By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kabar Politik > RSUD Bontang Wajibkan Rapid Tes Bagi Penunggu Pasien, Dewan Minta Dana Covid-19 Bantu Biayai
Kabar Politik

RSUD Bontang Wajibkan Rapid Tes Bagi Penunggu Pasien, Dewan Minta Dana Covid-19 Bantu Biayai

Devi Nila Sari
Last updated: Mei 18, 2021 11:43 am
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
RSUD Bontang Wajibkan Rapid Tes Bagi Penunggu Pasien, Dewan Minta Dana Covid-19 Bantu Biayai
(Dari kiri) Ketua dan Anggota Komisi II DPRD Bontang Rustam dan Nursalam saat memimpin rapat bersama RSUD Taman Husada Bontang. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
RSUD Bontang Wajibkan Rapid Tes Bagi Penunggu Pasien, Dewan Minta Dana Covid-19 Bantu Biayai
(Dari kiri) Ketua dan Anggota Komisi II DPRD Bontang Rustam dan Nursalam saat memimpin rapat bersama RSUD Taman Husada Bontang. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

RSUD Bontang Wajibkan Rapid Test Bagi Penunggu Pasien, Dewan Minta Dana Covid-19 Bantu Biayai. Lantaran, dana penanganan Covid-19 untuk Kota Bontang terbilang cukup besar. Artinya, dari dana itu bisa saja disuit buat membantu pembiayaan rapid antigen tersebut.

Akurasi.id, Bontang – Komisi II DRPD Bontang menggelar rapat kerja bersama pihak RSUD Taman Husada Bontang. Pertemuan itu membahas rencana pemberlakuan tes swab antigen berbayar bagi penunggu pasien di RSUD Taman Husada. Rapat itu berlangsung di DPRD Bontang, Senin (3/5/2021) kemarin.

Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam menyampaikan, rapat ini sebagai tindak lanjut keluhan masyarakat yang merasa terbebani dengan adanya kebijakan wajib swab antigen yang diberlakukan RSUD Taman Husada. Karena setiap penunggu pasien diminta melakukan rapid antigen.

“Ini bermula atas keluhan masyarakat yang merasa terbebani dengan biaya rapid tes yang dianggap memberatkan. Karena secara tidak langsung, anggota keluarga yang menjaga saudaranya di rumah sakit harus keluar biaya lagi buat rapid antigen,” tuturnya.

Kendati semua keputusan dikembalikan ke RSUD Taman Husada, Rustam tetap mengharapkan, agar pihak rumah sakit lebih mengelaurkan aturan. Karena kalau dihitung-hitung, maka RSUD Taman Husada bisa mendapatkan Rp40 juta setiap bulannya dari biaya rapid tes tersebut.

“Kami tidak bisa memaksakan manajemen RSUD untuk meniadakan penarikan biaya rapid tes. Karena alat tersebut juga mereka beli dan mengeluarkan biaya. Kita bersyukur bahwa kesembuhan Covid-19 sejak 3 Mei 2021 sudah mencapai 97,1 persen. Ini tentu sangat bagus,” kayanya.

Anggota Komisi II DPRD Bontang, Nursalam mengakui, kalau RSUD Taman Husada memang tidak bisa mengratiskan rapid antigen tersebut. Karena memang dari segi biaya, tergoolong tidak murah. Untuk itu, dia berujar, pihaknya akan mencoba mengusahakan ada anggaran dari APBD Bontang.

[irp]

“Dari APBD itu ada dana Covid-19. Sejatinya itu anggaran buat penangganan Covid-19 dan tidak membebani masyarakat. Untuk sekarang, jika RSUD tidak memungut biaya, mereka juga rugi. Karena mereka membeli alat itu,” tuturnya.

RSUD Taman Husada diharapkan menyampaikan permohonan anggaran ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Agar dari dana penanganan Covid-19 ada yang bisa disisikan untuk kebutuhan rapid test bagi penunggu pasien di rumah sakit tersebut.

“Dana Covid-19 itu cukup besar. Nah, RSUD mungkin bisa menggunakan dana itu. Sekali lagi kami melihat itu berdasarkan keluhan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#Pemerintah BontangDana Covid-19DPRD BontangPenunggu Pasien Rapid TesRSUD BontangRSUD Taman HusadaWajibkan Rapid Tes
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ingat, Jangan Lupa KPU Pastikan Malam Akan Helat Debat Pilkada Bontang 2020
Kabar Politik

Jangan Lupa Malam Ini KPU Gelar Debat Publik Pilkada Bontang 2020

By
akurasi 2019
Terkait Perselisihan Mantan Cleaning Service dan PT CSM, Komisi I DPRD Bontang Minta Diselesaikan Secara Musyawarah
Kabar Politik

Terkait Perselisihan Mantan Cleaning Service dan PT CSM, Komisi I DPRD Bontang Minta Diselesaikan Secara Musyawarah

By
Devi Nila Sari
Dalam Bayang GARBI Kaltim, Sinyal Perpecahan Partai Dakwah
Kabar Politik

Dalam Bayang GARBI, Sinyal Perpecahan Partai Dakwah

By
akurasi 2019
Penetapan Hasil Pilkada Bontang Tinggal Tunggu Hasil Keputusan Sengketa Pemilu di MK
Kabar Politik

Penetapan Hasil Pilkada Bontang Tinggal Tunggu Hasil Keputusan Sengketa Pemilu di MK

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?