang telah ditetapkan sebagai tersangka, telah mengakui perbuatannya. Kepada penyidik, RA juga mengakui, kalau dia dan korban memang memiliki hubungan sebagai kekasih gelap.

Ya, meski keduanya telah sama-sama diketahui memiliki kelaurga, suami dan istri, namun nyatanya di antara pelaku dan korban ternyata diam-diam menyimpan hubungan asmara. Keduanya bahkan diketahui telah beberapa kali melakukan hubungan badan layaknya seorang suami istri.

Kepada media ini, Kasat Reskrim Polres Berau AKP Rido Doly membeberkan, sebelum korban FS (25) ditemukan tewas di kandang buaya di daerah Bumi Perkemahan Mayang Mangurai, Jalan Poros Lananan, RT 013, Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Teluk Bayur, korban sempat izin pamit kepada sang suami untuk berangkat kerja. Alih-alih bekerja, ternyata FS sudah memiliki rencana menemui pelaku RA (34), pria yang baru ia kenal 2 bulan terahkir.

“Mereka sebelumnya sudah mengatur janji bertemu di depan rumah sakit yang ada di Berau. Pelaku menjemput FS menggunakan mobil rental,” jelas AKP Rido saat dikonfirmasi pada Jumat (30/10/2020).

Dalam mobil, RA dan FS sempat melakukan hubungan suami istri sebelum tragedi pembunuhan itu terjadi. “Dari keterangan pelaku, sudah 2 kali pelaku dan korban melakukan hubungan badan di dalam mobil,” terangnya.

Naas bagi FS, di hari itu, wanita yang telah memiliki suami dan seorang bayi 9 bulan itu malah menjadi korban pembunuhan oleh RA, lantaran FS meminta RA bertanggungjawab atas kehamilannya, dan mengancam akan melaporkan kepada pihak keluarga RA.

RA yang tak ingin FS mengadukan hubungan gelapnya itu pun seketika mengambil tali yang sudah disiapkannya dan mecekik leher korban mengunakan tali. “Semua sudah disiapkan pelaku, niat awal pelaku memang ingin menghabisi korban,” ucapnya.

Mendapatkan jeratan tali di lehernya yang begitu keras, FS seketika meninggal di tempat. Demi menghilangkan jejak, pelaku kemudian pergi ke sebuah kolam yang diketahui merupakan kandang buaya, dan menaruh jasad korban di pinggir kolam tersebut.

“Mayat korban sengaja di taruh di kolam buaya agar jasad korban jadi santapan hewan predator penunggu kolam itu,” imbuhnya.

Setelah berhasil membunuh FS, RA pun bergegas meninggalkan jejak dengan melakukan pelarian ke Kabupaten Kasongan, Kalimantan Tengah (Kalteng). “Dengan bantuan Resmob Polda Kalteng, akhirnya polisi berhasil meringkus pelaku di salah satu rumah keluarganya pada Minggu (25/10/2020),” ungkapnya.

Saat ini pelaku telah ditahan di Mapolres Berau guna mengikuti proses hukum. Dan atas perbuatanya pelaku diancam hukuman mati atau semur hidup. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin 

 

TAGGED:#Kepolisian Berau#Pelaku Diamankan#Pembunuhan Wanita di Berau#Polres BerauKasus Pembunuhan Pekerja KafeKasus PerslingkunganMayat di Kandang BuayaPekerja Kafe di Berau DibunuhTeluk Bayur
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kasus Pemerasan Ria Ricis Naik Penyidikan Polisi Pastikan Tak Ada Foto atau Video Syur
Hukum & KriminalSelebritisTrending

Kasus Pemerasan Ria Ricis Naik Penyidikan Polisi Pastikan Tak Ada Foto atau Video Syur

By
akurasi 2019
Lima Dewan Samarinda Melawan PAW Lewat Palu Hakim
Covered StoryHukum & KriminalTrending

Lima Dewan Samarinda Melawan PAW Lewat Palu Hakim 

By
akurasi 2019
Gempa Garut Magnitudo 6,5: Kerusakan di Sukabumi, Tasikmalaya, dan Ciamis, Rumah Ambruk dan Listrik Terputus
HeadlinePeristiwa

Gempa Garut Magnitudo 6,5: Kerusakan di Sukabumi, Tasikmalaya, dan Ciamis, Rumah Ambruk dan Listrik Terputus

By
akurasi 2019
35 Ojol Samarinda Ditipu, Jadi Korban Orderan Fiktif Mengaku Polisi
Hukum & KriminalNews

35 Ojol Samarinda Ditipu, Jadi Korban Orderan Fiktif Mengaku Polisi

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?