By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Diduga Terjatuh di Anak Sungai SKM, Bocah 3 Tahun Hilang, Pencarian Masih Dilakukan
Trending

Diduga Terjatuh di Anak Sungai SKM, Bocah 3 Tahun Hilang, Pencarian Masih Dilakukan

akurasi 2019
Last updated: September 3, 2020 6:14 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Diduga Terjatuh di Anak Sungai SKM, Bocah 3 Tahun Hilang, Pencarian Masih Dilakukan
Tampak lokasi di mana Daffa bocah 3 tahun diduga terjatuh ke anak Sungai Karang Mumus. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
Diduga Terjatuh di Anak Sungai SKM, Bocah 3 Tahun Hilang, Pencarian Masih Dilakukan
Tampak lokasi di mana Daffa bocah 3 tahun diduga terjatuh ke anak Sungai Karang Mumus. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Tentu bayang-bayang kasus balita Ahmad Yusuf Gazali masih melekat di benak kita. Bocah 4 tahun yang ditemukan tewas terseret arus banjir di saluran drainase. Belum pudar kasus tersebut, keadaan serupa kembali terjadi dan menimpa seorang bocah 3 tahun bernama Raffa Ibrahim Hadiyanto di Jalan Jelawat, Gang Musi, RT 11, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir pada Rabu (3/9/2020) pukul 10.30 Wita pagi tadi.

Baca juga: Bisnis Esek-Esek di Kutim dengan Modus Warung Kopi Dibongkar Polisi, Sekali Transaksi Rp300 Ribu

Tawa riang keluarga yang baru saja merayakan ulang tahun ke-3 bocah tersebut pada 20 Agustus silam berubah menjadi isak tangis yang tak tertahankan. Raffa diduga tenggelam dan terseret arus banjir di aliran anak Sungai Karang Mumus (SKM) yang tepat berada di belakang kediaman neneknya yang bernama Kholifah (60).

Raffa merupakan anak terakhir dari dua bersaudara, dari pasangan Risa Umami (35) dan Irian Hariyanto (36) yang bermukim di Jalan Padat Karya, Kecamatan Sambutan. Kakak Raffa bernama Daffa Rafid Hadiyanto yang kini berusia 7 tahun.

“Anak ini dititipkan di rumah neneknya ini karena bapaknya mau berangkat ke Melak (Kutai Barat), sedangkan mamanya kerja sama-sama dengan saya di toko pancing,” ucap Halimah (27) selaku tante Raffa yang juga adik kandung dari Risa saat dijumpai awak media.

Ayah Raffa, kata Halimah, merupakan seorang sopir truk tangki yang kerap bekerja lintas kabupaten/kota maupun provinsi. Karena kondisi pekerjaan kedua orang tuanya inilah yang membuat Raffa dan kakaknya sesekali dititipkan di kediaman neneknya itu. Raffa bersama kakaknya sendiri pagi tadi diantar langsung oleh sang ibu sekira pukul 06.30 Wita.

“Hari ini itu ada buleknya (adik Halimah) lagi libur kerja, jadi kebetulan bisa bantu jagain dia (Raffa). Kalau di sini banyak saja yang jaga dan semua sayang betul sama anak itu,” ucap Halimah dengan mata yang berkaca-kaca.

Sesaat sebelum Halimah bersama ibunda Raffa hendak berangkat bekerja, ia masih mengingat bocah itu hendak meminjam ponsel kakaknya. Kemudian Raffa mengambil kudapan ringan di dalam tas ransel mungilnya yang memang selalu disediakan oleh sang ibu.

“Baru neneknya mau nyiapkan makan buat dia. Pas dicari anaknya sudah enggak ada,” sambungnya.

Saat Raffa menghilang, kondisi pintu masuk rumah dalam keadaan tertutup dan terkunci rapat. Mulanya balita ini dikira sedang bersembunyi, sebab ia kerap melakukan hal tersebut. Namun setelah dicari-cari keberadaanya pun tak kunjung ditemukan, sampai keluarga mendapati pintu bagian belakang rumah dalam keadaan terbuka.

Raffa sendiri terakhir terlihat menggunakan baju singlet hijau putih bercelana pendek putih. Kala itu air dianakan sungai yang memiliki lebar sekitar dua meter ini sangat deras dan meluap hingga menggenang sebagian pemukiman warga. Dari sinilah kuat dugaan muncul kalau Raffa terpeleset dan tercebur ke anak sungai di belakang kediaman neneknya, meski balita ini dikenal tak suka bermain banjir dan takut melihat aliran air deras.

Dugaan Raffa tercebur dan terseret arus banjir ini kemudian menyebar luas. Pihak berwajib bersama sejumlah relawan langsung bergegas melakukan upaya pencarian. Ada yang menyusur aliran besar SKM, ada yang berjaga di depan pintu anak sungai dan sebagian lainnya melakukan penyisiran hingga menuju titik diduganya Raffa terjatuh.

“Dugaannya korban tercebur. Kami sudah melakukan olah TKP, menghimpun keterangan saksi dan memasang garis polisi,” singkat Kanit Inafis Polresta Samarinda, Ipda Yitno.

Hingga berita ini diturunkan pihak berwajib bersama relawan dan warga sekitar masih terus melakukan upaya pencarian menyusuri aliran anak sungai hingga ke aliran besar SKM dengan radius ratusan meter. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Anak Sungai SKMBocah 3 TahuntenggelamterjatuhTerseret Arus Banjir
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Perubahan Drastis Ammar Zoni di Penjara: 4 Kali Khatam Al-Qur'an, Rajin Puasa, Berat Badan Turun 30 Kg
SelebritisTrending

Perubahan Drastis Ammar Zoni di Penjara: 4 Kali Khatam Al-Qur’an, Rajin Puasa, Berat Badan Turun 30 Kg

By
Wili Wili
Waduh! Pajero Tabrak Warga Loktuan Hingga Tewas Ternyata Tunggak Pajak Sejak 2018
Trending

Waduh! Pajero Tabrak Warga Loktuan Hingga Tewas Ternyata Tunggak Pajak Sejak 2018

By
Devi Nila Sari
Sri Mulyani Copot Rafael dari Jabatan di Dirjen Pajak, Buntut Kasus Penganiayaan David
CorakHeadlineRagamTrending

Sri Mulyani Copot Rafael dari Jabatan di Ditjen Pajak, Buntut Kasus Penganiayaan David

By
Devi Nila Sari
Musisi Tanah Air Bentuk VISI, Perjuangkan Sistem Royalti yang Lebih Adil
SelebritisTrending

Musisi Tanah Air Bentuk VISI, Perjuangkan Sistem Royalti yang Lebih Adil

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?