By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Hitungan Jam, Si Jago Merah Mengamuk di Tiga Titik di Kota Samarinda Senin Dini Hari
Trending

Hitungan Jam, Si Jago Merah Mengamuk di Tiga Titik di Kota Samarinda Senin Dini Hari

akurasi 2019
Last updated: Oktober 12, 2020 7:24 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Hitungan Jam, Si Jago Merah Mengamuk di Tiga Titik di Kota Samarinda Senin Dini Hari
Para petugas pemadam kebakaran dan relawan berjibaku memadamkan api di 3 titik lokasi di Samarinda pada Minggu (11/10/2020) malam. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
Hitungan Jam, Si Jago Merah Mengamuk di Tiga Titik di Kota Samarinda Senin Dini Hari
Para petugas pemadam kebakaran dan relawan berjibaku memadamkan api di 3 titik lokasi di Samarinda pada Minggu (11/10/2020) malam. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Hanya dalam hitungan jam, terjadi 3 kebakaran di Kota Samarinda. Pertama pada Senin dini hari (12/10/2020) pukul 03.15 Wita dini hari di Jalan Amina Syukur, sebanyak 3 bangunan hangus terbakar. Kedua pada pukul 09.15 Wita di Jalan Mangkurat sebanyak 6 bangunan terbakar, dan terakhir pada pukul 13.18 Wita di Jalan KS Tubun Dalam dengan 5 bangunan juga hangus terbakar.

Baca juga: Demi Membeli Pakaian, Pria Asal Samarinda Nekat Jadi Jambret dan Berurusan dengan Polisi

Dalam 3 titik kebakaran itu, total ada sebanyak 14 bangunan yang terbakar dan menjadi korban amukan di jago merah. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun total kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Data yang saat ini kami peroleh sekitar 14 bangunan dari total 3 kebakaran yang terjadi dalam hari ini,” jelas Humas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Samarinda Hery Suhendra saat ditemui Akurasi.id di lokasi kebakaran, Senin (12/10/2020).

Herry menyebutkan, dari 3 titik kebakaran yang terjadi, dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik, dan jeda waktu satu dengan lain sekitar 6 jam. Hal itu menyebabkan pemadam dan relawan cukup dibuat keletihan.

“Dibilang cape ya cape pak, bagaimana tidak dalam kurang waktu 12 jam ada 3 titik kebakaran yang kami tangani,” ucapnya.

Selain itu lokasi kebakaran yang berada di gang sempit dan sulitnya mendapatkan stok air menjadi kesulitan bagi para pemadan kebakaran dalam mengendalikan kobaran api.

“Beruntung semua kejadian dapat dikendalikan, jadi total bangunan yang terdampak tidak begitu banyak,” tandasnya.

Sementara itu, Andi Sofyan Anwar, salah satu relawan mengakui hingga samapai saat ini dia belum ada beristirahat sebab jeda waktu kebakaran yang terbilang berdekatan.

“Belum sempat tidur pak dari tadi malam sampai sekarang, namun saya bersukur bisa membatu tugas pemadam kebakaran,” ungkapnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Hitungan JamKebakaran
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Sejarah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: dari Tradisi hingga Hari Besar Umat Islam

Akurasi.id - Setiap bulan Rabiul Awal, umat Islam di seluruh dunia memperingati…

Kualitas Udara Memburuk, Malaysia dan Brunei Bawa Kasus Kabut Asap ke ASEAN

Akurasi.id, Jakarta - Kabut asap lintas batas kembali menjadi sorotan utama di…

Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan untuk Cek Penanganan Karhutla

Akurasi.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan pada Sabtu (22/08/2026)…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tak Bisa Masuk Singapura, Ustaz Abdul Somad Mengaku Dideportasi
HeadlineTrending

Tak Bisa Masuk Singapura, Ustaz Abdul Somad Mengaku Dideportasi

By
akurasi 2019
Bontang Terendam Lagi, Warga: Bukan Kota Taman, tapi Kota Banjir
Trending

Bontang Terendam Lagi, Warga: Bukan Kota Taman, tapi Kota Banjir

By
Devi Nila Sari
Tragis! Pria di Rawamangun Dibunuh dan Dicor di Ruko Miliknya, Ini Kronologinya
Hukum & KriminalTrending

Tragis! Pria di Rawamangun Dibunuh dan Dicor di Ruko Miliknya, Ini Kronologinya

By
Wili Wili
Tuai Kecaman, Pemilik Usaha Nasi Padang Babi Ngaku Menyesal
HeadlineTrending

Tuai Kecaman, Pemilik Usaha Nasi Padang Babi Ngaku Menyesal

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?