By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kabar Politik > Sebut Pasokan 4 Ribu Vial Vaksin Masih Belum Cukup, Dewan Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Kaltim
Kabar Politik

Sebut Pasokan 4 Ribu Vial Vaksin Masih Belum Cukup, Dewan Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Kaltim

Devi Nila Sari
Last updated: Agustus 18, 2021 4:31 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Sebut Pasokan 4 Ribu Vial Vaksin Masih Belum Cukup, Dewan Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Kaltim
Wakil Ketua DPRD Kaltim saat diwawancarai awak media. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)
SHARE
Sebut Pasokan 4 Ribu Vial Vaksin Masih Belum Cukup, Dewan Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Kaltim
Wakil Ketua DPRD Kaltim saat diwawancarai awak media. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

Sebut Pasokan 4 Ribu Vial Vaksin Masih Belum Cukup, Dewan Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Kaltim. Kaltim menjadi daerah dengan kasus tinggi setelah DKI Jakarta. Namun ketersediaan vaksin masih sangat minim.

Akurasi. Id, Samarinda – Dewan berharap pemerintah pusat lebih memperhatikan Kaltim dalam alokasi pendistribusian vaksin. Lantaran, stok vaksin yang diterima Pemprov Kaltim baru-baru ini masih sangat kurang untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi masyarakat Kaltim.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji usai menghadiri upacara HUT RI di Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada, pada Selasa (17/8/2021) pagi. Ia menilai, dengan diterimanya 4 ribu vial vaksin di Kaltim belum mampu mengkover kebutuhan vaksin bagi masyarakat Kaltim.

“Sangat kurang, karena pasokan 4 ribu vial vaksin, itu hanya merek Moderna. Kita berharap vaksin yang lebih massal lagi untuk masyarakat, karena dari 20 persen itu kalau untuk 2 juta masyarakat Kaltim, mungkin masih butuh jutaan vaksin yang harus ada di sini. Jadi masih sangat kurang,” Kata dia.

Anggota DPRD Kaltim dari fraksi Partai Golkar ini berharap, agar Pemerintah Pusat lebih memperhatikan provinsi Kaltim terkait dengan masalah vaksinasi Covid-19. Pasalnya, Kaltim menjadi daerah dengan kasus tinggi setelah DKI Jakarta. Namun ketersediaan vaksin masih sangat minim.

“Harapan kita agar Pemerintah Pusat lebih memperhatikan masalah vaksinansi untuk Kaltim. Saat ini baru 20 persen masyarakat Kaltim yang memperoleh vaksin,” Harapnya.

Ia menuturkan, itulah penyebab Kaltim disorot mendapat rapor merah, karena ternyata pemerintah pusat sendiri tidak memberikan perhatian khusus untuk vaksin tersebut.

[irp]

“Jadi kami mendukung Pemprov Kaltim untuk mendorong Pemerintah Pusat dapat memberikan vaksin lebih banyak pada masyarakat Kaltim,” Tuturnya.

Kekurangan alokasi vaksinasi bagi masyarakat Kaltim sebelumnya juga turut dikeluhkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim Padillah Mante Runa. Ia mengungkapkan, kebutuhan vaksin masyarakat Kaltim mencapai 5.748.802 untuk dua kali dosis vaksin untuk mencapai target herd community atau kekebalan kelompok yang ditargetkan pemerintah minimal 70 persen, sesuai standarisasi WHO.

Namun, faktanya target tersebut belum dapat terpenuhi lantaran alokasi vaksin di wilayah kerjanya itu masih terbatas. Sedangkan antusias masyarakat akan vaksin terus meningkat.

“Seharusnya vaksinasi Kaltim di pekan kedua Agustus sudah mencapai 65 persen, karena target kita untuk herd imunity 70 persen. Ini baru mencapai 25 persen. Kenapa di Pulau Jawa bisa mencapai 80 persen padahal kita tertinggi kasus Covid-19 luar Jawa-Bali, ” tegasnya. (*)

Penulis : Devi Nila Sari
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:#DPRD KaltimCovid-19ModernaVaksin
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Surat Negatif Covid-19
Birokrasi

RSUD Taman Husada Bontang Layani Pembuatan Surat Negatif Covid-19

By
akurasi 2019
jembatan mahakam
Birokrasi

Ditabrak Berulang Kali, DPRD Pertanyakan Mekanisme Perbaikan Jembatan Mahakam

By
akurasi 2019
Megawati Perintahkan Kepala Daerah PDIP Tunda Retret di Magelang usai Penahanan Hasto oleh KPK
HeadlineKabar Politik

Megawati Perintahkan Kepala Daerah PDIP Tunda Retret di Magelang usai Penahanan Hasto oleh KPK

By
Wili Wili
6 warga kaltim
Trending

BREAKING NEWS: 6 Warga Kaltim Kembali Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?