450 Rumah Tak Laik Huni di Kutim Dapat Fasilitas Bedah Rumah

![]()

Akurasi.id, Sangatta – Program pengentasan kemiskinan dengan memberikan rumah laik huni bagi masyarakat kurang mampu terus berlangsung di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).
baca juga: Kunjungi Pembangunan Irigasi Pertanian Teluk Sangkima, Irwan Ingin Lahan “Tidur” Diaktifkan
Sebanyak 450 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kutim mendapatkan bantuan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Setiap RTLH nantinya akan mendapatkan bantuan sebesar Rp17,5 juta guna meningkatkan kualitas rumahnya menjadi layak huni.
“Program BSPS salah satu upaya Kementerian PUPR untuk mendorong ketersediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kutim,” ujar Nursal, Kepala Balai Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan II, Senin (27/7/20).
Nursal menerangkan, sebanyak 450 unit rumah tidak layak huni tersebut tersebar di 2 Kecamatan yang ada di Kutim, yakni Kecamatan Sangatta Utara dan Kaubun. Di Kecamatan Sangatta Utara ada 300 unit penerima bantuan dan 150 unit di Kaubun.
Para penerima bantuan mendapatkan bantuan berupa dana peningkatan kualitas rumah senilai Rp 17,5 juta. Bantuan tersebut nantinya akan digunakan untuk pembelian bahan material bangunan sebesar Rp 15 juta dan pembayaran upah tukang Rp 2,5 juta.
Untuk diketahui, BSPS merupakan salah satu program padat karya usulan anggota DPR RI Irwan yang merupakan politisi asal Kutim. Anggota DPR RI dari Kutim ini dinilai konsisten sebagai wakil rakyat. Di tengah kesibukannya pada reses, dia turun langsung meninjau perumahan warga penerima manfaat di Kanal I, Kecamatan Sangatta Utara.
Program bedah rumah bekerjasama dengan Kemen-PUPR ini disebut bermanfaat bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan kurang mampu. Di sela peninjaua, Irwan mengaku bahagia bisa melihat rumah-rumah yang sebelumnya tidak laik huni menjadi layak.
“Saya bisa berbuat untuk masyarakat, bisa mengabdi ke masyarakat yang telah menitipkan amanahnya kepada saya dalam bentuk program BSPS,” ungkap pria yang akrab disapa Iwan Fecho ini.
Irwan yang kini duduk di Komisi V ini mengharapkan khususnya di Sangatta Utara tidak ada lagi rumah-rumah yang tak layak huni maupun rumah tidak sehat.
“Program ini wajib untuk kita teruskan setiap tahunnya, apalagi ini program pro rakyat,” jelasnya.
Sementara itu salah seorang penerima bantuan Yayuk Kristinawati (41) warga Kanal I Kecamatan Sangatta Utara ini tidak bisa menyembunyikan rasa senang bercampur haru. Pasalnya, selama ini huniannya sering bocor sehingga membasahi ruangan rumahnya saat musim hujan datang.
“Alhamdulillah senang, bahagia rumah sekarang sudah layak huni, sudah tidak kehujanan lagi,” pungkasnya. (*)
Penulis: Ella Ramlah
Editor: Suci Surya Dewi








