By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Darah 1.088 Warga Binaan Dites, Adakah yang Terjangkit HIV/AIDS?
News

Darah 1.088 Warga Binaan Dites, Adakah yang Terjangkit HIV/AIDS?

akurasi 2019
Last updated: Agustus 7, 2019 1:52 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Darah 1.088 Warga Binaan Dites, Adakah yang Terjangkit HIV/AIDS?
Petugas mengambil sampel darah setiap warga binaan di Lapas Kelas III Bontang. (Ayu Salsabila/Akurasi.id)
SHARE
Darah 1.088 Warga Binaan Dites, Adakah yang Terjangkit HIV/AIDS?
Petugas mengambil sampel darah setiap warga binaan di Lapas Kelas III Bontang. (Ayu Salsabila/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Demi menekan penyebaran virus HIV/AIDS, seluruh warga binaan di Lapas Kelas III Bontang dites secara mobile oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang. Sebanyak 1.088 warga binaan beserta para petugas diambil darahnya secara bergantian.

Kepala Lapas Kelas III Bontang, Heru Yuswanto, mengatakan, pengecekan virus mematikan ini diselenggarakan atas kerja sama dengan Dinkes Bontang. Setiap tahun, kegiatan tersebut dijalankan secara rutin.

“Harapannya dapat menekan penyakit menular dan tidak menular. Agar terdeteksi sedini mungkin untuk segera diobati dan diatasi,” jelas Heru, Selasa (6/8/19).

Hasil tes darah ini bisa langsung diketahui. Pihak lapas akan berkoordinasi dengan Dinkes Bontang dan Puskesmas Bontang Lestari jika ditemukan warga binaan atau petugas yang terjangkit virus HIV/AIDS dan tuberkulosis (TBC).

“Ada yang positif TBC, kami gerak cepat melakukan pengobatan sedini mungkin. Agar bisa sembuh. Begitupun dengan HIV,” ungkap Heru.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bontang, Diana, menuturkan, pihaknya menyasar 1.200 orang dalam pengecekan VCT mobile ini.

Pengecekan darah warga binaan berakhir Sabtu mendatang. Namun Dinkes berharap dapat menyelesaikannya lebih cepat. “Harapannya Jumat sudah selesai,” ujarnya.

Diana enggan menginformasikan jumlah penderita HIV/AIDS dari hasil tes itu. Namun dia menegaskan, setiap tahun selalu ada orang yang terjangkit virus ini.

“Kalau memang positif HIV, kami pertahankan hidupnya. Agar aman dan tidak menularkan ke yang lain,” bebernya.

Dia mengaku, Dinkes bertugas mengingatkan dan menyelamatkan seseorang yang terjangkit virus HIV/AIDS. Dengan begitu, pengidapnya tidak pesimis akan masa depan hidupnya.

“[Kami ingatkan] agar [pengidapnya] mau berobat,” ucapnya.

Kata Diana, penyakit ini menular melalui empat cara: cairan kelamin, darah, penggunaan narkoba dengan jarum suntik, serta air susu ibu (ASI).

Penyakit yang cepat menyebar di lapas justru bukan virus HIV/AIDS. Melainkan TBC. Penyakit ini menular melalui kontak langsung. Saat penderitanya bersin atau batuk, orang-orang di sekitarnya dapat tertular penyakit yang sama.

“Kalau TBC cepat didapatkan, cepat diobati, maka aman bagi yang lain. Tidak menularkan penyakit dan tidak memperparah penyakit bagi penderitanya,” sebut dia. (*)

Penulis: Ayu
Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:HIV/AIDSLapas Kelas III BontangTes DarahWarga Binaan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Aset Tommy Soeharto Kembali Dilelang Kemenkeu Hari Ini
HeadlineHukum & Kriminal

Aset Tommy Soeharto Kembali Dilelang Kemenkeu Hari Ini

By
akurasi 2019
Penangkapan Tersangka Mutilasi: Polisi Temukan Jasad Wanita SH Tanpa Kepala di Muara Baru, Jakarta Utara
Hukum & KriminalTrending

Penangkapan Tersangka Mutilasi: Polisi Temukan Jasad Wanita SH Tanpa Kepala di Muara Baru, Jakarta Utara

By
Wili Wili
Polisi Ungkap Bisnis Rapid Test Palsu di Pelabuhan Samarinda, Para Pelaku Raup Keuntungan Puluhan Juta
Hukum & KriminalNews

Polisi Ungkap Bisnis Rapid Test Palsu di Pelabuhan Samarinda, Para Pelaku Raup Keuntungan Puluhan Juta

By
akurasi 2019
Sidang Perdana Gugatan Cerai Atalia Praratya terhadap Ridwan Kamil Digelar, Keduanya Absen dan Diwakili Kuasa Hukum
HeadlinePeristiwa

Sidang Perdana Gugatan Cerai Atalia Praratya terhadap Ridwan Kamil Digelar, Keduanya Absen dan Diwakili Kuasa Hukum

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?