By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Berharap Tiada Penambahan Pasien Pasca Ruang Isolasi Covid-19 Diresmikan, Agus Haris: Fungsi DPRD Tetap Mengawasi
Birokrasi

Berharap Tiada Penambahan Pasien Pasca Ruang Isolasi Covid-19 Diresmikan, Agus Haris: Fungsi DPRD Tetap Mengawasi

akurasi 2019
Last updated: Maret 22, 2021 3:26 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
ruang isolasi covid-19
Anggota Komisi III DPRD Bontang Agus Suhadi. (dok. Pribadi)
SHARE
ruang isolasi covid-19
Anggota Komisi III DPRD Bontang Agus Suhadi. (dok. Pribadi)

Akurasi.id, Bontang – Ruang Isolasi Darurat Covid-19 di RSUD Taman Husada Bontang telah diresmikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, Sabtu (23/5/20) lalu. Anggaran senilai Rp7,2 miliar digelontorkan untuk penanganan Covid-19 di Kota Taman –sebutan Bontang- ini.

baca juga: DPRD Bontang Ingatkan Perusahaan Penuhi Hak-Hak Karyawan Meski di Tengah Pandemi Covid-19

Rinciannya, Rp3,1 miliar untuk pembangunan ruang isolasi dan Rp4,2 miliar diperuntukkan pengadaan alat kesehatan (alkes). Pembangunan ruang isolasi di lantai 1 gedung baru RSUD Taman Husada Bontang ini memiliki 16 kamar. Setiap ruang memiliki beragam fasilitas seperti 1 unit tempat tidur, meja, rak, nakas, televisi sirkuit tertutup (CCTV), televisi, toilet, wastafel, ventilator, tabung oksigen, dan sebuah isolator transport.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi III DPRD Bontang Agus Suhadi menyatakan jika dirinya berharap ruangan isolasi tersebut dapat dipergunakan dengan sebaik mungkin.

“Saya berharap semoga tidak ada lagi pasien tambahan yang menempati ruangan isolasi tersebut,” ujarnya kepada Akurasi.id, Selasa (26/5/20).

Politisi dari Partai PDI Perjuangan ini menyatakan seharusnya masyarakat bisa menaati anjuran Pemkot Bontang agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah bahkan keluar kota jika tidak ada kebutuhan mendesak.

Dia pun mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan di rumah saja. Seperti ibadah misalnya. Agus Suhadi juga mengajak warga untuk selalu berdoa agar wabah pandemi Covid-19 lekas berlalu. Agar seluruh masyarakat dapat beraktivitas dengan normal seperti sedia kala.

“Saya minta untuk masyarakat juga bisa peduli terhadap anjuran Pemkot Bontang dan menerapkan protokol kesehatan dengan baik seperti memakai masker, rajin mencuci tangan, jaga jarak, dan lainnya,” tuturnya.

Wakil Ketua DPRD II Agus Haris. (Sadam Toppo/Humas Setwan)

Menanggapi hal ini, Agus Haris selaku Wakil Ketua II DPRD Bontang juga menyambut baik atas diresmikannya ruang isolasi penanganan pasien Covid-19 di RSUD Taman Husada Bontang. Namun, Agus haris meminta kepada para anggota DPRD untuk bisa menjalankan fungsinya dalam mengontrol kesesuaian anggaran yang telah digunakan. Khususnya pada Komisi II DPRD Bontang.

“Alhamdulillah, ruang isolasi bisa rampung tepat waktu. Saya minta teman-teman DPRD untuk bisa mengawal berapa anggaran yang sudah terealisasi, khususnya Komisi II. Saya pikir tidak ada salahnya tetap melakukan pengawasan tanpa kita harus berprasangka yang kurang baik,” ujarnya saat dikonfirmasi media ini via telepon.

Agus Haris mengungkapkan pada Perpu nomor 1 merupakan hak peto dan payung hukum dari pemerintah untuk menjalankan kegiatan. Namun kontrol dari DPRD akan tetap dilaksanakan. Apalagi mengingat fungsi DPRD sebagai pengawas. Dia memaparkan fungsi DPRD jangan sampai hilang dengan adanya perpu tersebut. Anggota DPRD tetap harus melakukan kontrolnya. Misalnya, lanjut dia, jika kelak ditemukan anggaran yang diperuntukkan pembangunan ruang isolasi tersebut terlalu berlebihan dan tidak sesuai dengan fakta lapangan.

“Di sini kita bukan mencari kesalahan dari pihak tertentu namun hal ini murni bagaimana kita untuk memperbaiki seluruh sistem pembiayaan yang terkesan mubazir,” pungkasnya. (*)

Penulis: Jisa
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Covid-19DPRD BontangRSUD Taman Husada Bontangruang isolasi rsud
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Germas di Kelurahan Satimpo, Warga Berbondong-bondong Cek Kesehatan
BirokrasiCorak

Germas di Kelurahan Satimpo, Warga Berbondong-bondong Cek Kesehatan

By
akurasi 2019
Pasien Sembuh Covid-19 Kaltim
Trending

Pasien Sembuh Covid-19 Kaltim Bertambah, Terbaru 4 Lagi Sembuh

By
akurasi 2019
Menteri Investasi, Bahlil Cabut Izin 180 Tambang Mineral-Batu Bara, Terbanyak di Kaltim
BirokrasiHeadline

Menteri Investasi, Bahlil Cabut Izin 180 Tambang Mineral-Batu Bara, Terbanyak di Kaltim

By
akurasi 2019
Kolong Jembatan
Birokrasi

Sebagai Bahan Evaluasi, Dewan Usulkan Penutupan Sementara Kolong Jembatan kepada BPJN

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?