By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Kaltim Tambah 8 Pasien Positif Covid-19, 4 Kasus Merupakan Transmisi Lokal
Trending

Kaltim Tambah 8 Pasien Positif Covid-19, 4 Kasus Merupakan Transmisi Lokal

akurasi 2019
Last updated: Mei 3, 2020 7:17 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
transmisi lokal covid-19
Potensi transmisi lokal di Kaltim semakin besar dengan adanya temuan sejumlah pasien positif Covid-19di Paser. (Ilustrasi)
SHARE
transmisi lokal covid-19
Potensi transmisi lokal di Kaltim semakin besar dengan adanya temuan sejumlah pasien positif Covid-19di Paser. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Lonjakan demi lonjakan pasien positif Covid-19 di Kaltim terus terjadi. Bahkan, sebagian dari pasien yang terkonfirmasi positif itu, terindikasi kuat sebagai bagian dari transmisi lokal wabah Covid-19.

baca juga: 2 Keluarga di Paser Positif Covid-19, Terpapar Suami yang Pulang dari Klaster Gowa

Seperti pada penambahan 8 kasus baru yang diumumkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Minggu (3/5/20) hari ini, diketahui ada beberapa di antara pasien positif tersebut yang merupakan transmisi lokal.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengatakan, kasus transmisi lokal itu kembali ditemukan di Kabupaten Paser. Ya, dari 8 kasus pasien positif yang dilaporkan Minggu hari ini, ada 4 kasus di antaranya merupakan transmisi lokal.

“Untuk pasien PSR9 (Perempuan 21 tahun), PSR12 (Perempuan 44 tahun) dan PSR13 (Laki-laki 18 tahun) merupakan kontak erat dari PSR03,” ungkap Andi dalam video telekonferensinya, petang tadi.

Ketiga pasien yang merupakan kontak erat dari PSR3, tercatat merupakan satu keluarga. Dari catatan Dinkes Kaltim, PSR3, merupakan pelaku perjalanan dari Klaster Gowa.

“Hasil rapid test terhadap PSR9, PSR12, dan PSR13, menunjukkan reaktif Covid-19. Saat ini, para pasien dirawat di lokasi karantina Pemerintah Paser,” jelasnya.

Kemudian 1 kasus lain yang merupakan transmisi lokal, masih terjadi di Paser, yakni pasien dengan kode PSR11, merupakan seorang perempuan berusia 30 tahun yang merupakan kontak erat dari PSR06.

“Pasien PSR06, merupakan pelaku perjalanan pada kegiatan keagamaan dari Klaster Gowa di Sulawesi Selatan. Hasil rapid test untuk pasien PSR11 menunjukkan reaktif, kasus dirawat di lokasi karantina Pemerintah Paser,” ungkapnya.

Lebih lanjut Andi menjelaskan, tambahan 3 pasien positif lain di Kaltim, masih dari paser, masing-masing yakni PSR7 laki-laki 45 tahun, PSR8 laki-laki 56 tahun, dan PSR10 laki-laki 37 tahun, merupakan tracking Klaster Gowa dengan hasil rapid test reaktif, kasus dirawat di lokasi karantina Pemerintah Paser.

“Satu tambahan terakhir pasien positif, yakni di Kabupaten Berau dengan kode BRU20 laki-laki 53 tahun. Pasien merupakan tracking dari Klaster Gowa dengan hasil rapid test reaktif, keluhan batuk disertai gambaran pneumonia. Pasien dirawat di RSUD Abdul Rivai,” tandasnya.

Transmisi Lokal Terjadi dari Lini Pertama

Kasus transmisi lokal Covid-19 yang terjadi di Kaltim, diakui Andi, memang masih terjadi pada lini pertama, atau terjadi penularan dari lingkup keluarga. Kendati demikian, apa yang terjadi tersebut, tetap harus diwaspadai ekstra oleh masyarakat.

“Artinya, penularan bisa terjadi kepada siapapun, tanpa mesti harus melakukan perjalanan ke luar daerah lagi, atau ke daerah pandemi Covid-19. Ini menjadi kewaspadaan bagi kita semua. Karena meski kita tidak kemana-mana, potensi tertular sudah sangat tinggi,” imbuhnya.

Seiring dengan peningkatan kasus Covid-19 di Kaltim, daerah terpapar pun semakin banyak. Bahkan sudah ada 7 kabupaten/kota yang terindikasi sebagai daerah transmisi lokal Covid-19.

“Balikpapan, Samarinda, Kutai Timur (Kutim), Kutai Kartanegara (Kukar), dan Paser, adalah beberapa daerah di Kaltim yang terindikasi kuat telah terjadi transmisi lokal, walau itu baru terjadi pada lini pertama, pada lingkup keluarga pasien positif Covid-19,” tandasnya. (*)

Penulis/Editor: Dirhanuddin

TAGGED:corona kaltimCovid-19positif corona kaltimtransmisi lokalwarga kaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fahmi Bo Menikah Lagi dengan Mantan Istri, Akad Nikah Digelar di Kontrakan Jakarta Barat
SelebritisTrending

Fahmi Bo Menikah Lagi dengan Mantan Istri, Akad Nikah Digelar di Kontrakan Jakarta Barat

By
Wili Wili
Syarat Ketat, Hanya 3 Poligami 2 Tahun Terakhir
Trending

Syarat Ketat, Hanya Tiga Poligami Dalam Dua Tahun Terakhir

By
akurasi 2019
Agnez Mo Kunjungi Kementerian Hukum, Tanggapi Gugatan Hak Cipta Ari Bias
SelebritisTrending

Agnez Mo Kunjungi Kementerian Hukum, Tanggapi Gugatan Hak Cipta Ari Bias

By
Wili Wili
Ilmuwan China Ciptakan Virus Ebola Mutan yang Lebih Mematikan
KesehatanTrending

Ilmuwan China Ciptakan Virus Ebola Mutan yang Lebih Mematikan

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?